Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Headline

Tak Hanya Cirebon, Hujan Deras Minim Resapan Air Sebabkan Banjir Di Beberapa Wilayah, Mahasiswa Ini Pertanyakan Peran Pemerintah

Hujan deras sebabkan bankir di beberapa wilayah Kuningan-Cirebon Kuningan News - Beberapa hari yang lalu Kabupaten Cirebon mengalami banjir yang berdampak terhadap salah satu toserba dan banyak rumah terdampak. Terkait peristiwa ini Haerul Tamami Pengurus Bidang Keilmuan Ikatan Mahasiswa Kuningan Wilayah Cirebon (IMK Wil. Cirebon) memberikan tanggapan serius terkait dampak bencana tersebut. Arif menyebutkan banjir di akhir tahun 2025 ini sangat mengkhawatirkan dan perlu menjadi renungan bersama. Ini menjadi PR yang harus diselesaikan segera mengingat pentingnya kebijakan yang berpihak terhadap lingkungan. “Bencana ini harus direnungkan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya para pemangku kewenangan, ini jadi PR dalam mimpi buruk malam tahun baru,” tuturnya Rabu (31/12/2025).  Banjir yang melanda Cirebon menjadi pertanyaan besar terkait limpahan air yang berasal dari Kuningan yang secara geografis berada diatas Cirebon. Namun tak hanhya itu beberapa hari berselang pada S...

Innalillahi! Warga Desa Purwasari Ditemukan meninggal di Sawah

Warga Desa Purwasari Ditemukan meninggal di Sawah Kuningan News   - Seorang pria berusia 60 tahun ditemukan meninggal dunia di area sawah Dusun Wage Desa Purwasari Kecamatan Garawangi pada Minggu (28/12/2025). Korban, yang diketahui bernama Dedi Rukandi, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada pagi hari. Penemuan jenazah Dedi oleh warga setempat mengejutkan masyarakat. Menurut keterangan dari pihak kepolisian yang melakukan identifikasi, Dedi merupakan warga Dusun Puhun, Desa Purwasari.  Salah satu aparat Desa Purwasari Sugandi yang menjabat sebagai Kasi Pemerintahan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan keadaan Dedi bukan disebabkan oleh tindakan kekerasan atau pembunuhan.  "Ini bukan termasuk kasus pembunuhan, melainkan akibat penyakit yang sudah diketahui oleh keluarga dan warga," jelas Sugandi. Dedi diduga mengalami serangan jantung dan beberapa penyakit bawaan yang menjadi penyebab kematiannya. Hal ini diperkuat dengan informasi Dedi telah menderita pen...

Persib Bandung Dingin Di Puncak Klasemen Pasca Tekuk PSM Lewat Sundulan Andrew Patrick Jung

Persib Bandung VS PSM Makasar   Kuningan News  -   Kemenangan ini membawa Persib Bandung sementara menduduki posisi puncak klasemen sementara BRI Super League Liga 1. Dalam laga terakhir tahun 2025 Maung Bandung taklukan PSM Makassar dengan skor 1-0 atas sundulan ciamik Jung pada menit ke 26.  Pertandingan berlangsung di Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (27/12/2025) pukul 19.00 WIB. Keberhasilan ini menjadi penutup yang manis bagi Persib di tahun 2025. Tim yang dikenal dengan julukan "Maung Bandung" menunjukkan performa luar biasa dan impresif selama tahun ini. Salah satu Bobotoh asal Kuningan Aris Dorai menyatakan rasa syukurnya atas capaian Maung Bandung. Kemenangan ini tidak hanya berarti tambahan poin, tetapi juga menjadi motivasi bagi tim untuk tetap berada dalam tren positif menuju posisi juara. "Saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras seluruh tim, baik pemain maupun official. Ini adalah tiga poin yang sangat berharga,” ujarnya. Persib Bandung kini...

