Langsung ke konten utama

Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Banyak Opsi Racikan Strategi Sang Pelatih

 

Menguji racikan strategi dari sang pelatih bakal tersaji di GOR Voli Indoor Sumatera Utara, Sport Center, Deli Sedang, Sabtu (17/01/26), pukul 16.00 WIB. 

Kuningan News - Menguji racikan strategi dari sang pelatih bakal tersaji di GOR Voli Indoor Sumatera Utara, Sport Center, Deli Sedang, Sabtu (17/01/26), pukul 16.00 WIB. Hal itu dipastikan terjadi saat pertandingan antara Bandung bjb Tandamata melawan Jakarta Electric PLN dalam lanjutan putaran pertama babak reguler Proliga 2026.

Sebagai Pelatih Kepala Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang Matulessy mengakui jika hadangan pertama sudah dilewati anak-anak asuhnya dengan baik usai menggilas tuan rumah Medan Falcons 3-0, Jumat (16/01/26) malam. Artinya, di seri Medan kali ini, para pemain Bandung bjb Tandamata, tinggal fokus menghadapi Electric. Meski memiliki waktu kurang dari 24 jam untuk persiapan diri, namun mantan pelatih Timnas bolavoli putri Indonesia tahun 2022 silam itu, memiliki sikap positif untuk meladeni Electric pada pertandingan nanti.

Oleh karena itu, laga menghadapi tuan rumah Medan Falcons, Jumat (16/01/26) malam, bisa dijadikan ajang pemanasan anak-anak asuh Risco, seraya menambah opsi dalam meracik strategi jelang menghadapi Electric. Pasalnya, selain untuk menjaga para pemain tetap bugar, ia juga harus punya banyak opsi dalam meracik strategi dalam dua pertandingan tanpa jeda. Hal itu ia tunjukkan dengan menarik-ulur duo legiun asing Bandung bjb Tandamata yang berposisi sebagai outside hitter, yakni Sonaly Cidrao dan Anastasia Guerra.

"Kalau melihat waktu kan setelah melawan Medan Falcons gak ada 24 jam loh kita. Makanya tadi saya coba tarik ulur lah antara Sonaly, Ana supaya saat lawan Electric, kondisi kita gak terlalu terkuras. Jadi kami sudah siap, termasuk strategi yang akan kami terapkan. Yang jelas kami fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya," bener Risco yang juga tidak meragukan mental para pemainnya.

Menurut Risco, mental para pemain Bandung bjb Tandamata sejatinya sudah terbentuk sejak lama. Hanya saja kekalahan perdana yang mereka telan di Pontianak, sempat membuat mental para pemain terganggu. Namun perlahan tapi pasti, Risco berhasil memulihkan mental para pemain dengan menggilas Medan Falcons 3-0. Selain mental, kekompakan para pemain juga sudah mulai diperlihatkan Bandung bjb Tandamata pada laga perdana mereka di seri Medan kali ini. Walhasil, mereka sukses mengatasi tuan rumah Medan Falcons tiga set langsung 25-17, 25-18, dan 25-20.

"Kalau secara mental memang sudah terbentuk ya karena kan waktu latihan di Bandung ada uji coba. Walaupun memang ada beberapa pemain yang umurnya masih belia, seperti Calista Maya. Tapi dari segi pengalaman, dia sudah cukup terlatih apalagi kemarin dia pulang dari Asian Youth Games di Bahrain. Itu terbukti dari cara bermain anak-anak yang sempat tertinggal di set ketiga (melawan Medan Falcons). Padahal di dua set awal kami bermain cukup meyakinkan, tapi di set ketiga tadi saya sempat khawatir. Tapi berkat mental para pemain, kami bisa memenangi pertandingan," beber Risco.

Pun, Bandung bjb Tandamata tidak boleh menganggap remeh Electric. Pasalnya, mereka memiliki duo pemain asing yang sejauh ini paling produktif di Proliga 2026 hingga seri Pontianak pekan lalu. Tercatat, Neriman Ozsoy asal Turki dan Celeste Plak dari Belanda, masing-masing telah mengemas 45 poin serta 42 angka. Namun bagi Ana, sapaan Anastasia Guerra, hal itu justru menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya. Ana bahkan mengaku mendapatkan hak istimewa jika bisa tampil di bawah tekanan.

