Langsung ke konten utama

The Ultimate10K Series Powered by bank bjb: Menghubungkan Empat Kota, Menggerakkan Ekonomi dan Menghidupkan Sport Tourism Nasional

 

bank bjb kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peluncuran rangkaian event lari The Ultimate10K Series Powered by bank bjb. (dok bank bjb)

Kuningan News – bank bjb kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peluncuran rangkaian event lari The Ultimate10K Series Powered by bank bjb. Ajang ini tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi platform kolaborasi yang menghubungkan empat kota strategis di Pulau Jawa yaitu Tangerang, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Keempat kota tersebut membentang dari barat hingga timur Pulau Jawa dan membentuk satu koridor pertumbuhan ekonomi yang saling terhubung. Masing-masing kota memiliki karakteristik ekonomi yang kuat dan saling melengkapi, mulai dari pusat industri modern, inkubator ekonomi kreatif, pusat distribusi niaga, hingga motor penggerak ekonomi kawasan timur Indonesia.

Sebagai bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia, bank bjb melihat potensi besar dari sinergi antar kota tersebut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal ini sejalan dengan visi bank bjb yaitu “Bank Pilihan Utama Anda”, yang diwujudkan melalui berbagai misi strategis antara lain mendorong pertumbuhan melalui solusi keuangan yang berkelanjutan dan bernilai tambah, memperluas jangkauan layanan melalui transformasi digital, meningkatkan keunggulan operasional berkelas dunia, memperluas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, serta menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebagai bank yang lahir dan tumbuh bersama pemerintah daerah, bank bjb juga memiliki hubungan erat dengan berbagai kota di Indonesia. Kota Bandung dan Kota Tangerang merupakan stakeholder sekaligus shareholder bank bjb yang secara konsisten memperoleh kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pembagian dividen dari kinerja perusahaan yang terus tumbuh secara berkelanjutan.

Selain sebagai salah satu sumber PAD, bank bjb juga hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah melalui berbagai produk, jasa, dan layanan perbankan yang mendukung inklusi keuangan serta penguatan ekonomi lokal.

Saat ini jaringan kantor bank bjb telah tersebar di 15 provinsi di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah melalui kehadiran di Kota Semarang serta di Jawa Timur melalui jaringan operasional di Kota Surabaya yang nantinya juga menjadi bagian dari rangkaian The Ultimate10K Series.

Rangkaian The Ultimate10K Series Powered by bank bjb akan digelar sepanjang tahun 2026 di empat kota dengan jadwal sebagai berikut:

·         bank bjb Bandoeng10K – 17 Mei 2026

·         Suroboyo10K – 7 Juni 2026

·         Tangerang10K – 13 September 2026

·         Semarang10K – 13 Desember 2026

Setiap kota akan menghadirkan pengalaman berlari yang khas dengan latar budaya, pariwisata, serta dinamika ekonomi lokal yang berbeda, sehingga memberikan daya tarik tersendiri bagi peserta maupun wisatawan.

Pada setiap penyelenggaraan, bank bjb tidak sekadar hadir sebagai sponsor. Perseroan juga menjadi bagian integral dari ekosistem acara dengan menyediakan berbagai produk, jasa, dan layanan perbankan yang memudahkan peserta maupun masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Salah satu produk unggulan yang diperkenalkan kepada peserta adalah tabungan bjb Tandamata, yang dikemas sebagai solusi perencanaan keuangan yang sederhana sekaligus mendorong budaya menabung di tengah masyarakat. Selain itu, kemudahan transaksi selama acara juga difasilitasi melalui layanan digital banking DIGI bank bjb, yang memungkinkan berbagai kebutuhan pembayaran dilakukan secara praktis dan cepat.

Tidak hanya menghadirkan layanan perbankan, bank bjb juga secara aktif melibatkan pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari ekosistem acara. Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung dalam setiap event memberikan dampak langsung terhadap sektor ekonomi lokal, mulai dari kuliner, transportasi, hingga berbagai produk kreatif khas daerah.

Pengalaman dari penyelenggaraan event sebelumnya seperti Bandoeng 10K, Tangerang 10K, dan Semarang 10K menunjukkan bahwa event olahraga mampu menghadirkan dampak ekonomi yang luas bagi kota penyelenggara. Ribuan peserta yang datang tidak hanya berlari, tetapi juga menghidupkan sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang.

Melalui penyelenggaraan The Ultimate10K Series, bank bjb ingin membangun sebuah ekosistem sport tourism yang menghubungkan kota-kota strategis tersebut dalam satu rangkaian aktivitas olahraga, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.

