Langsung ke konten utama

Komitmen Bekerja Secara Transparan, PKS Luncurkan Buku "Catatan Kinerja 1 Tahun Fraksi PKS DPRD Kuningan"

 

Penyerahan Buku Catatan Kinerja 1 Tahun Fraksi PKS DPRD Kuningan.

Kuningan News - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus agenda Refleksi 1 Tahun Kinerja Fraksi PKS DPRD Kabupaten Kuningan serta launching buku “Catatan Kinerja 1 Tahun Fraksi PKS DPRD Kuningan”, Minggu (21/12/2025) kemarin.

Kegiatan yang berlangsung di Sabilulungan Building tersebut dihadiri ratusan kader PKS dari seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Nampak Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPW PKS Jawa Barat, Dr H Atang Trisnanto SHut MSi, Ketua DPD PKS Kabupaten Kuningan yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, H Dwi Basyuni Natsir, LC, beserta jajaran pengurus DPD, struktur partai, dan para kader.

Dari Fraksi PKS DPRD Kabupaten Kuningan, hadir lengkap seluruh anggota fraksi, yakni Ketua Fraksi Saipuddin SSi, Wakil Ketua Fraksi Yaya SE, Sekretaris Hj Siti Mahmudah MPd, Bendahara Wawan Romliansah SPdI, dan anggota Fraksi Hj Kokom Komariyah dan H Jajang Jana SHI.

Kegiatan ini, diklaim sebagai momentum strategis bagi PKS Kabupaten Kuningan untuk melakukan evaluasi dan refleksi atas kinerja fraksi selama satu tahun terakhir. Refleksi itu mencakup seluruh aktivitas kedewanan, mulai dari pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, hingga kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di daerah pemilihan (dapil), pelaksanaan reses, serta realisasi program-program aspirasi masyarakat sepanjang tahun 2025.

Dalam rangkaian acara, panitia juga menayangkan dokumentasi kegiatan Fraksi PKS DPRD Kuningan selama satu tahun dalam bentuk video. Tayangan tersebut menggambarkan berbagai aktivitas anggota Fraksi di lapangan, seperti serap aspirasi masyarakat, pendampingan program, pengawalan bantuan dan pembangunan, serta keterlibatan aktif Fraksi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat di parlemen daerah.

Potret Buku “Catatan Kinerja 1 Tahun Fraksi PKS DPRD Kuningan"


Puncak kegiatan Refleksi Fraksi PKS ditandai dengan penyerahan buku “Catatan Kinerja 1 Tahun Fraksi PKS DPRD Kuningan” dari Ketua Fraksi PKS Kuningan Saipuddin SSi kepada Sekretaris DPW PKS Jawa Barat, Dr H Atang Trisnanto SHut MSi, lalu Ketua DPD PKS Kabupaten H Dwi Basyuni Natsir Lc dan ke kordapil 1 sampai 5.

Buku ini menjadi disebut-sebut sebagai pertanggungjawaban moral dan politik Fraksi PKS kepada publik atas amanah yang telah diberikan masyarakat. Di dalamnya, termuat secara sistematis dan transparan berbagai program, capaian, serta aktivitas fraksi selama satu tahun masa kerja, baik di dalam maupun di luar gedung DPRD.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kuningan Saipuddin SSi, menegaskan bahwa refleksi dan peluncuran buku kinerja ini merupakan komitmen Fraksi PKS untuk terus menjaga akuntabilitas, profesionalitas, dan kedekatan dengan masyarakat. “Fraksi PKS berupaya memastikan setiap amanah yang diberikan rakyat benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata dan keberpihakan kepada kepentingan publik,” ujarnya.