Nataru Aman dan Tertib, KDM Tekankan Perayaan Tanpa Kembang Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Kuningan News - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengeluarkan surat edaran nomor 186/PT.10.11.02/SATPOL PP tentang kesiapsiagaan menghadapi masa libur perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026. Surat edaran tersebut ditujukan untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat selama periode libur panjang. Surat edaran itu diterbitkan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6.1/9548/SJ, yang mengatur langkah-langkah pengamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru di seluruh wilayah Indonesia. Dalam surat edarannya, Gubernur yang akrab disapa KDM itu mengimbau masyarakat agar merayakan Nataru secara sederhana, tertib, aman, dan bertanggung jawab. “Masyarakat untuk memberikan empati kepada yang terkena musibah serta merayakan Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 secara sederhana, tertib, aman, dan bertanggung jawab,” ujar KDM dalam surat edarannya. Imbauan tersebut juga ditujukan ...

"Masih Ada Sekitar 600 WNI yang Terdampar di Kamboja...."

Pendampingan memulangkan korban TPPO. Kuningan News - Pasca 9 Warga Negara Indonesia (WNI) korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pulang dari Kamboja termasuk yang dari Maleber, Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) mengiucap terima kasih sebesar-besarnya pada kepolisian.  Hal itu disampaikan langsung pentolan MPK, Yusuf Dandi Asih, yang selama 21 hari ke belakang, terus memperjuangkan kepulangan warga Kuningan yang viral di medsos mengaku terjebak di Kamboja. "Alhamdulillah..  9 Korban TPPO telah berhasil diselamatkan Desk Ketenagakerjaan DirTipidter Bareskrim Mabes Polri," ucapnya, Sabtu (27/12/2025). Para korban, kata Yusuf, sampai di Indonesia pukul 19.42 WIB menumpangi pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 475, pesawat sempat dellaay 1 jam dari jadwal yang ditentukan. "DirTipidter akan terus mengungkap dan mengejar para agen dugaan TPPO Kamboja, karena diduga masih ada sekitar 600 orangan WNI yang terdampar di Kamboja. 9 korban TPPO yang kali ini dis...

Rumah "One Piece" di Desa Mekarsari Kebakaran, Kerugian Capai Ratusan Juta

Kebakaran di Desa Mekarsari Kecamatan Cipicung, Sabtu (27/12/2025). Kuningan News - Salah satu rumah warga Desa Mekarsari Kecamatan Cipicung mengalami kebakaran hari ini, Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.  Rumah bergambar logo bajak laut di anime One Piece itu, milik keluarga Warsiti yang beralamat di RT 4 RW 2. Kebakaran sendiri sontak saja membuat heboh warga setempat.  Pemadaman sempat dilakukan secara gotong royong oleh warga sebelum akhirnya benar-benar bisa padam oleh petugas Damkar Kuningan, dibantu personil TNI dan Polri.  Nampak hadir dalam pemadaman, Camat Cipicung Deni Hamdani, Bhabinkamtibmas Agus, Babinsa, aparat desa dan warga Mekarsari, serta menyusul anggota PLN.  Kepala Damkar Kuningan didampingi Camat, Polisi dan TNI. Saat kebakaran, keluarga Warsiti tengah tidak berada di rumah. Karenanya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerugian yang ditanggung cukup besar, lebih dari 100 juta Lantaran, meski area kebakaran rumah sekit...

9 WNI Korban TPPO dipulangkan dari Kamboja, Termasuk Suami-Istri asal Maleber

Pemulangan korban TPPO Kamboja. Kuningan News - Sembilan (9) Warga Negra Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan Bareskrim Polri ke tanah air. Kesembilan orang tersebut diduga korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kamboja. Diantara mereka, diantaranya termasuk pasangan suami istri asal Dusun Babakan Lor, Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Pemulangan korban TPPO itu, disambut langsung Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar M Si yang diundang langsung oleh Bareskrim Polri pada acara konferensi pers pemulangan Pekerja Migran Indonesia dari Kamboja di Mabes Polri, Jumat (26/12/2025) malam, setelah mereka tiba dengan selamat di Jakarta sekitar pukul 20.00 WIB. Bupati Dian  menyampaikan rasa syukur, juga apresiasi atas keberhasilan Polri dalam menyelamatkan dan memulangkan warga Kabupaten Kuningan yang menjadi korban TPPO. “Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, masyarakat, dan keluarga korban menyampaikan apresiasi, penghargaan, serta uca...

