Langsung ke konten utama

Palutungan Memanas, Akses Jalan Wisata Dipalang



Kuningan News - Minggu (13/4/2025) pukul 11.00 WIB, masyarakat kaget saat melintas jalan menuju objek wisata Cisantana di wilayah Tenjo Laut, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Palutungan jadi memanas karena tiba-tiba jalan ditutup dengan tulisan tanah ini milik pribadi bukan milik Pemda. 

Jalan ditutup sementara oleh pemilik lahan dengan palang bambu. Tanah yang  seharusnya pergunakan untuk kepentingan sosial, yang semula untuk akses rehabilitasi narkoba, tapi kini malah dipergunakan untuk jalan komersil.

Abidin adalah orang yang diberi kuasa oleh pemilik tanah, ternyata permasalahan ini sudah berjalan begitu lama, pemilik tanah merasa geram terhadap pemerintah. Terbilang sejak Juni 2024 namun tidak ada respon sama sekali dari pihak pemerintah daerah. 

“Belum ada respon dari pemerintah, padahal enam hari lalu kami sudah memberikan pesan kepada pemerintah daerah, saya ingin pemerintah duduk bersama membereskan permasalahan ini,” pinta Abidin. 

Tanah tersebut sebelumnya diperuntukkan untuk kepentingan sosial yakni tempat rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia menjelaskan permasalahan ini tidak mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Karena ini sudah terjadi ia berharap bisa menyelesaikan secara bersama-sama.

“Karena ini sudah terjadi, yang tadinya untuk kepentingan sosial tapi sekarang larinya kemana-mana, menjadi jalan komersil sampai untuk kepentingan wisata di wilayah selatan. Mari kita selesaikan dengan duduk bersama supaya permasalahan ini jelas dan juga terang,” ucap Abidin.

Abidin berharap permasalahan ini selesai secara baik-baik tidak ingin ada yang dirugikan baik dari pemilik lahan, dari pemerintah maupun pengguna akses jalan.

“Masalah ini mari kita selesaikan dengan duduk bersama, karena tidak ada masalah yang tidak dapat terselesaikan,” kata Abidin.

Ia menegaskan jika permasalahan ini tidak digubris dan diabaikan oleh pemerintah, katanya, ia akan melakukan persiapan gugatan perdata ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Kalau permasalahan ini hari ini juga tidak digubris juga diabaikan, ya sudah kami akan mempersiapkan gugatan perdata ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” ancamnya. (KN-11)

HOT NEWS

Potret Kekayaan 7 Pengusaha di Kabupaten Kuningan

Kuningan News - Kabupaten Kuningan, meski dikenal dengan keindahan alam dan wisata pegunungannya, juga merupakan rumah bagi beberapa pengusaha yang sukses di berbagai sektor bisnis. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa Kuningan memiliki potensi ekonomi yang berkembang pesat, dipicu oleh inovasi dan ketekunan para pelaku usaha lokal. Salah satu sektor yang dominan di wilayah ini adalah ritel. Beberapa toserba besar menjadi andalan masyarakat Kuningan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para pengusaha yang sukses di sektor ini berhasil mengelola jaringan ritel yang luas dan berkontribusi signifikan terhadap roda perekonomian daerah. Keberhasilan mereka tak lepas dari strategi bisnis yang tepat dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Selain ritel, sektor properti dan konstruksi juga menjadi pilar penting bagi perekonomian Kuningan. Beberapa perusahaan besar di bidang ini terlibat dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya bermanfaat bagi daerah, tetapi...

Dapat Banpem, TBM Hipapelnis Kuningan Gelar Pelatihan Wicara Publik

Kuningan News – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Hipapelnis Kuningan bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, menggelar Pelatihan Gelar Wicara Publik (Public Speaking) di ruang Perpustakaan Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) pada Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai latar belakang, yang antusias untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum. Dalam acara tersebut, Widia Rindi Antika, seorang alumni UBHI, berhasil meraih penghargaan sebagai Peserta Terbaik. Sementara itu, Carmelita de Fatima Bobo, mahasiswi UBHI asal Timor Leste, meraih Juara ke-3 dan mendapatkan penghargaan khusus sebagai penerima manfaat kategori Penutur Bahasa Asing. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UBHI dan menunjukkan kualitas mahasiswa yang siap bersaing di tingkat internasional. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan hangat dari Jaenal Mutakin, Ketua TBM Hipap...

Bangunan Bawah Tanah ‘Ali Action’ Disegel Satpol PP

  Kuningan News – Ali Action harus gigit jari. Pasalnya, bangunan baru yang direncanakan untuk pengembangan rumah makannya di Jalan Raya Cilowa, disegel Satpol PP. Penyegelan tersebut dilaksanakan petugas Kamis (11/2/2021) siang. Lokasinya berdempetan dengan sungai dan jembatan. Bahkan terdapat ruangan yang posisinya di bawah tanah atau di bawah jalan raya. Menurut Kasatpol PP Kuningan, Agus Basuki, banyak aturan yang diduga dilanggar. Setidaknya terdapat 3 perda yang diduga dilanggar oleh Ali Action. Diantaranya Perda 19/2022 tentang ketentuan garis sempadan sungai sumber air dan saluran irigasi. “Pada pasal 13 ayat 1 huruf b menyebutkan, daerah sempadan dilarang mendirikan bangunan semi permanen dan permanen untuk hunian dan tempat usaha,” terang Agus. Perda 13/2007 tentang irigasi pun diduga dilanggar oleh bangunan tersebut. Pada pasal 52 huruf c, setiap orang atau badan dilarang mendirikan bangunan dalam garis sempadan jaringan irigasi atau menggunakan untuk kepentinga...

