Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label ekonomi

Sah! KDM Tetapkan Upah Minimum Kabupaten Kuningan Tahun 2026, Segini Besarannya

 Surat Keputusan UMK kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2026 Kuningan News  -  Gubernur Jawa Barat telah mengeluarkan Surat Keputusan terkait Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) untuk tahun 2026 pada Rabu (24/12/2025). Dalam keputusan tersebut, Kabupaten Kuningan ditetapkan nominal UMK sebesar Rp 2.369.380 rupiah. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kuningan Guruh Zulkarnaen menjelaskan UMK Kuningan lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa daerah lain di Jawa Barat. “Kita saat ini lebih baik dari Pangandaran dan Banjar di posisi ke-27,” ungkapnya. Dua tahun kebelakang tahun 2024 gaji UMR Kuningan tercatat sebesar Rp 2.074.666 rupiah dan saat ini tahun 2025 gaji UMR Kuningan tercatat sebesar Rp 2.209.519 rupiah. Walaupun secara nominal ada penambahan dari tahun-tahun sebelumnya namun kenaikan ini hanya sekitar Rp 150.000 rupiah saja.  Inflasi dan kenaikan cost of living di Kuningan menjadi pertimbangan kenaikan besaran gaji UMK Kuningan dan kabupaten/kota lainnya di Ja...

Pendapatan Rp 66 Milyar, Operasional Rp 20 Milyar Lebih, Untung PAM Cuma Rp 6 Milyar

Kantor PAM Tirta Kamuning. Kuningan News - Kritik Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuningan H Ujang Kosasih soal operasional PAM Tirta Kamuning yang tinggi, diamini beberapa pihak.  Dalam laporan singkat yang dikeluarkan PAM Tirta Kamuning, tercatat pendapatan badan usaha milik daerah itu memang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Jika di tahun 2021 pendapatan perusahaan 58,46 Miliar, di tahun 2024 naik menjadi 66,53 Miliar. Klaim PAM, sudah dilakukan efisiensi operasional. Namun berbarengan dengan besarnya pendapatan, operasional PAM Tirta Kamuning ternyata masih angka Rp 20 Miliar. Dan laba yang diperoleh PAM, tak sampai Rp 7 Miliar. Setor PAD (Pendapatan Asli Daerah) di tahun 2024 lalu, tak sampai Rp 2,5 Miliar. Selisih dari pendapatan ke laba, apalagi ke PAD, terbilang sangat jauh. Nurkholik, mahasiswa Jogjakarta asal Kuningan, menilai catatan-catatan itu memang perlu dibuka ke publik. Selisih besar itu harus ada rasionalisasinya. "Kalo sudah terbuka, bisa dianlisis juga kek...

Mengular! Ribuan Warga Ngantri Daftar Jadi Relawan SPPG Nanggerang, Padahal Kebutuhannya Hanya 47 Orang

Antrian daftar seleksi relawan SPPG Nanggerang, Selasa (23/12/2025) Kuningan News – Pendaftaran peserta seleksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nanggerang yang berada di bawah naungan Yayasan Ruang Harapan Generasi (RHG) Foundation, diikuti antusias luar biasa oleh para pencari kerja. Ribuan peserta memadati lokasi seleksi untuk mendapatkan posisi relawan yang diinginkan pada Selasa (23/12/2025). Namun hanya 47 dari mereka yang akan terpilih menjadi pegawai di SPPG Nanggerang ini. Ketua Yayasan RHG Foundation Linda Fitriani mengungkapkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap seleksi ini. “Kami memang membutuhkan 47 relawan untuk berbagai posisi yang ada di dapur SPPG Nanggerang namun diluar prediksi ini sampai ribuan dari berbagai daerah datang kesini,” ujar Linda. Dalam seleksi ini semua posisi yang dibutuhkan sangat beragam dan terbuka untuk siapapun dimulai dari pengawasan hingga pengolahan bahan makanan. Beberapa posisi yang tersedia antara lain adalah Ahli Gizi,...