Banjir Cirebon Gara-gara Ciremai Gundul? BTNGC Minta Lihat Penyebab Banjir Secara Komprehensif, Komitmen Terus Lakukan Penghijauan

Peningkatan luasan tutupan lahan. Kuningan News - Banjir yang menimpa sebagian wilayah Cirebon dan diasosiasikan limpahan dari Gunung Ciremai karena berada di hilir/bawah gunung, tidak diamini begitu saja oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC). Bahkan, tudingan BTNGC tidak kerja yang disampaikan salah satu tokoh Cisantana, dijawab TNGC dengan data-data. Kepala BTNGC Toni Anwar, melalui Humas Ady Sularso, menjelaskan bahwa sejak alih fungsi dari hutan produksi dan lindung menjadi kawasan konservasi (TN Gunung Ciremai tahun 2004) atas dorongan DPRD dan Pemda Kabupaten Kuningan serta Majalengka, telah dilakukan kegiatan rehabilitasi/pemulihan ekosistem. Pemulihan, kata pihak BTNGC, sudah dilakukan seluas 5.395,673 ha (periode 2009 s.d 2024) dengan jenis endemik seperti beringin, salam,puspa,jamuju,petag, dll dan  jenis MPTS  seperti duren, jengkol, nangka, petai, jambu, dll (maksimal 10% dari tanaman endemik) yang dapat memberikan manfaat bagi satwa liar dan juga manusi...

Berlangsung Khidmat, Hari Raya Natal 2025 Ajakan untuk Memaknai Keluarga dan Kasih

Hari Raya Natal tahun 2025 di Kuningan. (foto: raqib ) Kuningan News - Umat Kristiani di seluruh dunia merayakan Natal setiap tanggal 25 Desember setiap tahunnya yang menurut kepercayaannya merupakan hari lahirnya Yesus Kristus atau Isa Almasih. Termasuk di Kuningan salah satu tokoh muda Pemuda Katolik Kabupaten Kuningan Oktavianus Mema mengucapkan “Selamat Hari Natal” kepada seluruh umat Kristiani.  Ia menyampaikan harapannya agar semangat Natal dapat menjangkau semua kalangan. Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang mana umat Kristiani bisa lebih memaknai hari suci ini sebagai panggilan untuk merawat keluarga. Dalam pesannya Oktavianus menegaskan pentingnya keluarga sebagai jantung kehidupan berbangsa.  “Dari rumah-rumah yang utuh dan penuh kasih, lahir gereja yang kuat, masyarakat yang rukun, dan Indonesia yang berpengharapan,” ujarnya pada Kamis (25/12/2025). Pesan kasih dan keluarga menjadi relevan mengingat tantangan yang dihadapi ...

23 Warga Pakembangan Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Ini

  Wabup Tuti Andriani tengok korban dugaan keracunan di RSUD 45 Kamis malam (25/12/2025). (foto : didin sanudin)  Kuningan News - Sebanyak 23 warga Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan tahlilan 40 hari di Desa Pakembangan, Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 19.45 WIB. Puluhan warga tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas setempat dan RSUD 45 Kuningan untuk mendapatkan penanganan medis. Para korban terdiri dari laki-laki dan perempuan yang sebelumnya mengonsumsi makanan dalam berkat (bingkisan) tahlilan. Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani SH MKn, turun langsung meninjau kondisi para pasien di RSUD 45 Kuningan. Ia menjelaskan rata-rata pasien mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dari acara tahlilan tersebut. “Tadi ada acara tahlilan ke-40 hari di Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi dan rata-rata pasien ini habis makan makanan dalam box berkat tahlilan. Isi berkat diantaranya ada mi...

