Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Maung Bandung Hadapi Ratchaburi FC di Babak 16 Besar AFC Champions League, Ini Jadwalnya!

Jadwal AFC Champions League Two Kuningan News - Persib Bandung satu-satunya wakil Indonesia di babak 16 besar AFC Champions League Two, telah dipastikan akan bertemu Ratchaburi FC dari Thailand. Drawing yang berlangsung baru-baru ini membawa kabar gembira bagi bobotoh Persib Bandung yang merasa optimis akan menang dan melaju ke 8 Besar. AFC merilis jadwal pertandingan pertama antara Persib Bandung dan Ratchaburi FC dijadwalkan akan berlangsung pada 11 Februari 2026 di Dragon Solar Park Thailand. Kemudian, leg kedua akan diselenggarakan pada 18 Februari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, markas Persib di Bandung. Salah satu Bobotoh Persib asal Kuningan Aris Doray mengungkapkan rasa optimisnya menjelang pertandingan ini. Dengan kemampuan dan komposisi tim yang mumpuni dirinya yakin Persib bisa taklukan Rajatchaburi FC. "Insyaallah saya yakin Persib bisa menang melawan Ratchaburi FC, kualitas Persib saat ini luar biasa," tutur Aris Rabu (31/12/2025). Jadwal AFC Champion...

Tak Hanya Cirebon, Hujan Deras Minim Resapan Air Sebabkan Banjir Di Beberapa Wilayah, Mahasiswa Ini Pertanyakan Peran Pemerintah

Hujan deras sebabkan bankir di beberapa wilayah Kuningan-Cirebon Kuningan News - Beberapa hari yang lalu Kabupaten Cirebon mengalami banjir yang berdampak terhadap salah satu toserba dan banyak rumah terdampak. Terkait peristiwa ini Haerul Tamami Pengurus Bidang Keilmuan Ikatan Mahasiswa Kuningan Wilayah Cirebon (IMK Wil. Cirebon) memberikan tanggapan serius terkait dampak bencana tersebut. Arif menyebutkan banjir di akhir tahun 2025 ini sangat mengkhawatirkan dan perlu menjadi renungan bersama. Ini menjadi PR yang harus diselesaikan segera mengingat pentingnya kebijakan yang berpihak terhadap lingkungan. “Bencana ini harus direnungkan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya para pemangku kewenangan, ini jadi PR dalam mimpi buruk malam tahun baru,” tuturnya Rabu (31/12/2025).  Banjir yang melanda Cirebon menjadi pertanyaan besar terkait limpahan air yang berasal dari Kuningan yang secara geografis berada diatas Cirebon. Namun tak hanhya itu beberapa hari berselang pada S...

Resmi Dikukuhkan Laskar Benteng Indonesia Hadir Di Kuningan

Resmi Dikukuhkan Laskar Benteng Indonesia Hadir Di Kuningan Kuningan News - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Benteng Indonesia (LBI) Kabupaten Kuningan resmi dikukuhkan, Minggu (28/12/2025) di RM Saung Mewah, Jl Bojong - Cilimus, Kuningan. Acara pengukuhan dan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) serta Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Laskar Benteng Indonesia se-Kabupaten Kuningan berlangsung khidmat. Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Kuningan dan Ketua Umum Laskar Benteng Indonesia. Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani SH MKn, menyampaikan apresiasinya atas terbentuk dan dikukuhkannya kepengurusan LBI di Kabupaten Kuningan. Ia menuturkan bahwa tidak ada kata terlambat dalam membangun organisasi yang bertujuan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Alhamdulillah, tadi Kabupaten Kuningan telah ada pengukuhan dan pelantikan pengurus Laskar Benteng Indonesia. Kuningan menjadi kabupaten ke-16 di Jawa Barat. Kami berharap organisasi ini dapat berkolaborasi dengan pemerintah d...