Sementara itu, H Dwi Basyuni Natsir LC, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas soliditas Fraksi PKS DPRD Kuningan serta kerja-kerja nyata yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir. Ia menekankan pentingnya Rakerda sebagai forum konsolidasi dan penguatan arah perjuangan partai ke depan, sekaligus memperkokoh semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan terselenggaranya Rakerda, refleksi kinerja, dan launching buku Catatan Kinerja 1 Tahun ini, PKS Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan politik, memperkuat sinergi antara struktur partai dan fraksi, serta menghadirkan kerja-kerja yang nyata, transparan, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujarnya di akhir. (KN-7)

HOT NEWS

Mengenal Ciri-ciri Penyalahguna Narkoba: Mata Merah hingga Berat Badan Turun

Ilustrasi pengguna narkoba. Kuningan News - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan, Agus Mulya MSi, mengungkapkan ciri-ciri pengguna narkoba, seperti mata merah hingga berat badan turun.   Menurutnya, penyalahgunaan narkoba berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Setiap jenis zat  menimbulkan efek yang berbeda pada tubuh dan perilaku penggunanya.  "Mengenali ciri-ciri penyalahguna sejak dini menjadi langkah penting dalam pencegahan dan penanganan," ujar Agus, Jumat (10/10/2025). Agus menjelaskan, narkotika baik yang berasal dari tanaman atau sintetis, bekerja pada sistem saraf pusat dan dapat menimbulkan efek menenangkan, menghilangkan rasa nyeri, dan menimbulkan ketergantungan.  Ia menyebutkan, penyalahguna narkotika golongan I, seperti ganja, heroin, kokain, LSD, dan sabu, dapat menimbulkan perubahan drastis dalam perilaku, seperti menjadi mudah marah, sulit berkonsentrasi, atau hiperaktif. Secara fisik, gejala yang dialami yaitu,...

Sejarah Purwawinangun dan Peran Syekh Maulana Akbar

  Kuningan News -  Kelurahan Purwawinangun terletak di   pusat pemerintahan Kabupaten Kuningan atau Jantung Kota Kuningan, karena itu Sejarah berdirinya Purwawinangun tidak lepas dari Sejarah Kota Kuningan. Ada seorang ulama yang Bernama Syekh Maulana Akbar yang melakukan perjalanan ke Pasembangan yang meneruskan perjalanan mengembangkan Agama Islam serta pernah singgah sebentar ketempat yang disebut Bumi Haji di daerah Luragung.  Beliau meneruskan perjalanannya hingga sampai ke daerah sekitar Kota Kuningan pada waktu itu dikenal dengan “Kejene” yang artinya Kuning dan penduduknya menganut agama Hindu (Agama Sanghiang). Pemerintahan Kajene yang terletak di Blok Sidapurna Desa Purwawinangun yang disebut Sidapurna artinya “Jadi Sempurna” oleh Syekh Maulana Akbar. Beliau menetap disana dan berhasil menjalin hubungan baik dengan pemerintahan Kajene dan mendirikan Pesantren di Sidapurna. Syekh Maulana Akbar menikah dengan seorang putri dari tokoh penting di lingkungan t...

Jelang 10 November, TNI Bersihkan Taman Makam Pahlawan

Kuningan News - Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November 2020, anggota Kodim 0615/Kuningan melaksanakan kegiatan pembersihan Taman Makam Pahlawan (TMP) Haurduni Kabupaten Kuningan, Senin (9/11/2020). Kegiatan diikuti oleh 90 personel diantaranya, Pasiops Kodim 0615/Kuningan, Kapten Inf Ujang Maryadi, Danramil 1504/Subang, Kapten Inf Ibnu Sahid, Danramil 1515/Cigugur, Kapten Inf Nandang, beserta para prajurit Kodim 0615/Kuningan. Kapten Inf Ujang menuturkan, sebelum melakukan bersih-bersih, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan dan pengecekan anggota. "Setelah mengecek kesiapan, kami memulai dengan membersihkan jalan masuk area TMP Haurduni. Kemudian, dilanjut dengan membersihkan area pemakaman," jelasnya. Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan, Letkol Czi Karter Joyi Lumi mengatakan, giat bersih-bersih di TMP ini sebagai bukti penghormatan kepada jasa-jasa pahlawan. (derium)

Potret Kekayaan 7 Pengusaha di Kabupaten Kuningan

Kuningan News - Kabupaten Kuningan, meski dikenal dengan keindahan alam dan wisata pegunungannya, juga merupakan rumah bagi beberapa pengusaha yang sukses di berbagai sektor bisnis. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa Kuningan memiliki potensi ekonomi yang berkembang pesat, dipicu oleh inovasi dan ketekunan para pelaku usaha lokal. Salah satu sektor yang dominan di wilayah ini adalah ritel. Beberapa toserba besar menjadi andalan masyarakat Kuningan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para pengusaha yang sukses di sektor ini berhasil mengelola jaringan ritel yang luas dan berkontribusi signifikan terhadap roda perekonomian daerah. Keberhasilan mereka tak lepas dari strategi bisnis yang tepat dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Selain ritel, sektor properti dan konstruksi juga menjadi pilar penting bagi perekonomian Kuningan. Beberapa perusahaan besar di bidang ini terlibat dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya bermanfaat bagi daerah, tetapi...

