Langsung ke konten utama

5 Desa Terkaya di Kuningan Berdasarkan DD

 


Kuningan News
- Kabupaten Kuningan, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, dikenal sebagai salah satu kabupaten yang memperoleh perhatian besar dari pemerintah dalam hal alokasi Dana Desa. Dana Desa ini diberikan dengan tujuan untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan di desa-desa, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan infrastruktur di wilayah pedesaan. Dari sekian banyak desa yang ada di Kabupaten Kuningan, terdapat beberapa desa yang menonjol karena menerima Dana Desa dalam jumlah besar.

Seperti dilansir dari berbagai portal media di Kabupaten Kuningan. Dana Desa yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada desa-desa di Kabupaten Kuningan bervariasi jumlahnya, bahkan beberapa dessa lainnya tidak mencapai angka 1 milyar. Kendari beberapa desa menerima alokasi yang jauh lebih besar dibandingkan desa lainnya. Berikut adalah lima desa di Kabupaten Kuningan yang menerima Dana Desa terbesar:

1. Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang : Rp. 1.768.833.000
2. Desa Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu : Rp. 1.717.075.000
3. Desa Pagundan, Kecamatan Lebakwangi : Rp. 1.629.185.000
4. Desa Ancaran, Kecamatan Kuningan : Rp. 1.597.161.000
5. Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi : Rp. 1.570.420.000

Dengan alokasi Dana Desa yang besar, desa-desa ini memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai sektor, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal. Dana tersebut memungkinkan pemerintah desa melakukan proyek pembangunan seperti perbaikan jalan, pembangunan fasilitas umum, pengadaan air bersih, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat. Dana yang signifikan ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan layanan publik dan mengurangi tingkat kemiskinan di desa.

Salah satu manfaat utama dari Dana Desa adalah peningkatan pembangunan infrastruktur. Desa-desa penerima dana besar di Kabupaten Kuningan memanfaatkan dana tersebut untuk memperbaiki jalan desa, membangun jembatan, serta meningkatkan fasilitas publik lainnya. Dengan adanya infrastruktur yang baik, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi.

Selain pembangunan fisik, Dana Desa juga berperan penting dalam mendukung sektor ekonomi. Desa-desa yang menerima alokasi dana besar dapat mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi lokal, seperti pelatihan keterampilan kerja bagi masyarakat, pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM), serta bantuan bagi sektor pertanian dan peternakan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat di desa.

Pengelolaan Dana Desa yang transparan dan akuntabel menjadi kunci dalam memastikan dana ini benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Pemerintah desa diharapkan dapat melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengawasan penggunaan dana, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan oleh semua pihak. Dengan pengelolaan yang baik, desa-desa yang mendapatkan dana besar ini memiliki potensi untuk menjadi desa yang lebih maju dan mandiri.

Secara keseluruhan, Dana Desa yang besar menjadi salah satu modal utama bagi desa-desa di Kabupaten Kuningan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat, dana tersebut diharapkan dapat membawa perubahan positif dan mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Kuningan. (KN-9)

HOT NEWS

Dua Pabrik Sepatu Dapat Menyerap Belasan Ribu Tenaga Kerja

  Kuningan News – Dua pabrik sepatu berskala multinasional direncanakan bakal berdiri di Kabupaten Kuningan. Hal itu diamini Kepala DPUTR Kuningan I Putu Bagiasna MT. Ia mengamini, ada setidaknya 3 perusahaan besar yang melirik Kuningan sebagai pabrik, dimana dua diantaranya adalah pabrik sepatu, sementara satu adalah pabrik garmen. Putu Bagiasna, mulanya menjelaskan progress Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang saat ini tinggal menunggu Persub. Dalam draft Revisi RTRW itu, dimuat beberapa wilayah yang dicanangkan Pemkab Kuningan sebagai KPI (Kawasan Peruntukan Industri). Putu menjamin, KPI itu berada di lahan tidak produktif seperti Cidahu, Cimahi, serta sebagian Kecamatan Japara. “RTRW kami belum direvisi sejak 15 tahun lalu. Terakhir Perda 26 tahun 2011. Kami berharap,  tahun ini kita akan merevisi pekerjaan besar, RTRW 2026-2046,” kata Putu Kamis (25/9/2026). Di dalam revisi RTRW tersebut, sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat serta tingkat kebutu...

Potret Kekayaan 7 Pengusaha di Kabupaten Kuningan

Kuningan News - Kabupaten Kuningan, meski dikenal dengan keindahan alam dan wisata pegunungannya, juga merupakan rumah bagi beberapa pengusaha yang sukses di berbagai sektor bisnis. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa Kuningan memiliki potensi ekonomi yang berkembang pesat, dipicu oleh inovasi dan ketekunan para pelaku usaha lokal. Salah satu sektor yang dominan di wilayah ini adalah ritel. Beberapa toserba besar menjadi andalan masyarakat Kuningan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para pengusaha yang sukses di sektor ini berhasil mengelola jaringan ritel yang luas dan berkontribusi signifikan terhadap roda perekonomian daerah. Keberhasilan mereka tak lepas dari strategi bisnis yang tepat dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Selain ritel, sektor properti dan konstruksi juga menjadi pilar penting bagi perekonomian Kuningan. Beberapa perusahaan besar di bidang ini terlibat dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya bermanfaat bagi daerah, tetapi...