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Stok Durian Premium Melimpah, Serbu Nih di Kedai Durian!

Kedai Durian Desa Babakanreuma Kecamatan Sindangagung. Kuningan News - Menjelang momen libur natal dan tahun baru 2026 ini, bisa dimanfaatkan untuk berburu durian bersama keluarga, teman atau kolega. Salah satu tempat paling reccomended Kedar Durian yang ada di Desa Babakanreuma Kecamatan Sindangagung, tepatnya di persimpangan tak jauh dari Puskesmas Sindangagung. Bagi kalian para pecinta durian, Kedai Durian saat ini menyediakan stok durian premium yang melimpah. Hal itulah yang dijamin Owner Kedai, Mari. "Jelang momen libur natal dan tahun baru ini, stok kita penuh," kata Mari, Selasa (23/12/2025). Ia juga menjamin, pecinta durian tak akan kecewa. Moment libur natal dan tahun baru ini, mereka bisa merasakan sensasi durian-durian premium. Ada berbagai jenis dan harga yang disediakan. Pecinta durian, bisa langsung datang ke lokasi Kedai Durian setiap hari, mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. (KN-7)

Jelang Natal, Harga Telur dan Daging Masih Tinggi, Tapi Cabai Turun

  Pendataan Harga di Pasar Kepuh (foto: dok. pasar kepuh) Kuningan News - Menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru), harga komoditas bahan pokok di pasaran terpantau fluktuatif hari ini, Senin (22/12/2025). Untuk harga telur dan daging ayam misalnya, terpantau belum mengalami penurunan. Bahkan, kacang-kacangan harganya naik. Namun sebaliknya, harga berbagai komoditas cabai justru kompak mengalami penurunan harga hari ini.  "Pantauan hari ini, Jelang Nataru harga cabai mulai berangsur turun. namun harga kacang hijau dan kacang tanah malah naik. Sedangkan untuk harga Telur dan daging ayam sampai saat masih tinggi," kata Arisman, petugas pendata harga di Pasar Kepuh Kuningan.  Berikut informasi perkembangan harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Kepuh Kuningan:    *1. BERAS dan KETAN* a.Premium Rp 14.000/kg b.Medium Rp 13.000/Kg c.Termurah Rp 12.000-12.800/kg d.SPHP Rp.12.000/kg e.Ketan Putih Rp 17.000 - 19.000 kg f.Ketan Hitam Rp 28.000/kg   *2. GULA* a.Gu...

Saung Rahayat Jadi Puncak KKN Prasetiya Mulya, 75 UMKM Ramaikan Taman Pandapa Kuningan

Saung Rahayat 2025 resmi dibuka di Taman Pandapa (foto: didin) Kuningan News - Saung Rahayat 2025 resmi dibuka di Taman Pandapa, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/12/2025). Pameran ini digelar oleh Universitas Prasetiya Mulya sebagai puncak kegiatan KKN. Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Prasetiya Mulya beserta jajaran, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Ketua DPRD Kuningan, Dandim Kuningan, Kapolres Kuningan, serta masyarakat yang antusias mengunjungi pameran UMKM. Kegiatan Saung Rahayat menghadirkan sebanyak 75 pelaku UMKM yang berasal dari 10 desa dan satu kampus UMKM. Pameran itu menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memamerkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas. Panitia kegiatan dari divisi External Relations, Rifa Zahy, menjelaskan Saung Rahayat merupakan puncak dari rangkaian kegiatan KKN Universitas Prasetiya Mulya. Selama 21 hari pelaksanaan KKN, setiap kelompok mahasiswa membawa satu UMKM. “Selama 21 hari, masing-masing kelompok KKN memba...

Target Retribusi Naik 10 Kali Lipat, Gerindra Warning Keras Bupati, Jangan Sampai Gagal Bayar Lagi!

