Langsung ke konten utama

Misi Ganda Bandung bjb Tandamata Hadapi JPE


Kuningan News – Setelah cukup memuaskan di dua seri pembuka putaran pertama Proliga musim ini, tim bolavoli putri Bandung bjb Tandamata siap memaksimalkan momentum pada seri ketiga yang berlangsung di GOR Sibalulungan, Sijalak Harupat, Bandung, Jawa Barat pada 22–25 Januari 2026. Tidak sekadar sukses menjadi tuan rumah, tim kebanggaan Jawa Barat itu juga bertekad 'menyapu kemenangan' di seri kali ini demi meningkatkan performa jelang putaran kedua, seraya menjaga asa lolos ke final four.


"Dari hasil, kami cukup puas, grafik permainan maupun mental mengalami peningkatan yang cukup signifikan, walaupun masih ada beberapa hal yang akan terus kami tingkatkan salah satunya komunikasi antar pemain di lapangan. Menjadi tuan rumah tentunya menjadi keuntungan bagi kami. Dijadikan momentum untuk bisa menampilkan permainan terbaik di hadapan publik sendiri," jelas Manager Tim Bandung bjb Tandamata, Drs. Asep Sukmana, M. Si, merujuk pencapaian Cindy Tiara Berliyan dan kolega sejauh ini. 


Selain mensukseskan seri kali ini sebagai tuan rumah, Bandung bjb Tandamata juga bertekad 'menyapu kemenangan' di dua laga yang akan mereka lakoni, yakni melawan Jakarta Pertamina Enduro (JPE), Kamis (22/01/26), 19.00 WIB dan Gresik Phonska Pupuk Indonesia (GPP), Minggu (25/22), 19.00 WIB. "Selain sukses menjadi tuan rumah, kami juga berharap bisa memenangi dua pertandingan baik melawan JPE maupun GPP. Dua kemenangan akan menjaga asa kami ke final four," tandasnya.


Hingga saat ini Bandung bjb Tandamata berapa di posisi ketiga klasemen sementara kelompok putri dengan tujuh poin dari empat laga. Tim di bawah naungan bank bjb itu tertinggal satu angka dari Jakarta Electric PLN (JEP) di posisi kedua. Sedangkan GPP masih bertengger di pucuk klasemen dengan poin sempurna dari tiga laga. Sedangkan Jakarta Popsivo Polwan (JPP) dan JPE menguntit di posisi keempat dan kelima dengan enam dan lima poin dari tiga laga. Adapun Medan Falcons (MFN) di posisi keenam dengan satu poin dari empat laga, disusul Jakarta Livin Mandiri (JLM) sebagai juru kunci tanpa poin dari tiga laga. 


Ambisi sapu kemenangan sejatinya nyaris diukir Bandung bjb Tandamata pada seri terakhir di Medan. Namun 'dewi fortuna' belum berpihak kepada mereka. Kali ini, hal itu tidak ingin lagi disia-siakan Pelatih Kepala Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang Matulessy. Namun ia juga meminta anak-anak asuhnya untuk fokus satu per satu. Risco bahkan sudah mempelajari karakter permainan JPE yang kerap andalkan Megawati Hangestri Pertiwi beserta duo legiun asing mereka, Wilma Salas dan Iana Shcherban dalam menyerang.


"Pertamina mempunyai dua pemain asing dan megawati sebagai motornya. Kita akan antisipasi ketiga pemain tersebut dan kita sudah mempelajari kelebihan dan kelemahan pertahanan mereka. Kita punya dua middle blocker yang akan kita maksimalkan dan dua pemain asing kita," tegas Risco yang memastikan seluruh pemainnya siap mengerahkan kemampuan terbaiknya. 


"Kita sudah drilling pemain muda, mempertajam skill mereka dan memupuk kepercayaan diri mereka. Untuk tidak terulang kesalahan di seri sebelumnya saya sudah tekankan untuk main lepas, lupakan kekalahan yang lalu, siap-siap untuk kemenangan di Bandung.  Kita harus bertarung, berusaha dengan keras untuk memudahkan kita keempat besar," tegas Pelatih Timnas bolavoli putri edisi 2022 lalu itu. 


Selain kerja keras dan evaluasi secara menyeluruh, dukungan dari para suporter juga diharapkan bisa lebih mendongkrak ambisi para pemain dalam menyapu kemenangan di depan publik sendiri. "Tidak ada kata yang tidak mungkin. Usaha dan doa insyaallah bisa terwujud. Dengan dukungan suporter mudah-mudahan bisa membakar semangat pemain," lanjutnya. 


"Kami sudah berupaya mengantisipasi tentang antusiasme para suporter khususnya pencinta voli di kawasan Bandung dan sekitarnya. Saya harap ini tidak menjadi beban. Sebaliknya, jadi motivasi bagi para pemain untuk menampilkan permainan terbaik dan meraih kemenangan," timpal Asep. 