Innalillahi! Warga Desa Purwasari Ditemukan meninggal di Sawah

Warga Desa Purwasari Ditemukan meninggal di Sawah Kuningan News   - Seorang pria berusia 60 tahun ditemukan meninggal dunia di area sawah Dusun Wage Desa Purwasari Kecamatan Garawangi pada Minggu (28/12/2025). Korban, yang diketahui bernama Dedi Rukandi, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada pagi hari. Penemuan jenazah Dedi oleh warga setempat mengejutkan masyarakat. Menurut keterangan dari pihak kepolisian yang melakukan identifikasi, Dedi merupakan warga Dusun Puhun, Desa Purwasari.  Salah satu aparat Desa Purwasari Sugandi yang menjabat sebagai Kasi Pemerintahan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan keadaan Dedi bukan disebabkan oleh tindakan kekerasan atau pembunuhan.  "Ini bukan termasuk kasus pembunuhan, melainkan akibat penyakit yang sudah diketahui oleh keluarga dan warga," jelas Sugandi. Dedi diduga mengalami serangan jantung dan beberapa penyakit bawaan yang menjadi penyebab kematiannya. Hal ini diperkuat dengan informasi Dedi telah menderita pen...

Libur Nataru, Arunika Mulai Dipenuhi Wisatawan Luar Daerah

Arunika Mulai Dipenuhi Wisatawan Luar Daerah Kuningan News - Memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi di Kabupaten Kuningan mulai meningkat. Salah satunya terjadi di kawasan wisata sekaligus tempat nongkrong Arunika Eatery yang berlokasi di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur. Pantauan di lokasi menunjukkan, Arunika mulai dipadati pengunjung baik dari dalam daerah maupun luar Kuningan. Kawasan wisata yang berada di jalur Cigugur-Palutungan itu menyuguhkan panorama alam dengan latar Gunung Ciremai yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana liburan. Arunika Eatery dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bernuansa Jepang di Kuningan. Konsep tersebut terlihat dari desain bangunan, ornamen, interior, hingga pelayanan dan kostum pramusaji yang mengusung budaya Jepang. Tak heran jika kawasan ini kerap dijuluki sebagai “Jepangnya Kuningan”. Pada momen libur Natal dan Tahun Baru, pihak pengelola juga memberika...

Persib Bandung Dingin Di Puncak Klasemen Pasca Tekuk PSM Lewat Sundulan Andrew Patrick Jung

Persib Bandung VS PSM Makasar   Kuningan News  -   Kemenangan ini membawa Persib Bandung sementara menduduki posisi puncak klasemen sementara BRI Super League Liga 1. Dalam laga terakhir tahun 2025 Maung Bandung taklukan PSM Makassar dengan skor 1-0 atas sundulan ciamik Jung pada menit ke 26.  Pertandingan berlangsung di Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (27/12/2025) pukul 19.00 WIB. Keberhasilan ini menjadi penutup yang manis bagi Persib di tahun 2025. Tim yang dikenal dengan julukan "Maung Bandung" menunjukkan performa luar biasa dan impresif selama tahun ini. Salah satu Bobotoh asal Kuningan Aris Dorai menyatakan rasa syukurnya atas capaian Maung Bandung. Kemenangan ini tidak hanya berarti tambahan poin, tetapi juga menjadi motivasi bagi tim untuk tetap berada dalam tren positif menuju posisi juara. "Saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras seluruh tim, baik pemain maupun official. Ini adalah tiga poin yang sangat berharga,” ujarnya. Persib Bandung kini...

Sah! Pasca Konferancab PAC IPNU Cidahu Punya Nahkoda Anyar

Konferancab PAC IPNU Cidahu Kuningan News - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Cidahu resmi memasuki babak baru. Pergantian kepemimpinan ini ditandai dengan berakhirnya masa jabatan ketua sebelumnya Rekan Roby Zulfa dan terpilihnya Rekan Dimas Rio sebagai ketua baru melalui forum Konferensi Anak Cabang IV. Masa kepemimpinan Roby Zulfa di PAC IPNU Cidahu mencatatkan berbagai inovasi. Selama kepemimpinannya berbagai program kerja telah sukses dilaksanakan, yang semuanya berfokus pada peningkatan kapasitas pelajar, pembentukan karakter, dan pengembangan soft skill. “Dalam kepengurusan saya alhamdulilah beberapa inovasi diciptakan semoga ini bisa dilanjutkan di kepengurusan selanjutnya,” tuturnya Sabtu (27/12/2025) Di antara program unggulan yang diinisiasi oleh kepemimpinan sebelumnya adalah Diskusi Pelajar Interaktif (DISPERAKTIF).  “Program Disperaktif ini memberikan ruang bagi para pelajar untuk berdiskusi dan mengembangkan intelektual merek...