"Saya pikir berada di bawah tekanan adalah sebuah hak istimewa, artinya kita mampu melakukan sesuatu yang penting. Tidak ada yang perlu dihindari, kita hanya perlu percaya bahwa kita adalah tim yang kuat dan kita dapat melakukan sesuatu yang hebat di musim ini. Apa yang akan saya lakukan untuk menjaga kekompakan dengan semua rekan satu tim dan staf adalah terus menjadi diri saya sendiri, mencoba memberikan yang terbaik dalam hal performa dan pengalaman di lapangan. Kita hanya perlu bersenang-senang bersama dan menikmati kembali perjalanan ini bersama di lapangan," timpal Ana.

Hal senada juga diungkapkan Calista Maya yang berharap tim bisa tampil lebih kompak lagi dari sebelumnya. "Alhamdulillah walupun kita berada jauh, kita masih memiliki suporter yang mendukung kami hingga sejauh ini sehingga kita bisa kompak saat melawan Falcons. Mudah-mudahan pada pertandingan selanjutnya (melawan Electric), kami bisa lebih kompak lagi," tuntas Calista. (KN-1)

HOT NEWS

Top 8 Penghasil Ubi Jalar di Kabupaten Kuningan

  Kuningan News - Kabupaten Kuningan dikenal memiliki potensi pertanian yang kaya, terutama dalam hal produksi ubi jalar. Daerah ini memiliki berbagai kecamatan yang berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan ubi jalar, baik untuk konsumsi lokal maupun regional. Berikut adalah tujuh kecamatan di Kabupaten Kuningan yang mencatat produksi tertinggi untuk komoditas ubi jalar. 1. Kecamatan Cilimus Kecamatan Cilimus berada di peringkat pertama sebagai penghasil ubi jalar terbesar di Kabupaten Kuningan. Dengan produksi sebesar 45.702 ton, Kecamatan Cilimus menyumbangkan hampir setengah dari total produksi ubi jalar di wilayah ini. Kondisi tanah yang subur dan teknik pertanian yang optimal menjadikan Cilimus sebagai sentra utama produksi ubi jalar. 2. Kecamatan Cigandamekar Posisi kedua ditempati oleh Kecamatan Cigandamekar dengan total produksi mencapai 28.966 ton. Daerah ini dikenal dengan pertanian yang beragam dan kualitas ubi jalar yang baik, sehingga mampu bersaing dengan ...

Sejarah Desa Bendungan, Dari Cantilan Hingga Desa Megah

Kuningan News -  Sebelum terbentuk menjadi desa, pada zaman dahulu Bendungan adalah nama sebuah cantilan atau “ kampung kecil yang terpencil yang jauh dari pusat pemerintahan desa”. Yang memberikan nama Bendungan itu sendiri adalah para petani dari wilayah Luragung yang membuat sebuah bendungan atau daam untuk membendung air di sungai Cisande dengan bureuyeung atau bronjong batu . Awal mula pemberian nama Bendungan kepada kampung ini adalah karena letaknya yang berdekatan dengan bendungan buatan orang orang Luragung tersebut, sehingga pada saat mereka akan menjaga air irigasi menuju bendungan yang ada kampung ini mereka berkata “kami akan ke bendungan”. Kampung Bendungan adalah kampung terpencil yang merupakan bagian dari Desa Lebaksiuh. K ampung ini awalnya adalah sebuah pemukiman kecil yang terletak di sebelah utara sungai Cisande , mereka membuat perkampungan di dekat sungai Cisande dengan tujuan untuk mendekati air sebagai sumber utama dalam kehidupan.  Pada awal be...

Potret Kekayaan 7 Pengusaha di Kabupaten Kuningan

Kuningan News - Kabupaten Kuningan, meski dikenal dengan keindahan alam dan wisata pegunungannya, juga merupakan rumah bagi beberapa pengusaha yang sukses di berbagai sektor bisnis. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa Kuningan memiliki potensi ekonomi yang berkembang pesat, dipicu oleh inovasi dan ketekunan para pelaku usaha lokal. Salah satu sektor yang dominan di wilayah ini adalah ritel. Beberapa toserba besar menjadi andalan masyarakat Kuningan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para pengusaha yang sukses di sektor ini berhasil mengelola jaringan ritel yang luas dan berkontribusi signifikan terhadap roda perekonomian daerah. Keberhasilan mereka tak lepas dari strategi bisnis yang tepat dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Selain ritel, sektor properti dan konstruksi juga menjadi pilar penting bagi perekonomian Kuningan. Beberapa perusahaan besar di bidang ini terlibat dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya bermanfaat bagi daerah, tetapi...