Kendati ada pemain yang belum sembuh dari sakit. Namun Risco berharap hal itu tidak mengurangi semangat para pemain dalam memburu kemenangan di setiap pertandingan. Hal senada juga diungkapkan Calista Maya yang sudah belajar dari kesalahan di seri sebelumnya untuk tampil menjanjikan di depan publik sendiri. "Saya dan tim sangat mempersiapkan diri di setiap pertandingan, baik di sesi latihan, ataupun saat meeting strategi. Semua kami berlatih bagaimana cara menghadapi lawan-lawan selanjutnya," tegas Calista.


Outside hitter Bandung bjb Tandamata itu juga siap untuk bisa menjadi pembeda di setiap pertandingan dan membantu tim meraih kemenangan di depan masyarakat Jawa Barat. "Harus siap dan harus bisa menampilkan yang terbaik sebagai tuan rumah," tuntas pemain yang juga mengagumi sosok libero Phonska, Nandita Ayu Salsabila dalam hal ketenangan dan mentalitas bertanding untuk memenangi setiap pertandingan itu.


Pertandingan antara Bandung bjb Tandamata melawan JPE merupakan laga perdana bagi kedua tim pertemuan musim ini. Namun sepanjang sejarah pertemuan kedua tim sejak Januari 2023, kedua tim sudah bertemu sebanyak sembilan kali. Bandung bjb Tandamata lebih mendominasi dengan lima kemenangan, sementara sisanya dimenangkan oleh JPE. Terakhir kali kedua tim bertemu pada 15 Februari 2025 dan kemenangan menjadi miliki Bandung bjb Tandamata dengan skor 3-1 (25-23, 25-20, 21-25, 28-26). (KN-1)

HOT NEWS

Potret Kekayaan 7 Pengusaha di Kabupaten Kuningan

Kuningan News - Kabupaten Kuningan, meski dikenal dengan keindahan alam dan wisata pegunungannya, juga merupakan rumah bagi beberapa pengusaha yang sukses di berbagai sektor bisnis. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa Kuningan memiliki potensi ekonomi yang berkembang pesat, dipicu oleh inovasi dan ketekunan para pelaku usaha lokal. Salah satu sektor yang dominan di wilayah ini adalah ritel. Beberapa toserba besar menjadi andalan masyarakat Kuningan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para pengusaha yang sukses di sektor ini berhasil mengelola jaringan ritel yang luas dan berkontribusi signifikan terhadap roda perekonomian daerah. Keberhasilan mereka tak lepas dari strategi bisnis yang tepat dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Selain ritel, sektor properti dan konstruksi juga menjadi pilar penting bagi perekonomian Kuningan. Beberapa perusahaan besar di bidang ini terlibat dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya bermanfaat bagi daerah, tetapi...

Dapat Banpem, TBM Hipapelnis Kuningan Gelar Pelatihan Wicara Publik

Kuningan News – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Hipapelnis Kuningan bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, menggelar Pelatihan Gelar Wicara Publik (Public Speaking) di ruang Perpustakaan Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) pada Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai latar belakang, yang antusias untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum. Dalam acara tersebut, Widia Rindi Antika, seorang alumni UBHI, berhasil meraih penghargaan sebagai Peserta Terbaik. Sementara itu, Carmelita de Fatima Bobo, mahasiswi UBHI asal Timor Leste, meraih Juara ke-3 dan mendapatkan penghargaan khusus sebagai penerima manfaat kategori Penutur Bahasa Asing. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UBHI dan menunjukkan kualitas mahasiswa yang siap bersaing di tingkat internasional. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan hangat dari Jaenal Mutakin, Ketua TBM Hipap...

Belajar Menjadi Lucu di Standupindo Kuningan

Penampilan Iman Ugoz saat show Kolam Komentar pada tahun lalu. (Instagram: @standupindo_kng) Kuningan News - Stand-up comedy  atau komedi tunggal mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia ketika Kompas TV mengadakan kompetisi bernama SUCI (Stand Up Comedy Indonesia) pada tahun 2011. Kompetisi SUCI masih berlangsung hingga saat ini, sekarang sudah masuk musim ke-11. Stand-up comedy semakin melejit saat stasiun TV besar, Indosiar, mulai mengadakan kompetisi serupa dengan nama Stand Up Comedy Academy (SUCA) pada tahun 2015. Berbarengan dengan diadakannya kompetisi stand-up comedy pertama di Indonesia, maka pada tanggal 13 Juli 2011 didirikan juga komunitas Standupindo oleh Ernest Prakasa, Ryan Adriandhy, Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono, dan Isman H. Suryaman. Saat ini, komunitas Standupindo memiliki berbagai cabang-cabang komunitas di hampir seluruh kota di Indonesia. Salah satunya adalah Standupindo Kuningan.  Standupindo Kuningan adalah komunitas stand-up comedy di Kabupaten K...