Ilustrasi APBD. Kuningan News – Meski jadi salah satu pengusung utama Bupati dan Wakil Bupati Kuningan saat ini, Fraksi Gerindra DPRD Kuningan tak segan mewarning Pemerintah Kabupaten Kuningan yang dipimpin Dr Dian Rachmat Yanuar M Si – Hj Tuti Andriani SH MKn, soal rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2026. Warning itu dituangkan Fraksi Gerindra, dalam Pandangan Umum Fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2026, yang diserahkan ke Bupati dalam Rapat Paripurna, Selasa (7/10/2025) kemarin. “Sebagaimana disampaikan dalam dokumen rancangan APBD tahun anggaran 2026, bahwasanya Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 2,796 Trilyun atau lebih tinggi dibanding target dalam APBD Induk di tahun 2025 sebesar Rp 2,77 Trilyun, namun lebih rendah dibanding tahun 2024 sebesar Rp 2,89 Trilyun,” tertulis dalam PU yang ditandatangani Ketua Fraksi Toto Tohari dan Seke...

Tak Ingin Terus Jadi Masalah, Desa Taraju Pilih Kelola Sampah Sendiri, Ajak Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah

Kepala Desa Taraju Waslani, didampingi Kasipel Ahmadi dan Direktur BUMDes Sakum, menjelaskan soal pengelolaan sampah. Kuningan News - Permasalahan sampah memang tidak sederhana. Produksi sampah, entah itu dari industri sederhana sampai limbah rumah tangga, terus meningkat dari hari ke hari.  Permasalahan itu juga dirasakan di Kabupaten Kuningan. Antara produksi sampah yang terus bertambah, namun pengelolaan sampah yang terbatas, bisa jadi beban berat di kemudian hari.  Kondisi itulah yang juga membuat Desa Taraju Kecamatan Sindangagung memilih untuk mengelola sampahnha sendiri melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).  Kepala Desa Taraju Waslani, didampingi Kasipel Ahmadi dan Direktur BUMDes Sakum, mengutarakan permasalahan sampah yang dialami pihaknya. Jika ditangani pihak luar, pengelolaan sampah ini cukup membebani desa, bahkan ongkosnya sampai jutaan perbulan. Karenanya, dengan adanya program pengelolaan sampah ini, ia berharap bisa berjalan dengan baik kedepan. Dan k...

Penyuluhan UMKM di Desa Sindangjawa Dukung TMMD ke-125 Kodim 0615/Kuningan

Kuningan News — Dalam rangka kegiatan Non Fisik TMMD Skala Nasional ke-125 TA 2025, Kodim 0615/Kuningan menggelar penyuluhan di bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balai Desa Sindangjawa, Kecamatan Kadugede. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (8/8/2025) dihadiri oleh sekitar 50 peserta, termasuk Danramil 151/Pancalang Kapten Chb Sunardi, Konsultan PLUT Kuningan Agah Purnama S.Si, Kabid UMKM Kuningan Adi Pati, serta Kepala Desa Sindangjawa Oom Komariyah dan ibu-ibu PKK. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi dan strategi pemasaran modern. Agah Purnama, selaku konsultan yang diundang, memaparkan pentingnya digital marketing bagi UMKM di era digital ini. “Pemasaran digital sangat penting untuk menjangkau pelanggan lebih luas dan lebih efisien,” ujarnya. Dalam presentasinya, Agah menjelaskan berbagai platform yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM, seperti media sosial (Facebook, Instagram, TikTok) ...

Solusi Dan Kendala Koperasi Merah Putih Di Desa Sumberjaya, Ini Programnya!

Kuningan News – Koperasi Merah Putih yang baru-baru ini dibentuk di Desa Sumberjaya telah memasuki fase awal implementasi program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Dalam wawancara pada Senin (21/7/2025), Sekretaris Desa Sumberjaya, Heri, menjelaskan bahwa pembentukan koperasi ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya para petani. Sebagai desa yang mayoritas penduduknya adalah petani, kebutuhan akan pupuk menjadi hal yang sangat penting. Koperasi Merah Putih direncanakan akan fokus pada program jual beli pupuk pertanian, yang diharapkan dapat membantu petani mendapatkan akses mudah dan harga yang lebih terjangkau. "Program ini adalah langkah konkret untuk mendukung ketahanan pangan di desa kami," ujar Heri. Komoditas unggulan yang dimiliki Desa Sumberjaya adalah kopi, yang dikenal dengan kualitasnya yang tinggi. Dengan adanya koperasi, diharapkan para petani kopi dapat lebih mudah memperoleh pupuk yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil panen mereka. Heri...