Nataru Aman dan Tertib, KDM Tekankan Perayaan Tanpa Kembang Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Kuningan News - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengeluarkan surat edaran nomor 186/PT.10.11.02/SATPOL PP tentang kesiapsiagaan menghadapi masa libur perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026. Surat edaran tersebut ditujukan untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat selama periode libur panjang. Surat edaran itu diterbitkan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6.1/9548/SJ, yang mengatur langkah-langkah pengamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru di seluruh wilayah Indonesia. Dalam surat edarannya, Gubernur yang akrab disapa KDM itu mengimbau masyarakat agar merayakan Nataru secara sederhana, tertib, aman, dan bertanggung jawab. “Masyarakat untuk memberikan empati kepada yang terkena musibah serta merayakan Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 secara sederhana, tertib, aman, dan bertanggung jawab,” ujar KDM dalam surat edarannya. Imbauan tersebut juga ditujukan ...

Libur Nataru, Ipukan Highland Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan

Resto Ipukan Highlan d Kuningan News - Resto Ipukan Highland yang berlokasi di wilayah Cisantana, Kabupaten Kuningan, mulai didatangi wisatawan di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini. Tempat nongkrong dengan panorama alam Gunung Ciremai tersebut menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga maupun sahabat. Penanggung jawab Ipukan Highland, Sartika Sari, mengatakan pihak pengelola telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan pengunjung menjelang pergantian tahun. “Yang pasti karyawan kita tambah, karena tahun baru itu biasanya ramai. Untuk yang lain-lain, kami sudah berdiskusi menjelang tahun baru,” ujar Sartika, Jumat (26/12/2025). Ipukan Highland juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung, termasuk area khusus untuk kegiatan keluarga maupun organisasi seperti gathering, arisan, hingga pertemuan komunitas. Area tersebut tersedia dalam konsep outdoor dan indoor, sehingga pengunjung tetap dapat menikmati keindahan alam seki...

Perbedaan Teologi dan Fiqih antara Syiah dan Sunni

Pendahuluan Perbedaan teologis dan fiqih antara Syiah dan Sunni bukan sekadar perbedaan ritualistik, melainkan hasil sejarah panjang pembentukan otoritas keagamaan : Syiah dan Sunni, dinamika politik pasca wafatnya Rasulullah, perkembangan metodologi hukum dan dalam konteks modern, serta implikasi geopolitik global.  Memahami perbedaan ini secara utuh sangat penting, bukan hanya untuk memahami interaksi intra-umat, tetapi juga untuk membaca arah geopolitik dunia Islam dalam isu-isu mendesak seperti Palestina, hegemoni regional, dan konflik global.¹ 1. Fondasi Epistemologis: Imamah vs. Syura Syiah Imamiyah menempatkan imamah sebagai bagian inti akidah dan kelanjutan dari misi kenabian. Imamah bukan sekadar jabatan politik, melainkan “otoritas ilahiah” yang diyakini ma‘shum dan menjadi hujjah atas umat.  Al-Kulaini dalam al-Kāfi menegaskan bahwa perkataan Imam adalah hujjah sebagaimana perkataan Rasulullah.² Sunni, sebaliknya, memandang kepemimpinan sebagai wilayah ijtihad manus...