Cukup Bayar 3 Ribu Sudah Bisa Nikmati Keindahan Waduk Darma Dari Jagara

  Pemandangan eksotis Waduk Darma dari Taman Jagara (foto: raqib) Kuningan News – Cukup dengan bayar 3 ribu rupiah pemandangan eksotis waduk darma bisa dinikmati dari Taman Desa Jagara Kecamatan Darma. Kawasan wisata Waduk Darma kini menjadi salah satu sorotan menjelang libur nataru karena ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal bahkan dari luar daerah.  Menurut informasi yang dihimpun dari lokasi Gilang selaku penjaga loket parkir masuk ke taman Desa Jagara itu menyebutukan sejak pagi hingga siang masih belum terlalu ramai, biasanya sore menuju senja pengunjung mulai banyak berdatangan. “Sekarang Alhamdulillah si sudah mulaii di kelola taman parkirnya, biasanya rame itu di sore hari, apalagi pas weekend itu suka sampe penuh,” tuturnya Kamis (25/12/2025). Berdasarkan pantauan di lokasi suasana di Taman Desa Jagara Waduk Darma terlihat ramai. Banyak wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan pemandangan waduk yang dikelilingi oleh perbukitan hijau.  Tempat unggulan di J...

Viral Banyak Pelamar SPPG Nanggerang, Aktivis Ini Soroti Ketimpangan Pencari Kerja dan Lapangan Kerja

  Situasi rekrutmen SPPG Nanggerang, Kecamatan Jalaksana. (foto: raqib) Kuningan News   - Aas Siti Nurasyah salah satu kader KAMMI Kuningan mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mencari pekerjaan. Namun, kondisi ini juga memperlihatkan ketimpangan yang signifikan antara jumlah pencari kerja dan lapangan kerja yang tersedia, terutama pada rekrutmen SPPG yang diadakan beberapa hari yang lalu. Aas menyatakan dari pendaftar yang setelah dikonfirmasi berkisar antara 700-800 orang itu hanya 47 orang yang akan terpilih bekerja disana.  “Ini bukan prestasi melainkan ironi. Antrean panjang menunjukkan bahwa kesempatan kerja di Kabupaten Kuningan masih sangat terbatas dan harus diperebutkan oleh banyak orang,” tuturnya Rabu (24/12/2025). Situasi ini perlu disikapi dengan serius oleh semua pihak. KAMMI Kuningan mendorong dua langkah penting agar pencarian kerja bisa lebih efektif. Pertama, mereka berharap proses rekrutmen dikelola dengan sistem yang lebih teratur dan t...

Sah! KDM Tetapkan Upah Minimum Kabupaten Kuningan Tahun 2026, Segini Besarannya

 Surat Keputusan UMK kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2026 Kuningan News  -  Gubernur Jawa Barat telah mengeluarkan Surat Keputusan terkait Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) untuk tahun 2026 pada Rabu (24/12/2025). Dalam keputusan tersebut, Kabupaten Kuningan ditetapkan nominal UMK sebesar Rp 2.369.380 rupiah. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kuningan Guruh Zulkarnaen menjelaskan UMK Kuningan lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa daerah lain di Jawa Barat. “Kita saat ini lebih baik dari Pangandaran dan Banjar di posisi ke-27,” ungkapnya. Dua tahun kebelakang tahun 2024 gaji UMR Kuningan tercatat sebesar Rp 2.074.666 rupiah dan saat ini tahun 2025 gaji UMR Kuningan tercatat sebesar Rp 2.209.519 rupiah. Walaupun secara nominal ada penambahan dari tahun-tahun sebelumnya namun kenaikan ini hanya sekitar Rp 150.000 rupiah saja.  Inflasi dan kenaikan cost of living di Kuningan menjadi pertimbangan kenaikan besaran gaji UMK Kuningan dan kabupaten/kota lainnya di Ja...