Fokus Program Ketahanan Pangan di Ujung Kuningan! Desa Ini Adakan Peternakan Sapi Sebagai Solusi Berkelanjutan

Kuningan News – Desa Sumberjaya, Kecamatan Ciwaru kini mengalihkan fokus program ketahanan pangannya dengan mengembangkan peternakan sapi, sebuah langkah strategis yang diambil oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Program ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa. Sebelumnya, program ketahanan pangan lebih banyak terfokus pada penyediaan infrastruktur dan jualan token listrik. Namun, dengan adanya mandat untuk meningkatkan ketahanan pangan, Bumdes Desa Sumberjaya kini berkomitmen untuk mengembangkan peternakan sapi, khususnya dalam aspek pembesaran. Proses ini biasanya memakan waktu satu hingga satu setengah tahun sebelum sapi siap untuk dijual. Momentum yang tepat untuk peternakan sapi ini adalah menjelang perayaan Idul Adha, di mana permintaan terhadap hewan kurban meningkat. Hal ini memberikan peluang besar bagi para peternak untuk meraih keuntungan. Sekretaris Desa Sumberjaya menyampaikan bahwa program...

Gelontorkan Anggaran 209 Juta Rupiah BUMDes Amar Jaya Desa Babakanreuma Luncurkan Program Perikanan dan Peternakan Bebek

Kuningan News – Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, BUMDes Amar Jaya di Desa Babakanreuma siap meluncurkan program baru yang berfokus pada sektor perikanan dan peternakan bebek. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pendapatan warga desa dan meningkatkan ketahanan pangan lokal. Anggaran yang dialokasikan untuk program ini cukup signifikan, mencapai 209 juta rupiah. Dana tersebut akan digunakan untuk pembuatan kolam ikan serta kandang bebek yang dirancang untuk mendukung kegiatan budidaya secara berkelanjutan. Keputusan ini diambil setelah melalui musyawarah desa yang melibatkan semua pihak terkait. Program ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di Desa Babakanreuma. “Iya BUMDes nya ada program di perikanan sama peternakan bebek,” ujar Ikin Sodikin Kaur Umum Desa Babakanreuma kala diwawancara kuningannews.com pada Jumat (18/7/2025). Program ini juga bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi war...

Soal 80.000 Kopdes Merah Putih, Budi Arie: Setengah Insting Setengah Teknokrasi!

Kuningan News – Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, baru-baru ini mengungkapkan bahwa pembentukan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih merupakan kombinasi antara insting dan teknokrasi. Dalam penjelasannya, Budi mengakui bahwa tidak ada pengalaman atau acuan yang mendasari program ambisius ini, sehingga menciptakan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat. Dilansir tari TV Parlemen, Budi menegaskan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih adalah langkah sejarah baru bagi Indonesia. Ia menjelaskan bahwa tidak ada benchmark di dunia untuk membangun 80.000 koperasi desa, menjadikannya proyek yang unik dan tanpa panduan yang jelas. "Ini adalah program mencetak dan melukis sejarah baru untuk Indonesia," tuturnya. Dalam hal pengelolaan, Budi menyatakan bahwa Kopdes Merah Putih akan diimplementasikan dengan pendekatan bottom-up, meski ide awalnya bersifat top-down. "Kopdes akan melibatkan partisipasi dari masyarakat desa," jelasnya. Namun, pernyataan Budi Arie m...