Ketegasan Polemik Alih Fungsi Lahan Masih Tersendat RTRW, Harus Tunggu Dari Provinsi

H Udin Kusnaedi. Kuningan News – Polemik alih fungsi lahan di Kuningan terpaku pada salah satu regulasi yang sampai saat ini belum di sahkan yaitu RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah) dan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang). Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kuningan, H. Udin Kusnaedi mengungkapkan saat ini Kabupaten Kuningan masih menunggu pengesahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dari pemerintah provinsi.  Dalam wawancaranya beberapa waktu kebelakang H. Udin menjelaskan pentingnya RTRW bagi pengembangan daerah. Ia menyatakan proses RTRW ini sangat krusial, terutama untuk zonasi wilayah peruntukan yang akan ditetapkan oleh pemerintah daerah.  “Terkait RTRW kami dari Partai Amanat Nasional Kabupaten Kuningan beberapa tahun yang lalu itu juga mengusulkan agar RTRW dan RDTR itu disahkan,” tandasnya. Menurutnya pengesahan RTRW di Kuningan tidak bisa dilakukan secara terpisah dari RTRW dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang ditetapkan oleh provinsi. Hingga kini Pemerintah...

Getir.. Pemilik Rumah Ceritakan Kronologi Kediamannya Hangus Dilahap si Jago Merah; Kebakaran di Desa Mekarsari

Pemilik rumah terbakar di Desa Mekarsari Kecamatan Cipicung. Kuningan News - Dengan ekspresi yang biasa, tak meneteskan air mata, mungkin sebenarnya tengah menguatkan diri, Wasriti, pemilik rumah di Desa Mekarsari Kecamatan Cipicung, bercerita awal mula ia tahu rumahnya mengalami kebakaran hebat, hingga barang di dalamnya ludes, Sabtu (27/12/2025) siang tadi. Saat evakuasi pasca pemadaman, ia bahkan sesekali membantu melakukan pemindahan material dari dalam rumah. Tidak menjerit, tidak juga terlihat lemah lunglai, nampaknya ia sudah memasrahkan diri pada yang kuasa, sembari yakin ada gantinya. Tidak kecil, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 146 jutaan lebih. " Ke ge kagentosan (Nanti juga keganti harta terbakar)," kata Wasriti, saat diwawancara sekilas di rumah tetangganya, pasca pemadaman. Dikatakannya, saat kejadian itu rumahnya tengah kosong. Hal yang nampaknya masih bisa ia syukuri dari kejadian tersebut. Warsiti sendiri tengah membantu memasak di rumah tetan...

Bakal Berlaga ASEAN Para Games 2026 di Thailand, 3 Atlet Kuningan Dikunjungi Bunda Ela Saat Pelatnas, Beri Pesan Menyentuh.....

Bunda Ela mengunjungi atlet Kuningan di Pelatnas. Kuningan News - Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, bertolak ke Kota Solo untuk mengunjungi atlet asal Kabupaten Kuningan yang mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dan tengah mempersiapkan diri menghadapi ASEAN Para Games 2026 di Thailand, Jumat (26/12/2025) . Dalam kunjungan itu, Bunda Ela, sapaan akrabnya, menyapa langsung atlet disabilitas Kuningan dari tiga cabang olahraga, yakni atletik, angkat berat, dan bulu tangkis bagian dari kontingen Indonesia. Ia menyampaikan pesan motivasi agar mereka tetap percaya diri dan fokus menjalani proses latihan. “Kalian bukan atlet biasa. Kalian adalah simbol perjuangan, ketekunan, dan harapan. Keterbatasan bukanlah penghalang untuk mengharumkan nama bangsa,” ujarnya. Ia menuturkan, perjuangan atlet disabilitas tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. “Bertandinglah deng...

Ancaman Bencana Ciremai, Yoga Minta TNGC dan Pemdes di Sekitar Lereng Gunung Turun ke Titik Rawan!

