![]() |
| bank bjb berkolaborasi dengan Bank Kuningan dalam upaya memperkuat perencanaan dana pensiun pegawai. (dok bank bjb) |
Kuningan News - Pensiun nyaman merupakan impian
hampir setiap orang yang bekerja. Masa pensiun sering dipandang sebagai fase
kehidupan yang ideal untuk menikmati hasil kerja keras selama puluhan tahun.
Namun, kenyamanan tersebut tidak datang dengan sendirinya, melainkan memerlukan
persiapan keuangan yang matang sejak dini.
Tanpa perencanaan yang baik,
banyak pekerja berpotensi mengalami penurunan kesejahteraan setelah berhenti
bekerja. Oleh karena itu, keberadaan program dana pensiun menjadi solusi yang
semakin relevan bagi para pekerja di berbagai sektor. Sebagai bank pembangunan
daerah yang memberikan solusi keuangan bagi masyarakat, bank bjb terus
memperluas akses layanan produk dana pensiun melalui berbagai kerja sama
strategis dengan berbagai institusi.
Langkah tersebut diwujudkan
melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pemanfaatan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan
bank bjb DPLK (bjb siap)
dengan Perusahaan
Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat Kuningan. Kerja sama ini
bertujuan menghadirkan perencanaan keuangan yang lebih terstruktur bagi para
pengurus dan pegawai di lingkungan Perumda BPR Kuningan. Penandatanganan
perjanjian kerja sama dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026. Kegiatan ini
menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara bank bjb dengan
lembaga keuangan daerah dalam memberikan manfaat nyata bagi para pekerja.
Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Unit DPLK bank bjb Rinda
Merindawati, Deputy Kantor Wilayah III bank bjb Wahyu
Indra Gunawan, Pimpinan bank
bjb Kantor
Cabang Kuningan Yonathan, beserta jajaran. Turut hadir Komisaris
BPR Kuningan Kamil Ganda Permadi, Direktur Utama BPR Kuningan Dodo Warda, beserta
jajaran.
Melalui kerja sama ini, bank bjb menyediakan layanan program dana
pensiun yang dirancang untuk membantu peserta mempersiapkan masa pensiun secara
lebih terencana melalui mekanisme tabungan investasi jangka panjang. Dana yang
dihimpun dalam program DPLK bank bjb
akan dikelola secara profesional sehingga dapat memberikan manfaat optimal
ketika peserta memasuki masa purna tugas. Selain membantu menjaga kesinambungan
penghasilan di masa pensiun, program ini juga memberikan perlindungan finansial
bagi keluarga serta ahli waris apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan.
DPLK bank bjb menawarkan berbagai manfaat bagi peserta, termasuk potensi
hasil investasi yang kompetitif serta skema kepesertaan yang mudah dan
terjangkau bagi berbagai kalangan pekerja. Kemudahan tersebut diharapkan dapat
mendorong semakin banyak individu maupun institusi untuk mulai merencanakan
masa pensiun sejak dini.
Dalam mendukung kemudahan
layanan, bank bjb juga menghadirkan
berbagai kanal digital yang dapat dimanfaatkan peserta untuk mengelola akun
kepesertaan secara praktis. Melalui aplikasi mobile banking bjb digi, peserta
dapat memantau saldo dan mutasi dana pensiun secara berkala. Selain itu,
layanan juga dapat diakses melalui website resmi DPLK bank bjb untuk melihat perkembangan dana pensiun kapan saja dan di mana
saja.
Peserta juga memiliki
fleksibilitas dalam melakukan pembukaan akun kepesertaan maupun penambahan akun
baru. Fasilitas top
up iuran turut memberikan kemudahan bagi peserta untuk menambah
kontribusi dana pensiun secara berkala sesuai kemampuan finansial
masing-masing.
Kerja sama antara bank bjb dan
Perumda BPR Kuningan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai
pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang sekaligus memperkuat peran bank bjb
sebagai mitra keuangan strategis bagi berbagai institusi daerah.
Melalui
kolaborasi ini, bank bjb optimistis
program dana pensiun dapat dimanfaatkan secara lebih luas serta memberikan
manfaat nyata bagi para peserta dalam mempersiapkan masa depan yang lebih
sejahtera.
Untuk informasi lebih lanjut terkait bjb siap dapat mengakses https://dplk.bankbjb.co.id/ serta mengikuti kanal resmi bank bjb guna memperoleh pembaruan terkini seputar program dan kegiatan lainnya.
bank bjb berizin
dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta
bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin
Simpanan (LPS). (KN-1)