Mengenal Desa Galaherang: Jejak Sejarah, Keindahan Alam, dan Kuliner Khas yang Menggoda

Kuningan News -  Desa Galahaerang merupakan salah satu desa yang berada di wilayah hukum Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan, awalnya merupakan suatu daerah yang merupakan pembukaan lahan oleh para pejuang Mataram yang berekspansi ke wilayah tersebut (Galaherang). Mereka mendirikan sebuah tempat pemukiman. Beberapa nama para pejuang yang dikenal bernama Syekh Jamaludin Malik. Ia mempunyai dua orang putra bernama Mbah Buyut Arsanudin dan Mbah Buyut Arsanata. Kedua orang inilah yang menjadi sosok dalam kisah cikal bakal terbentuknya nama Galaherang. Konon katanya, pada waktu itu Mbah Buyut Arsanata menancapkan sebuah tongkat dengan cara berjalan, tongkat itu dimaksud untuk mencari sumber mata air yang sekarang disebut sungai Cigalaherang. Desa Galaherang memiliki luas wilayah ±32 km², berada diketinggian 1000-1500 Mdpl dengan iklim tropis. Secara administratif terdiri dari 6 Rukun Warga dan 11 Rukun Tetangga yang dibagi dalam 6 Dusun. Desa ini memiliki popul...

Keropak Celengan: Tradisi Gotong Royong Desa Widarasari yang Telah Ada Sebelum Sapoe Saribu KDM

Kencleng Widarasari Kecamatan Kramatmulya .  Kuningan News - Di saat Jawa Barat mulai digerakkan melaksanakan program Sapoe Saribu yang digagas KDM melalui surat edaran Gubernur Jawa Barat, beberapa daerah ternyata sudah punya pola gotong royong seperti itu terlebih dahulu.  Salah satunya adalah Desa Widarasari, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, yang punya tradisi Kecleng atau Keropak Celengan yang artinya kegiatan rereongan warga. Kecleng atau Rereongan Warga merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial masyarakat Desa Widarasari dibawah pimpinan Kepala Desa Parhan Abdullah Syafi'i, S.Pd. Teknisnya sederhana namun sarat makna — setiap rumah memiliki celengan kecil yang terbuat dari bekas gelas air mineral dan ditempel di depan rumah warga. Celengan ini diisi secara sukarela oleh warga dengan nominal seikhlasnya, biasanya antara Rp1.000 hingga Rp2.000 bahkan lebih, kegiatan ini sudah berlangsung selama 4 tahun hingga sekarang. Kencleng Warga Desa Widarasar...

The Ultimate10K Series Powered by bank bjb: Menghubungkan Empat Kota, Menggerakkan Ekonomi dan Menghidupkan Sport Tourism Nasional

  bank  bjb  kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peluncuran rangkaian event lari The Ultimate10K Series Powered by bank  bjb . (dok bank bjb) Kuningan News – bank bjb kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peluncuran rangkaian event lari The Ultimate10K Series Powered by bank bjb . Ajang ini tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi platform kolaborasi yang menghubungkan empat kota strategis di Pulau Jawa yaitu Tangerang, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Keempat kota tersebut membentang dari barat hingga timur Pulau Jawa dan membentuk satu koridor pertumbuhan ekonomi yang saling terhubung. Masing-masing kota memiliki karakteristik ekonomi yang kuat dan saling melengkapi, mulai dari pusat industri modern, inkubator ekonomi kreatif, pusat distribusi niaga, hingga motor penggerak ekonomi kawasan timur Indonesia. Sebagai bank pembangunan daerah ter...

Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

Minat investor terhadap penerbitan  Sustainability Bond  Tahap II bank  bjb begitu tinggi. (dok bank bjb)   Kuningan News – Komitmen bank bjb dalam memperkuat pembiayaan berkelanjutan kembali mendapat respons positif dari pasar. Hal ini tercermin dari tingginya minat investor terhadap penerbitan Sustainability Bond Tahap II bank bjb yang menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas portofolio pembiayaan berwawasan lingkungan dan sosial. Instrumen ini memberikan kesempatan bagi investor untuk berinvestasi secara bertanggung jawab dengan tetap memperoleh imbal hasil yang kompetitif, sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Obligasi tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Sustainability Bond bank bjb dengan total target dana sebesar Rp2 triliun. Pada tahap pertama yang diterbitkan pada tahun 2024 dengan nilai Rp1 triliun, obligasi ini mencatatkan minat investor yang sangat tinggi denga...