Kuningan Unggul Pertanian organik dan ekowisata berbasis pegunungan, Ciayumajakuning Siap Terbang Lebih Tinggi

Kuningan News - Humas Jabar baru-baru ini merilis sebuah informasi menarik mengenai potensi luar biasa dari kawasan Ciayumajakuning. Tidak hanya sebagai jalur penghubung, kawasan ini kini diakui sebagai unggulan dalam simpul ekonomi dan konektivitas di wilayah Jawa Barat. Warga Jabar, khususnya di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan, patut berbangga atas banyaknya potensi yang dimiliki. Kabupaten Indramayu, yang dikenal sebagai lumbung padi nasional, juga memiliki potensi migas dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) terbesar di Jawa Barat. Kontribusi Indramayu dalam ketahanan pangan dan energi sangat signifikan, menjadikannya salah satu daerah yang penting dalam pengembangan ekonomi regional. Kabupaten Cirebon tidak kalah menarik, dengan pertumbuhan yang pesat melalui industri pengolahan makanan dan kerajinan batik Trusmi. Cirebon sebagai kota yang kaya akan budaya dan tradisi juga berfungsi sebagai sentra jasa dan perdagangan, serta pintu masuk wisata budaya pesisir Cirebo...

Omset Turun Drastis! Foodcourt Juara Sepi, Pedagang Merugi, Renis: Kekacauan Fungsional Ruang Kota!

Kuningan News – Renis Amarullah selaku Ketua Umum PC IMM Kuningan angkat bicara tentang kebijakan Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk merelokasi Gedung Sejarah Pemuda dari kawasan pusat kota telah menimbulkan banyak pertanyaan dan kritik. Gedung yang selama ini menjadi simbol gerakan pemuda dan ruang publik kini kehilangan fungsinya, menyebabkan dampak negatif bagi ekonomi lokal, terutama bagi para pedagang di sekitar Foodcourt Juara. Menurutnya, relokasi gedung ini merupakan potret nyata kegagalan dalam merancang perencanaan kota yang partisipatif dan berbasis makna. Gedung Sejarah Pemuda bukan sekadar bangunan tua, melainkan bagian penting dari identitas dan sejarah lokal yang hidup berdampingan dengan aktivitas ekonomi rakyat. Dengan pemindahan ini, simpul edukatif yang mengaitkan sejarah lokal dengan identitas ruang kota telah hilang. Akibat dari pemindahan ini, Taman Kota kehilangan daya tariknya sebagai ruang interaksi sosial dan titik temu komunitas. Dulu, kawasan ini merupakan...

Janji Perbaikan Rumah Ditepati, Bupati Dian Pastikan Renovasi Dalam Waktu Dekat!

Kuningan News – Dian Rahmat Yanuar Bupati Kuningan, kembali mengunjungi salah satu rumah warga di Kelurahan Cijoho, sebuah kunjungan yang mengingatkan pada masa kampanye lalu. Dalam pertemuan sebelumnya, Bupati Dian mendengarkan keluhan warga mengenai kondisi rumah yang tidak layak huni. Hari ini, ia hadir untuk menindaklanjuti janji tersebut dan memastikan bantuan perbaikan rumah benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Dalam kunjungannya, Bupati Dian tidak hanya menengok kondisi rumah, tetapi juga berkomitmen untuk memperbarui data penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). “Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan menyentuh mereka yang paling membutuhkan,” ungkapnya.  Saat masa kampanye dulu Didi salah satu warga Cijoho menyebutkan bahwa. “Alhamdulillah, setiap lima tahun kami hanya didatangi calon Bupati, tetapi kini kami berharap ada perubahan nyata,” tuturnya.  Ia menambahkan bahwa banyak rumah yang belum mendapatkan bantuan, sementara justru...