Yoga Sunandar. Kuningan News - Mahasiswa asal Cisantana, yang juga pemerhati kebijakan publik, Yoga Sunandar, melontarkan kritik pedas terhadap pengelolaan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan lambannya respons Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menghadapi ancaman bencana.  Ia menilai, Kuningan sudah terlalu lama berada di zona nyaman sehingga kehilangan sensitivitas terhadap krisis lingkungan. “Kuningan ini sudah lama merasa aman. Padahal TNGC seharusnya jadi benteng lingkungan. Kalau pengelolaannya lemah, dampaknya ke mana-mana,” ujar Yoga, Sabtu (27/12/2025). Secara khusus, Yoga menyoroti fenomena diamnya lembaga-lembaga daerah, sampai ke tingkat desa, yang dianggapnya tidak peka saat intensitas hujan meningkat. Ia menuding aparat yang seharusnya melakukan pengawasan lapangan, namun ada yang justru terkesan pasif. “Kita pertanyakan kerja lembaga daerah desa ini. Di saat musim hujan begini, apakah kerja mereka hanya duduk diam di kantor sambil scroll TikTok saja? Jangan samp...

Mengawal Ciremai dari Batas Kewenangan yang Nyata

Dadan Satyavadin,  pemerhati kebijakan . Kuningan - Perdebatan mengenai masa depan Gunung Ciremai sering kali terseret terlalu jauh ke kritik kebijakan pusat. Kritik tersebut sah dalam kerangka struktural, namun kurang efektif bila tidak dibarengi dengan pengawalan serius pada ruang kebijakan yang justru paling dekat dengan dampak ekologis: wilayah penyangga. Secara hukum, kawasan Taman Nasional memang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Namun, realitas ekologis Ciremai tidak berhenti di pal batas taman nasional. Tekanan terbesar justru datang dari luar kawasan inti: alih fungsi lahan, tata ruang desa yang longgar, pengelolaan air yang tidak terintegrasi, serta aktivitas ekonomi di lereng yang berada dalam lingkup kewenangan pemerintah daerah. Di sinilah peran pemerintah daerah menjadi krusial. Bukan untuk mengambil alih kewenangan pusat, tetapi untuk memastikan bahwa zona penyangga benar-benar berfungsi sebagai penyangga, bukan sebagai titik awal degradasi. Perda tata ru...

"Masih Ada Sekitar 600 WNI yang Terdampar di Kamboja...."

Pendampingan memulangkan korban TPPO. Kuningan News - Pasca 9 Warga Negara Indonesia (WNI) korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pulang dari Kamboja termasuk yang dari Maleber, Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) mengiucap terima kasih sebesar-besarnya pada kepolisian.  Hal itu disampaikan langsung pentolan MPK, Yusuf Dandi Asih, yang selama 21 hari ke belakang, terus memperjuangkan kepulangan warga Kuningan yang viral di medsos mengaku terjebak di Kamboja. "Alhamdulillah..  9 Korban TPPO telah berhasil diselamatkan Desk Ketenagakerjaan DirTipidter Bareskrim Mabes Polri," ucapnya, Sabtu (27/12/2025). Para korban, kata Yusuf, sampai di Indonesia pukul 19.42 WIB menumpangi pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 475, pesawat sempat dellaay 1 jam dari jadwal yang ditentukan. "DirTipidter akan terus mengungkap dan mengejar para agen dugaan TPPO Kamboja, karena diduga masih ada sekitar 600 orangan WNI yang terdampar di Kamboja. 9 korban TPPO yang kali ini dis...

“Tolong Jaga Atletnya, Jangan Sampai Setelah Dibina dengan Baik, Justru Pindah saat Porprov,”

Rakerkab KONI Kabupaten Kuningan tahun 2025. Kuningan News - Pesan tegas untuk menjaga atlet jelang Porprov disampaikan Ketua Harian KONI Jabar, Brigjen TNI (Purn) Dr. Arief Prayitno, S.I.P, SH, M. Hum, di momen Rakerkab KONI Kabupaten Kuningan, Sabtu (27/12/2025). Mulanya ia menegaskan, Rakerkab merupakan kewajiban organisasi sesuai AD/ART yang harus dimanfaatkan untuk membaca capaian dan tantangan pembinaan olahraga di daerah. “Rakerkab bukan sekadar agenda rutin, tetapi ruang evaluasi dan perencanaan agar pembinaan olahraga berjalan terarah,” ujarnya. Terkait persiapan Porprov, KONI Jabar mengingatkan pentingnya penetapan target prestasi yang realistis di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Namun, keterbatasan tersebut diharapkan tidak mengurangi semangat dan profesionalisme pembinaan. KONI Jabar juga menaruh perhatian pada perlindungan atlet unggulan daerah agar tidak berpindah menjelang Porprov. “Tolong jaga atletnya. Jangan sampai setelah dibina dengan baik, justru pindah saat ...

