Muscab PKB di Grand Cordela, Minggu (5/4/2026), (foto: muhammad ragil arraqiib)
Kuningan News – Bursa kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan belakangan ini dimasuki kader mantar aktivis. Partai yang identik dengan basis nahdliyin tersebut kini semakin menunjukkan wajah barunya sebagai partai yang terbuka. Banyak mantan aktivis mahasiswa hingga tokoh muda dari berbagai latar belakang mulai menyatakan ketertarikannya untuk bergabung atau "log in" ke partai tersebut.
Drs. H. Ujang Kosasih, Ketua PKB Kuningan, menyebut PKB saat ini adalah wadah bagi seluruh warga negara tanpa melihat latar belakang organisasi maupun agama. Fenomena menarik perhatian adalah bergabungnya sejumlah nama besar dari kalangan aktivis muda, seperti Sadam Husain. Ada anak muda dari kalangan Muhammadiyah, NU, hingga mantan aktivis dari organisasi mahasiswa seperti, PMII dan GMNI yang ikut merapat.
“Alhamdulillah di Muscab kali ini dalam rangka menyusun struktur DPC ke depan 2026-2031. Banyak kalangan muda yang dari berbagai latar belakang yang ada dari kalangan anak Muhammadiyah juga ada, kalangan muda NU, ada juga dari kalangan GMNI, ada juga dari kalangan non muslim yang alhamdulillah mereka tertarik dengan PKB kemudian bergabung PKB,” tuturnya di sela-sela Muscab PKB di Hotel Grand Cordela pada Minggu (5/4/2026).
Yang paling mencuri perhatian publik adalah kehadiran representasi dari kalangan non-muslim di dalam struktur kepengurusan. Ujang Kosasih membenarkan ada tokoh dari kalangan umat Katolik yang kini diusulkan menjadi bagian dari pengurus Dewan Tanfidz DPC PKB Kuningan. Sosok tersebut adalah Octavianus Mema, yang juga dikenal aktif di Pemuda Katolik Jawa Barat.
“Ada satu orang non muslim, Mas Mema (Oktavianus Mema) memang itu latar belakangnya Pemuda Katolik, Bendahara Pemuda KatolikPemuda Jawa Barat,” tegasnya.
Keterlibatan tokoh non-muslim ini menjadi bukti nyata jargon PKB sebagai partai terbuka bukan sekadar kata-kata. Ujang menyebutkan penyambutan partai terhadap kader dari berbagai agama sangatlah hangat. Selama memiliki niat yang tulus untuk membangun Kabupaten Kuningan lewat jalur politik, PKB menyediakan karpet merah bagi mereka.
“PKB ini kan partai terbuka, partai yang membuka secara seluas luasnya untuk siapapun warga negara Indonesia, Kalau para tokoh yang non-muslim yang ingin mengabdi kepada Kuningan untuk menjadi politisi, jadi anggota legislatif, kita terbuka. Silahkan,” pungkasnya. (KN-12)