Kotoran Hewan Disulap Jadi Pupuk Organik Bernilai Tinggi di Kuningan

Kuningan News - Masalah kotoran hewan (kohe) yang selama ini menumpuk dan belum tertangani secara optimal kini mulai menemukan solusi konkret. Bupati Kuningan Dian Rahmat Yanuar telah menggandeng perusahaan swasta PT. Berkah Lumintu Sejati untuk mengolah kohe menjadi pupuk organik berkualitas. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk menyelesaikan masalah limbah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi petani dan lingkungan. Proyek ini sudah mulai beroperasi di Desa Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu, dengan lokasi pengambilan kotoran hewan dari daerah Cibingbin dan Cisantana. Rencana pengolahan ini akan dilakukan di Cisantana, yang selama ini menjadi polemik karena belum ada solusi yang memadai. Bupati berharap bahwa dengan adanya pengolahan ini, masalah kohe yang telah lama ada dapat segera terselesaikan. Pendekatan yang diambil bukan sekadar solusi teknis, tetapi juga bagian dari visi besar untuk membangun ekosistem pertanian berkelanjutan di Kuningan. Limbah yang selama ini diangg...

Kemnaker Terbitkan Permenaker Nomor 5 Tahun 2025 sebagai Pedoman Resmi BSU

Kuningan News - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia baru saja menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025 sebagai pedoman resmi untuk program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025. Peraturan ini merupakan langkah penting dalam memberikan bantuan subsidi gaji bagi pekerja dan buruh di Indonesia, dengan sejumlah ketentuan baru yang menggantikan Permenaker Nomor 10 Tahun 2022. Permenaker Nomor 5 Tahun 2025 bertujuan untuk memberikan kepastian dan kemudahan bagi pekerja/buruh yang memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi gaji. Dalam peraturan ini, Kemnaker menetapkan sejumlah ketentuan yang lebih jelas dan terperinci terkait proses pengajuan dan pencairan bantuan.  Salah satu perubahan signifikan dalam Permenaker ini adalah penyesuaian syarat dan kriteria penerima bantuan. Pekerja yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JST) akan menjadi prioritas utama dalam program BSU 2025. Hal ini dimaksudkan agar bantuan dapat...

Kopi Naga Banjaran Asli Dari Penjuru Kuningan Cita Rasa Unik dan Aroma Khas

  Kuningan News - Dusun Banjaran, yang terletak di Desa Jabranti, Kecamatan Karangkancana, menarik perhatian para pecinta kopi berkat produksi kopi asli yang dikenal dengan nama Kopi Naga Banjaran. Kopi ini menawarkan cita rasa yang berbeda dan unik, hasil dari proses pengolahan yang masih mengedepankan metode tradisional. Keberadaan kopi ini tidak hanya menyajikan kenikmatan bagi para penikmatnya, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Proses pembuatan Kopi Naga Banjaran dilakukan dengan dimulai dari pemilihan biji kopi yang berkualitas. Para petani di Dusun Banjaran masih mempertahankan cara tradisional dalam menanam dan merawat kopinya. “Kami percaya bahwa cara tradisional ini memberikan sentuhan unik dan rasa yang enak pada kopinya,” ungkap Kukun, salah satu tokoh masyarakat di dusun tersebut. Setelah biji kopi dipanen, proses pengolahan dilakukan dengan cara yang sederhana namun efektif. Biji kopi dijemur di bawah sinar matahari dan kemudian disangray dengan tekn...

Anies Baswedan Kunjungi Kampung Halaman, Bahas Ekonomi dan Ekologi Untuk Masa Depan

  Kuningan News - Mantan calon presiden Republik Indonesia, Anies Rasyid Baswedan yang lahir di Kuningan mengunjungi kampung halamannya pada Sabtu (24/5/2025). Dalam kunjungan tersebut, Anies melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk diskusi di Sangkanika yang berfokus pada isu ekonomi dan ekologi. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Kuningan.  Kunjungan Anies dimulai dengan sambutan hangat dari warga setempat. Dalam pernyataannya, Anies menyampaikan betapa pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan.  "Kita harus memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan tidak merusak ekosistem yang ada karena tentu diantara ekonomi dan ekologi memiliki keterkaitan dan pengaruhnya masing-masing," tutur Anies. Diskusi di Sangkanika mencakup berbagai topik, termasuk pertanian berkelanjutan dan dampak ekonomi dari urbanisasi. Anies menjelaskan bagaimana perkembangan kota dapat mempengaruhi desa, serta pentingnya ...