Mengenal Desa Galaherang: Jejak Sejarah, Keindahan Alam, dan Kuliner Khas yang Menggoda

Kuningan News -  Desa Galahaerang merupakan salah satu desa yang berada di wilayah hukum Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan, awalnya merupakan suatu daerah yang merupakan pembukaan lahan oleh para pejuang Mataram yang berekspansi ke wilayah tersebut (Galaherang). Mereka mendirikan sebuah tempat pemukiman. Beberapa nama para pejuang yang dikenal bernama Syekh Jamaludin Malik. Ia mempunyai dua orang putra bernama Mbah Buyut Arsanudin dan Mbah Buyut Arsanata. Kedua orang inilah yang menjadi sosok dalam kisah cikal bakal terbentuknya nama Galaherang. Konon katanya, pada waktu itu Mbah Buyut Arsanata menancapkan sebuah tongkat dengan cara berjalan, tongkat itu dimaksud untuk mencari sumber mata air yang sekarang disebut sungai Cigalaherang. Desa Galaherang memiliki luas wilayah ±32 km², berada diketinggian 1000-1500 Mdpl dengan iklim tropis. Secara administratif terdiri dari 6 Rukun Warga dan 11 Rukun Tetangga yang dibagi dalam 6 Dusun. Desa ini memiliki popul...

Sah! KDM Tetapkan Upah Minimum Kabupaten Kuningan Tahun 2026, Segini Besarannya

 Surat Keputusan UMK kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2026 Kuningan News  -  Gubernur Jawa Barat telah mengeluarkan Surat Keputusan terkait Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) untuk tahun 2026 pada Rabu (24/12/2025). Dalam keputusan tersebut, Kabupaten Kuningan ditetapkan nominal UMK sebesar Rp 2.369.380 rupiah. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kuningan Guruh Zulkarnaen menjelaskan UMK Kuningan lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa daerah lain di Jawa Barat. “Kita saat ini lebih baik dari Pangandaran dan Banjar di posisi ke-27,” ungkapnya. Dua tahun kebelakang tahun 2024 gaji UMR Kuningan tercatat sebesar Rp 2.074.666 rupiah dan saat ini tahun 2025 gaji UMR Kuningan tercatat sebesar Rp 2.209.519 rupiah. Walaupun secara nominal ada penambahan dari tahun-tahun sebelumnya namun kenaikan ini hanya sekitar Rp 150.000 rupiah saja.  Inflasi dan kenaikan cost of living di Kuningan menjadi pertimbangan kenaikan besaran gaji UMK Kuningan dan kabupaten/kota lainnya di Ja...

Dua Pabrik Sepatu Dapat Menyerap Belasan Ribu Tenaga Kerja

  Kuningan News – Dua pabrik sepatu berskala multinasional direncanakan bakal berdiri di Kabupaten Kuningan. Hal itu diamini Kepala DPUTR Kuningan I Putu Bagiasna MT. Ia mengamini, ada setidaknya 3 perusahaan besar yang melirik Kuningan sebagai pabrik, dimana dua diantaranya adalah pabrik sepatu, sementara satu adalah pabrik garmen. Putu Bagiasna, mulanya menjelaskan progress Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang saat ini tinggal menunggu Persub. Dalam draft Revisi RTRW itu, dimuat beberapa wilayah yang dicanangkan Pemkab Kuningan sebagai KPI (Kawasan Peruntukan Industri). Putu menjamin, KPI itu berada di lahan tidak produktif seperti Cidahu, Cimahi, serta sebagian Kecamatan Japara. “RTRW kami belum direvisi sejak 15 tahun lalu. Terakhir Perda 26 tahun 2011. Kami berharap,  tahun ini kita akan merevisi pekerjaan besar, RTRW 2026-2046,” kata Putu Kamis (25/9/2026). Di dalam revisi RTRW tersebut, sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat serta tingkat kebutu...

Hayoloh.... Bupati Mendadak Tes Urine 94 Pejabat Daerah, Hasilnya?

Test urine pejabat Pemkab Kuningan .  Kuningan News – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si menggandeng BNNK Kuningan menggelar test urine dadakan untuk 94 pejabat daerah Pemkab Kuningan, Rabu (8/4/2026).  Digelar di kompleks perkantoran Pemkab Kuningan, Bupati Dian memimpin langsung jalannya pemeriksaan ini sebagai bentuk komitmen menciptakan pemerintahan yang bersih.  Dari total 94 orang yang hadir, peserta terdiri dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga para Camat se-Kabupaten Kuningan.  Pengambilan sampel urine dilakukan secara ketat oleh tim medis dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan.  Bupati Dian, dalam arahannya menegaskan bahwa transparansi adalah kunci utama dari kegiatan ini. Ia menjamin bahwa hasil pemeriksaan akan dibuka secara terang-benderang sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.  "Jika nantinya terdapat ASN atau pejabat yang terbukti t...