Kuningan Tak Masuk 10 Besar Daerah Bersih dari Korupsi, Bupati Tanggapi Begini

Potret Data 10 Besar Daerah Bersih Dari Korupsi Di Jawa Barat  Kuningan News - Kabupaten Kuningan tidak masuk dalam 10 besar daerah paling bersih dari korupsi di Jawa Barat berdasarkan data SPI dan KPK tahun 2025. Menanggapi hal tersebut, Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar menyatakan data tersebut harus dijadikan sebagai bahan evaluasi bersama bagi pemerintah daerah. Menurutnya, penilaian itu bukan untuk melemahkan, melainkan menjadi cerminan sekaligus cambuk agar tata kelola pemerintahan ke depan bisa lebih baik. “Itu kan bagi kita sebagai cerminan, cambuk untuk berbuat lebih baik lagi dalam rangka good government  (pemerintahan yang baik),” ujar Dian, Rabu (24/12/2025). Ia menegaskan, Pemkab Kuningan akan terus berupaya bersama seluruh jajaran SKPD untuk menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan asas transparansi dan keterbukaan. “Insyaallah kita berupaya dengan kawan-kawan SKPD bagaimana kita  dalam menjalankan roda kepemerintahan ini berjalan dengan asas penuh ...

Penjelasan Kepala Dapur MBG Balong Soal Nyempil Busa di Satu Bungkus Kacang Mercy

Kepala SPPG Sindangagung, Tedi Setiadi. Kuningan News - Kepala Dapur MBG Balong alias SPPG Sindangagung, Tedi Setiadi, menjelaskan secara rinci soal rame-rame dugaan busa nyempil di menu MBG, tepatnya di satu bungkus kacang mercy yang dibungkus. Pada awak media, Selasa (23/12/2025) malam, ia menerangkan bahwa laporan itu sudah masuk sejak awal. Karenanya, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua penerima. Saat koordinasi itulah, pihaknya segera mengambil jalan tengah, meminta maaf sekaligus bertanggung jawab mengganti dengan menu yang baru. Bahkan, kata Tedi, orang tua yang bersangkutan, juga mengaku tidak ada niatan menjelekkan MBG. Ia hanya niat sharing di grup. "Saya (segera) cek CCTV juga, (karena saat packing) malam itu saya ada di dapur," akunya. Yang ia pastikan, pertama memang tidak aktivitas merokok. Kedua yang bekerja adalah ibu-ibu. Sangat tidak mungkin busa itu bekas rokok relawan dapur MBG. Termasuk di CCTV pun aktivitas normal saja. Han...

Anggaran MBG Capai Rp Rp355 Miliar, Bupati Dian Ancam Tutup Dapur yang Tak Sesuai Aturan

Rapat Koordinasi Lintas Sektor P3MBG Kabupaten Kuningan. Kuningan News - Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, menyampaikan dengan adanya Perpres 115 tahun 2025, membuat Pemda lebih terlibat dalam pengawasan MBG . Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pendukung Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (P3MBG) di Aula Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan pada Senin (22/12/2025).  Bupati Dian tekankan pentingnya mematuhi aturan yang tertuang dalam Perpres Nomor 115 tahun 2025. Bupati Dian mengingatkan aturan ini adalah pedoman bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program makan bergizi.  “Saya ingin semua pihak membaca, memahami, dan melaksanakan aturan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya, di hadapan 127 pengelola dapur yang hadir sebagai peserta. Dian juga menjelaskan sebelumnya Pemda tidak bisa berperan banyak dalam pelaksanaan program ini. Namun, dengan adanya Perpres terbaru kini memiliki wewenang lebih dalam mengawas...

Sepakat Usulan PKS, Pemkab Kuningan Lalui Tahun Baru dengan Sederhana, Ini Penjelasannya!