Kinerja Solid, Perseroan Bagikan Dividen sebesar Rp 900 miliar

Komisaris dan direkrsi bank bjb foto bareng Gubernur Jabar KDM usai RUPST tahun buku 2025, Selasa (28/4/2026). Kuningan News – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa (28/4/2026). Rapat berlangsung secara hybrid, dengan kehadiran fisik terbatas di Bale Pakuan (Gedung Negara Pakuan), Bandung serta partisipasi daring melalui platform eASY.KSEI. Sebagai institusi keuangan yang mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, bank bjb mengundang seluruh pemegang saham untuk turut serta dalam forum strategis ini. RUPST menjadi wadah penting dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada arah dan pertumbuhan perusahaan ke depan. Tujuh agenda utama telah disusun untuk dibahas dan diputuskan dalam RUPST kali ini. Agenda-agenda tersebut disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan, usulan pemegang saham utama, serta kepentingan strategis korporasi dalam men...

Ciremai dalam Taruhan: Menggugat Kebijakan Kepala Balai TNGC di Tengah Ancaman Bencana DAS

Maun Kusnandar/ Ciremai Resilience Initiative. Kuningan News -  Di balik podium ruang jumpa pers, Senin (23/12/2025), Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Toni Anwar, S.Hut, memaparkan statistik yang sekilas tampak sebagai prestasi: tutupan lahan diklaim naik dari 53% menjadi 80%. Namun, paparan ini justru memicu gelombang tanya dari publik. Di tengah klaim keberhasilan tersebut, alarm bencana hidrologi di wilayah Ciayumajakuning justru berbunyi lebih kencang, mengungkap jurang antara angka birokrasi dan realitas ekologi. Mempertanyakan Integritas Kebijakan Balai Publik kini mulai menyoroti arah kebijakan yang diambil oleh Kepala Balai TNGC. Poin yang paling krusial adalah sikap "netralitas" Balai terhadap proyek strategis seperti geothermal. Pertanyaannya: Apakah Balai TNGC berfungsi sebagai benteng perlindungan hutan, atau sekadar fasilitator regulasi bagi kepentingan investasi? Sikap netral ini dianggap sebagai ancaman bagi fungsi hidrologis Ciremai. J...

Kepsek Dipanggil Dewan, Guru-guru Sekolah Boleh Urunan Bayar TGR Temuan BPK, Mau?

Keterangan pers Komisi IV DPRD Kuningan.  Kuningan News -   Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan kembali memanggil sejumlah Kepsek yang lembaganya menjadi temuan BPK, dan dituntut pengembalian, Tuntutan Ganti Rugi (TGR). Pemanggilan Kepsek dilakukan pada Rabu (8/4/2026) kemarin. Nampak hanya beberapa Kepsek saja yang dipanggil oleh dewan, dan dipintai keterangan. Pasca pemanggilan Kepsek, banyak hal diungkap Komisi IV DPRD dalam konferensi pers, seusai-nya pertemuan. Anggota komisi IV nampak lengkap, mulai dari Hj Neneng, Yaya, H Uci, Nurcholis, Satria, Devi, hingga Rudi Permana. Dalam tanya jawab dengan awak media, terungkap juga bahwa Kepsek -meskipun baru-, tetap harus bertanggung jawab pengembalian anggaran sesuai rekomendasi BPK, karena berposisi sebagai pengguna anggaran.  Bahkan yang cukup prihatin, penggantian anggaran itu tidak boleh diambil dari dana operasional sekolah semacam BOS. Justru, tidak dilarang secara formal jika gantj rugi itu bersumber dari uang pribad...

Kades Pajambon Blak-blakkan Soal Penyebab Longsor di Kawasan Cilengkrang

  Kuningan News - Peristiwa longsor yang terjadi pada Rabu (14/5/2025), diduga diakibatkan oleh adanya limpahan buangan air dari kawasan Arunika yang menyebabkan semakin terkikisnya tebing di wilayah pembuangan tersebut.   Hal itu diungkapkan Kepala Desa Pajambon, Dra. Nani Ariningsih, kala ditemui kuningannews.com, Jumat (16/5/2025). Ia mengatakan, insiden tersebut merupakan kali kedua yang terjadi di wilayah Lembah Cilengkrang, Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya. "Longsor kemarin merupakan akibat dari pembangunan yang dilakukan di sebelah selatan lembah, tepatnya di area proyek wisata Arunika dan ini merupakan yang kedua kalinya. Dulu terjadi pas bulan puasa," tutur Nani.  Dia mengakui, longsor yang kedua kalinya ini lebih parah ketimbang longsor pertama. Nani merasakannya setelah banyak pembangunan kawasan wisata. “Yang sekarang lebih parah dari yang pas bulan puasa. Padahal sebelum adanya banyak pembangunan kawasan wisata di atasnya tidak pernah ada kejadian l...