Dengan semangat tagline perusahaan “Tandamata Untuk Negeri”, bank bjb percaya bahwa sebuah lomba lari dapat menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Ia dapat menjadi ruang kolaborasi, panggung promosi pariwisata, penggerak ekonomi lokal, sekaligus simbol kebangkitan kota.

Momentum ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, serta masyarakat luas dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Mulai langkah pertamamu dengan menabung dan nikmati keseruan berlari di ajang The Ultimate10K Series. Yuk, manfaatkan promonya, karena setiap langkah dimulai dari satu tabungan di bank bjb!

Untuk informasi lebih lanjut terkait The Ultimate10K Series dapat mengakses www.bankbjb.co.id atau menghubungi call center bank bjb yaitu bjb Call 14049 serta mengikuti kanal media sosial resmi bank bjb @bankbjb dan kanal media sosial The Ultimate10K Series @ultimate.10kseries guna memperoleh pembaruan terkini seputar program dan kegiatan lainnya.

bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (KN-1)

HOT NEWS

Potret Kekayaan 7 Pengusaha di Kabupaten Kuningan

Kuningan News - Kabupaten Kuningan, meski dikenal dengan keindahan alam dan wisata pegunungannya, juga merupakan rumah bagi beberapa pengusaha yang sukses di berbagai sektor bisnis. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa Kuningan memiliki potensi ekonomi yang berkembang pesat, dipicu oleh inovasi dan ketekunan para pelaku usaha lokal. Salah satu sektor yang dominan di wilayah ini adalah ritel. Beberapa toserba besar menjadi andalan masyarakat Kuningan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para pengusaha yang sukses di sektor ini berhasil mengelola jaringan ritel yang luas dan berkontribusi signifikan terhadap roda perekonomian daerah. Keberhasilan mereka tak lepas dari strategi bisnis yang tepat dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Selain ritel, sektor properti dan konstruksi juga menjadi pilar penting bagi perekonomian Kuningan. Beberapa perusahaan besar di bidang ini terlibat dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya bermanfaat bagi daerah, tetapi...

Mengenal Desa Galaherang: Jejak Sejarah, Keindahan Alam, dan Kuliner Khas yang Menggoda

Kuningan News -  Desa Galahaerang merupakan salah satu desa yang berada di wilayah hukum Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan, awalnya merupakan suatu daerah yang merupakan pembukaan lahan oleh para pejuang Mataram yang berekspansi ke wilayah tersebut (Galaherang). Mereka mendirikan sebuah tempat pemukiman. Beberapa nama para pejuang yang dikenal bernama Syekh Jamaludin Malik. Ia mempunyai dua orang putra bernama Mbah Buyut Arsanudin dan Mbah Buyut Arsanata. Kedua orang inilah yang menjadi sosok dalam kisah cikal bakal terbentuknya nama Galaherang. Konon katanya, pada waktu itu Mbah Buyut Arsanata menancapkan sebuah tongkat dengan cara berjalan, tongkat itu dimaksud untuk mencari sumber mata air yang sekarang disebut sungai Cigalaherang. Desa Galaherang memiliki luas wilayah ±32 km², berada diketinggian 1000-1500 Mdpl dengan iklim tropis. Secara administratif terdiri dari 6 Rukun Warga dan 11 Rukun Tetangga yang dibagi dalam 6 Dusun. Desa ini memiliki popul...

Top 8 Penghasil Ubi Jalar di Kabupaten Kuningan

  Kuningan News - Kabupaten Kuningan dikenal memiliki potensi pertanian yang kaya, terutama dalam hal produksi ubi jalar. Daerah ini memiliki berbagai kecamatan yang berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan ubi jalar, baik untuk konsumsi lokal maupun regional. Berikut adalah tujuh kecamatan di Kabupaten Kuningan yang mencatat produksi tertinggi untuk komoditas ubi jalar. 1. Kecamatan Cilimus Kecamatan Cilimus berada di peringkat pertama sebagai penghasil ubi jalar terbesar di Kabupaten Kuningan. Dengan produksi sebesar 45.702 ton, Kecamatan Cilimus menyumbangkan hampir setengah dari total produksi ubi jalar di wilayah ini. Kondisi tanah yang subur dan teknik pertanian yang optimal menjadikan Cilimus sebagai sentra utama produksi ubi jalar. 2. Kecamatan Cigandamekar Posisi kedua ditempati oleh Kecamatan Cigandamekar dengan total produksi mencapai 28.966 ton. Daerah ini dikenal dengan pertanian yang beragam dan kualitas ubi jalar yang baik, sehingga mampu bersaing dengan ...