Wabup Heran Jalan Puncak-Cisantana Masuk Sertifikat Warga, Harusnya Dipisah, BPN Lalai?

Kuningan News – Setelah kuasa pemilik tanah menjelaskan asal usul tanah jalur Puncak-Cisantana, Pemerintah kabupaten Kuningan melalui Bupati Dr. H. Dian Rahmat Yanuar, M.Si dan Wakil Bupati H Tuti Andriani SH M Kn angkat bicara soal polemik lahan tersebut. Bupati Dian mengaku, polemik tersebut saat ini masih dalam proses pihaknya berdasarkan laporan yang diterimanya sejauh ini. "Itukan lagi berproses yah. Saya sudah tugaskan Asda 1 dengan BPKAD yang pasti berdasarkan hasil laporan," ujarnya sembari meyakini bahwa penggunaan tanah untuk jalan sudah melalui proses tahapan-tahapan yang sesuai dengan ketentuan. Dian, yang dikonfirmasi setelah pembukaan acara Jambore Penyuluh Pertanian se-Jawa Barat tahun 2025 di Kebun Raya Kuningan, Selasa (29/04/2025) siang itu, kemudian mempersilahkan menjawab pada Wabup Tuti yang notabene mantan notaris dan dianggap yang lebih menguasai permasalahan tersebut. Tuti menjelaskan bahwa semenjak pembangunan BNN, dulu sudah ada jalan untu...

Festival Budaya Kota Cirebon 2025 Pamerkan Keberagaman Dan Tradisi Dan Tarian Dari Berbagai Provinsi

Kuningan News – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon menggelar Festival Budaya Kota Cirebon tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari 2 hingga 4 Agustus. Kegiatan ini diselenggarakan di Alun-Alun Kejaksaan Kota Cirebon, menjadi ajang perayaan budaya yang menarik banyak perhatian masyarakat. Festival ini menampilkan berbagai pertunjukan seni tari dari berbagai provinsi di Indonesia. Pada Minggu (3/8/2025) malam acara dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dimana pengunjung menikmati beragam tarian tradisional dari berbagai provinsi yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia.  Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk mahasiswa yang sedang kuliah di Cirebon. Salah satunya adalah Naira Raudhatul Jannah, seorang mahasiswi asal Karawang.  “Saya merasa bahagia bisa merasakan dan menikmati nilai-nilai serta tradisi yang masih ada sampai saat ini,” ujarnya saat diwawancarai kuninganmass.com. Suasana meriah terasa di Alun-Alun Kejaksaan. Pert...

Keindahan Ciremai Dibalut Biaya Masuk Mahal, Segini Tarifnya...

  Kuningan News - Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat, mendakinya menjadi daya tarik bagi banyak pecinta alam dan pendaki dari berbagai wilayah. Keindahan alam yang ditawarkan oleh Ciremai memang memukau, namun harga tiket masuk yang dibandrol sekitar 125 ribu rupiah + 10 ribu untuk parkir menimbulkan pertanyaan di kalangan pengunjung. Dalam karcis yang diterima, tertera rincian harga yang cukup kompleks, dengan total 85 ribu rupiah. Rincian tersebut meliputi tiket jasa wisata pendakian sebesar 48.500 rupiah, asuransi 1.500 rupiah, tiket masuk pengunjung umum 15.000 rupiah, pungutan kegiatan wisata alam 20.000 rupiah, dan biaya parkir sebesar 10.000 rupiah untuk satu motor. Meskipun harga tiket tampak tinggi, banyak pendaki yang tetap rela membayar demi menikmati pemandangan dan pengalaman mendaki yang luar biasa. Keindahan Gunung Ciremai memang sebanding dengan biaya yang harus dibayar. Pemandangan alam yang spektakuler, udara segar, dan pengalaman menaklukan ...