Rumah "One Piece" di Desa Mekarsari Kebakaran, Kerugian Capai Ratusan Juta

Kebakaran di Desa Mekarsari Kecamatan Cipicung, Sabtu (27/12/2025). Kuningan News - Salah satu rumah warga Desa Mekarsari Kecamatan Cipicung mengalami kebakaran hari ini, Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.  Rumah bergambar logo bajak laut di anime One Piece itu, milik keluarga Warsiti yang beralamat di RT 4 RW 2. Kebakaran sendiri sontak saja membuat heboh warga setempat.  Pemadaman sempat dilakukan secara gotong royong oleh warga sebelum akhirnya benar-benar bisa padam oleh petugas Damkar Kuningan, dibantu personil TNI dan Polri.  Nampak hadir dalam pemadaman, Camat Cipicung Deni Hamdani, Bhabinkamtibmas Agus, Babinsa, aparat desa dan warga Mekarsari, serta menyusul anggota PLN.  Kepala Damkar Kuningan didampingi Camat, Polisi dan TNI. Saat kebakaran, keluarga Warsiti tengah tidak berada di rumah. Karenanya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerugian yang ditanggung cukup besar, lebih dari 100 juta Lantaran, meski area kebakaran rumah sekit...

Susun Arah Pembinaan Olahraga, KONI Kuningan Gelar Rakerkab 2025

Rakerkab KONI Kabupaten Kuningan 2025. Kuningan News - Menyongsong agenda terdekan jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Tahun 2025. Selain kebutuhan jelang Porprov, Rakerkab ini juga jadi ajang evaluasi organisasi dan menyusun arah pembinaan olahraga menjelang  Rakerkab KONI Kabupaten Kuningan sendiri digelar di D’Jons Pool Family Billiard & Cafe, Sabtu (27/12/2025) pagi ini. Kegiatan diikuti jajaran pengurus KONI, 36 cabang olahraga, serta organisasi badan fungsional seperti PERWOSI, BAPOR KORPRI, dan BAPOSI. Ketua Umum KONI Kabupaten Kuningan, H. Trias Andriana, mengatakan, penguatan sistem pembinaan atlet yang terarah dan berkelanjutan menjadi fokus utama organisasi. Mengusung tema “Tingkatkan Pembinaan untuk Meraih Prestasi Olahraga Kabupaten Kuningan”, Rakerkab disebut sebagai penegasan visi KONI dalam membangun prestasi olahraga daerah yang ko...

Ciremai dalam Taruhan: Menggugat Kebijakan Kepala Balai TNGC di Tengah Ancaman Bencana DAS

Maun Kusnandar/ Ciremai Resilience Initiative. Kuningan News -  Di balik podium ruang jumpa pers, Senin (23/12/2025), Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Toni Anwar, S.Hut, memaparkan statistik yang sekilas tampak sebagai prestasi: tutupan lahan diklaim naik dari 53% menjadi 80%. Namun, paparan ini justru memicu gelombang tanya dari publik. Di tengah klaim keberhasilan tersebut, alarm bencana hidrologi di wilayah Ciayumajakuning justru berbunyi lebih kencang, mengungkap jurang antara angka birokrasi dan realitas ekologi. Mempertanyakan Integritas Kebijakan Balai Publik kini mulai menyoroti arah kebijakan yang diambil oleh Kepala Balai TNGC. Poin yang paling krusial adalah sikap "netralitas" Balai terhadap proyek strategis seperti geothermal. Pertanyaannya: Apakah Balai TNGC berfungsi sebagai benteng perlindungan hutan, atau sekadar fasilitator regulasi bagi kepentingan investasi? Sikap netral ini dianggap sebagai ancaman bagi fungsi hidrologis Ciremai. J...