Ilustrasi Perayaan Kembang Api (Foto: Meta AI) Kuningan News - Momen perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di Kabupaten Kuningan dipastikan tidak ada rencana kegiatan pesta kembang api.  Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U Kusmana SSos, saat dimintai keterangan terkait rencana hiburan malam pergantian tahun di wilayah Kuningan.  "Sampai saat ini belum ada rencana kegiatan itu (Perayaan kembang api)," ujar U Kusmana, Selasa (23/12/2025). Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena kondisi keuangan daerah yang saat ini masih dalam keterbatasan anggaran. Selain itu, Pemda juga mempertimbangkan aspek empati terhadap sejumlah daerah yang tengah mengalami bencana alam.  "Selain Kuningan lagi serba keterbatasan anggaran atau fiskal, kita juga empati terhadap beberapa daerah yang terkena bencana alam," jelasnya. Diketahui beberapa daerah di Indonesia khususnya di wilayah Sumatera sampai saat ini masih dalam suasana duka akibat be...

Sasar 385.383 Penerima Manfaat, Kecamatan Hantara dan Cilebak Belum Ada Dapur MBG

    Rakor P3MBG Kabupaten Kuningan Senin(22/12/2025), (foto: raqib) Kuningan News – Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pendukung Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (P3MBG) dilaksanakan di Aula Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan pada Senin (22/12/225).  Rakor yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, Sekda sekaligus Ketua Satgas MBG U. Kusmana, serta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Satuan Penyelenggara Pemenuhan Gizi (SPPG), pemilik dapur, dan rekan media. Rakor yang membahas progres dan evaluasi pelaksanaan program MBG mulai dari penjelasan persentase program yang sudah 80% dari target sekitar 400.000 sudah terpenuhi sekitar 385.383. Dengan catatan masih ada dua Kecamatan yang belum ada SPPG namun sementara sudah di pasok dari SPPG terdekat.  “Target awal sekitar 400.000 penerima manfaat sudah terpenuhi 385.383 orang dan ada dua Kecamatan yang belum ada...

Beredar Busa Rokok Nyempil di Menu MBG, Korcam SPPI Sampaikan Maaf, Beri Penjelasan Begini

Dapur MBG (foto: didin) Kuningan News - Beredar foto menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tercemar busa rokok. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Balong, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Senin (22/12/2025). Nampak dalam foto yang beredar di kalangan warga, terlihat salah satu menu berupa kacang yang diduga di dalamnya terdapat busa rokok. Temuan itu langsung menjadi perhatian masyarakat setempat. Menanggapi hal itu, warga setempat, Yusuf,  menyoroti aspek kebersihan makanan yang dinilai sangat memprihatinkan. “Menu sekarang dari segi kebersihan, di dalam kacang ada busa rokok,” ujar Yusuf. Ia menegaskan kejadian tersebut seharusnya menjadi perhatian serius, khususnya bagi pihak terkait. Menurutnya, pengawasan dari dinas kesehatan harus dilakukan secara lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang. Sementara itu, saat dikonfirmasi SPPI Koordinator Kecamatan (Korcam) Sindangagung, Luthfi Ahmad Fadilah membenarkan kejadian tersebut. Mewakili dapur MBG itu, ia mem...

Dewan Soroti Operasional PAM Tinggi, Direktur Justru Bilang Sudah Turun 4,4% Jadi Rp 20,855 Milyar

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan H Ujang Kosasih (foto: edit eki) Kuningan News - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan H Ujang Kosasih turut menyoroti besarnya biaya operasional yang dikeluarkan Perumda Air Minum (PAM) Tirta Kamuning.  Hal itu disampaikannya di hadapan awak media, saat ditanya PAD dari sektor air bersih yang dikelola PAM Tirta Kamuning, jauh lebih sedikit jika dibanding pendapatan total yang mencapai puluhan Milyar rupiah. "Biaya PDAM yang amat sangat tinggi. Nah sehingga kita kemarin di Rapat Badan Anggaran, memberikan ya nanti di Rapat Pimpinan akan dibahas, akan memberikan penugasan kepada komisi terkait untuk melakukan pendalaman," kata H Ujang, baru-baru ini. Disinggung soal kerjasama PAM Kuningan dengan Indramayu, angkanya besar namun ke Kuningan hanya sedikit, Ujang mengaku sempat mendengar bahwa fasilitas itu dibangun pihak ketiga. Ujang juga menduga keuntungan besarnya ke pihak keti...