Diwarnai Kontroversi VAR, Argentina Sukses Tumbangkan Mesir Lewat 'Comeback' Dramatis

Kuningan News – Kemenangan penuh drama Timnas Argentina atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 menyisakan polemik. Laga panas yang berakhir dengan Come Back ini diwarnai oleh sejumlah keputusan teknologi Video Assistant Referee (VAR) yang diprotes keras Mesir. Bertanding di Atlanta pada Selasa (7/7/2026), Argentina sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu sebelum akhirnya bangkit dan menang dengan skor tipis 3-2. Namun, sorotan utama tertuju pada jalannya babak kedua setelah gol Mesir dianulir dan klaim penalti mereka diabaikan wasit. Kontroversi pertama mencuat saat Mesir tengah memimpin 1-0 melalui skema serangan cepat. Pemain Mesir, Mostafa Zico, sempat menggetarkan jala gawang Argentina setelah menerima umpan matang dari sang kapten, Mohamed Salah. Akan tetapi, wasit François Letexier langsung melakukan peninjauan lewat layar VAR di pinggir lapangan. Wasit asal Prancis itu menganulir gol tersebut karena menilai telah terjadi pelanggaran oleh pemain Mesir dalam proses awa...

Kinerja Solid, Perseroan Bagikan Dividen sebesar Rp 900 miliar

Komisaris dan direkrsi bank bjb foto bareng Gubernur Jabar KDM usai RUPST tahun buku 2025, Selasa (28/4/2026). Kuningan News – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa (28/4/2026). Rapat berlangsung secara hybrid, dengan kehadiran fisik terbatas di Bale Pakuan (Gedung Negara Pakuan), Bandung serta partisipasi daring melalui platform eASY.KSEI. Sebagai institusi keuangan yang mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, bank bjb mengundang seluruh pemegang saham untuk turut serta dalam forum strategis ini. RUPST menjadi wadah penting dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada arah dan pertumbuhan perusahaan ke depan. Tujuh agenda utama telah disusun untuk dibahas dan diputuskan dalam RUPST kali ini. Agenda-agenda tersebut disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan, usulan pemegang saham utama, serta kepentingan strategis korporasi dalam men...

Berdiri 22 Tahun, Toko Gehenna Awalnya Melapak Buku Bekas di Sekitaran Plaza (1)

Toko Buku Gehenna di Jalan Dipati Ewangga No. 11 Kebumen-Kuningan, Sabtu (13/8/2022). (Foto: Tri Asep) Kuningan News  - Pada awalnya Gehenna menjual buku bekas dengan melapak di sekitaran plaza Kuningan (sekarang Taman Kota). Setahun kemudian, Gehenna pindah ke ruko yang berada di Jalan Dipati Ewangga. "Awalnya ngelapak, jual buku-buku bekas. 2001 pindah ke sini, nyewa ruko," jelas Maya. Gehenna mengalami perkembangan yang pesat sampai tahun-tahun berikutnya menyewa dua ruko tambahan. "2002 nambah lagi ruko, 2003 nambah satu lagi," kata Maya. Maya menjelaskan toko buku ini adalah satu-satunya toko buku yang khusus menjual buku di Kuningan. Memang ada juga toko buku lain seperti Aksara dan Dua-Dua, tetapi keduanya selain menjual buku juga menjual ATK (Alat Tulis Kantor). "Selain ini itu Aksara sama Dua-Dua. Tapi itu selain jual buku, jual alat tulis juga," jelasnya. Dari pengamatan reporter Kuningan News , koleksi buku di Gehenna juga lebih lengkap, karena ...

Islam Menciptakan Rasa Aman

  Asep Kamaludin SIP. Kuningan News - Dewasa ini rasa aman telah menjadi sesuatu yang sulit dicapai. Di banyak tempat terjadi kekacauan, kekerasan, teror, ketidak-adilan, ketimpangan yang kesemuanya mempengaruhi pikiran manusia, hingga berdampak pada ketidak-nyamanan dan ketidak-amanan. Padahal, setiap orang mendambakan kondisi dan suasana aman.  Rasa aman adalah salah satu kebutuhan dasar manusia, yang jika dikalkulasi lebih berharga daripada kesehatan. Seseorang yang sakit mungkin dapat tertidur, tetapi yang takut, dapat dipastikan tidak dapat tidur, mungkin hanya sekedar hilang kantuknya saja. Bagi yang sakit bisa merasa aman dan tidak merasakan penyakitnya, akan tetapi bagi yang tidak merasa aman, walaupun sehat, ia akan merasa terganggu hidupnya. Secara etimologi perkataan  aman  berasal dari bahasa Arab yang memiliki akar kata dan pengertian sama dengan  iman  dan  amanah . Tidak terlalu sulit menemukan ketiga kata tersebut dalam al-Qur’an. A...