9 WNI Korban TPPO dipulangkan dari Kamboja, Termasuk Suami-Istri asal Maleber

Pemulangan korban TPPO Kamboja. Kuningan News - Sembilan (9) Warga Negra Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan Bareskrim Polri ke tanah air. Kesembilan orang tersebut diduga korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kamboja. Diantara mereka, diantaranya termasuk pasangan suami istri asal Dusun Babakan Lor, Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Pemulangan korban TPPO itu, disambut langsung Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar M Si yang diundang langsung oleh Bareskrim Polri pada acara konferensi pers pemulangan Pekerja Migran Indonesia dari Kamboja di Mabes Polri, Jumat (26/12/2025) malam, setelah mereka tiba dengan selamat di Jakarta sekitar pukul 20.00 WIB. Bupati Dian  menyampaikan rasa syukur, juga apresiasi atas keberhasilan Polri dalam menyelamatkan dan memulangkan warga Kabupaten Kuningan yang menjadi korban TPPO. “Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, masyarakat, dan keluarga korban menyampaikan apresiasi, penghargaan, serta uca...

Istri Bupati Kalah, PC Muslimat NU Kuningan Dinahkodai Hj Juju

Bendera Muslimat NU. Kuningan News - Mengejutkan. Istri orang pertama di Kabupaten Kuningan, kalah dalam kontestasi pemilihan Ketua PC Muslimat NU Kuningan, pada Rabu (24/12/2025) kemarin. Ya, Hj Ela Dian, istri Bupati Dian Rachmat Yanuar M Si, harus legowo dalam kontestasi tersebut karena suaranya tertinggal dari Hj Juju Juariah (Hj Juju Ajat). Berdasarkan hasil rekapitulasi, Hj Juju mendapat dukungan 22 suara dari total 32 hak pilih. Sementara Hj Ela hanya mendapat 8 suara. Dua kandidat lainnya, Hj Dedeh dan Hj Tuti Rusilawati, sama-sama mendapat 1 suara. Hj Juju sendiri merupakan kader senior di Muslimat NU. Sayangnya, kala dikonfirmasi, Hj Juju mengaku belum bisa banyak berkomentar karena belum dilantik. Ia optimis Muslimat NU bisa lebih baik ke depan. "Mohon doa'na abdi tiasa amanah (mohon doanya saya bisa amanah," jawabnya dalam pesan singkat. Fenomena di PC Muslimat NU sendiri cukup membuat banyak pihak kaget. Pasalnya, tidak menyangka istri Bupati Kuningan kalah ...

Banjir Cirebon Gara-gara Ciremai Gundul? BTNGC Minta Lihat Penyebab Banjir Secara Komprehensif, Komitmen Terus Lakukan Penghijauan

Peningkatan luasan tutupan lahan. Kuningan News - Banjir yang menimpa sebagian wilayah Cirebon dan diasosiasikan limpahan dari Gunung Ciremai karena berada di hilir/bawah gunung, tidak diamini begitu saja oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC). Bahkan, tudingan BTNGC tidak kerja yang disampaikan salah satu tokoh Cisantana, dijawab TNGC dengan data-data. Kepala BTNGC Toni Anwar, melalui Humas Ady Sularso, menjelaskan bahwa sejak alih fungsi dari hutan produksi dan lindung menjadi kawasan konservasi (TN Gunung Ciremai tahun 2004) atas dorongan DPRD dan Pemda Kabupaten Kuningan serta Majalengka, telah dilakukan kegiatan rehabilitasi/pemulihan ekosistem. Pemulihan, kata pihak BTNGC, sudah dilakukan seluas 5.395,673 ha (periode 2009 s.d 2024) dengan jenis endemik seperti beringin, salam,puspa,jamuju,petag, dll dan  jenis MPTS  seperti duren, jengkol, nangka, petai, jambu, dll (maksimal 10% dari tanaman endemik) yang dapat memberikan manfaat bagi satwa liar dan juga manusi...