Ketua Parpol Didominasi Pria, Jika Amih Tuti Ketua Gerindra Maka Jadi Daya Tarik

Kuningan News - Panasnya suhu di internal Gerindra Kuningan seiring momen bursa ketua partai, memantik pihak luar turut mengeluarkan pandangannya. Salah satunya, Soejarwo, pengamat daerah yang kerap memantau pergerakan politik di kota kuda.  "Saya melihat sekarang ini ketua parpol di Kuningan didominasi kaum pria. Nah, kalau Amih Tuti (Hj Tuti Andriani) yang ditunjuk, maka ini bakal jadi daya tarik tersendiri," ujar pria yang akrab disapa Mang Ewo itu, Senin (12/10/2026).  Keberadaan sosok perempuan sebagai pucuk pimpinan parpol terlebih sebagai sosok pimpinan eksekutif (wakil bupati), menurut dia, juga akan mengingatkan masyarakat terhadap sosok Almarhumah Hj Utje Ch Suganda saat memimpin Kuningan, dengan sentuhan lembut keibuan. "Wajar kalau akan banyak pihak yang gerah dan terusik jika Amih Tuti yang terpilih. Karena banyak kelebihannya. Patut diduga keras, ada yang akan merasa "kurang nyaman", jika DPP Gerindra akhirnya mempercayakan kepadanya untuk menjadi...

Kinerja Solid, Perseroan Bagikan Dividen sebesar Rp 900 miliar

Komisaris dan direkrsi bank bjb foto bareng Gubernur Jabar KDM usai RUPST tahun buku 2025, Selasa (28/4/2026). Kuningan News – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa (28/4/2026). Rapat berlangsung secara hybrid, dengan kehadiran fisik terbatas di Bale Pakuan (Gedung Negara Pakuan), Bandung serta partisipasi daring melalui platform eASY.KSEI. Sebagai institusi keuangan yang mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, bank bjb mengundang seluruh pemegang saham untuk turut serta dalam forum strategis ini. RUPST menjadi wadah penting dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada arah dan pertumbuhan perusahaan ke depan. Tujuh agenda utama telah disusun untuk dibahas dan diputuskan dalam RUPST kali ini. Agenda-agenda tersebut disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan, usulan pemegang saham utama, serta kepentingan strategis korporasi dalam men...

Eksis di Kuningan, Pengurus DPD Laskar Gibran Gelar Rapat Internal, Bahas Penguatan Struktur Organisasi

Kuningan News - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Gibran Kabupaten Kuningan menggelar rapat internal pada Selasa (7/4/2026) kemarin. Rapat digelar di kediaman pengurus DPW Laskar Gibran, Sangga Maulana Ilham, tepatnya di Desa Karangmangu Kecamatan Kramatmulya. Ketua Hery DPW LG Jabar memberikan mandat melalui Sangga Maulana Ilham, kepada Afif Saepul Milah untuk diamanahi sebagai Ketua DPD Laskar Gibran Kabupaten Kuningan. Ia ditarget untuk bisa menunjukkan “jejak” di 100 hari kerja. Sementara, DPW Jabar Bidang Media dan Informasi Komunikasi Publik Sangga Maulana Ilham menyatakan pembentukan struktural DPD Laskar Gibran Kuningan untuk mengawal program Prabowo Gibran sampai daerah. “Intinya mengawal kebijakan pemerintah Kabupaten Kuningan dan memperkuat jaringan sampai tingkat desa,” ucapnya “Total 27 anggota DPD dilantik, mungkin akan bertambah lagi, kita ada pembina dan pelindung calon yang sudah kita siapkan tapi kita belum bisa mengeluarkan nama untuk pembina dan pelindung. ...

PKB Kuningan Kian Terbuka, Mantan Aktivis hingga Tokoh Non-Muslim Ramai-Ramai “Log In”

Muscab PKB di Grand Cordela, Minggu (5/4/2026), (foto: muhammad ragil arraqiib) Kuningan News – Bursa kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan belakangan ini dimasuki kader mantar aktivis. Partai yang identik dengan basis nahdliyin tersebut kini semakin menunjukkan wajah barunya sebagai partai yang terbuka. Banyak mantan aktivis mahasiswa hingga tokoh muda dari berbagai latar belakang mulai menyatakan ketertarikannya untuk bergabung atau "log in" ke partai tersebut. Drs. H. Ujang Kosasih, Ketua PKB Kuningan, menyebut PKB saat ini adalah wadah bagi seluruh warga negara tanpa melihat latar belakang organisasi maupun agama. Fenomena menarik perhatian adalah bergabungnya sejumlah nama besar dari kalangan aktivis muda, seperti Sadam Husain. Ada anak muda dari kalangan Muhammadiyah, NU, hingga mantan aktivis dari organisasi mahasiswa seperti, PMII dan GMNI yang ikut merapat. “Alhamdulillah di Muscab kali ini dalam rangka menyusun struktur DPC ke depan 202...

Dari Pabrik ke Panggung DMD, Ricky Riantika, Pemuda Asal Cipetir yang Gigih Kejar Mimpi Jadi Bintang Dangdut

Kuningan News – Mimpi besar bisa lahir dari mana saja, termasuk dari sebuah desa keil di Kuningan. Itulah yang dibuktikan oleh Ricky Riantika, atau yang akrab disapa Iky (24). Pemuda asal Desa Cipetir, Kecamatan Lebakwangi, ini tengah mencuri perhatian lewat keberaniannya menembus ketatnya persaingan di dunia hiburan nasional. Nama Iky mungkin awalnya hanya dikenal di jagat TikTok melalui konten-konten cover lagu yang ia unggah secara konsisten. Namun, langkahnya tak berhenti di media sosial saja. Pada 28 Maret 2026 lalu, Ikyy memberanikan diri untuk tampil dalam ajang pencarian bakat bergengsi, DMD (Dangdut Mania Dadakan). Meski belum berhasil keluar sebagai juara, pengalaman tersebut menjadi tonggak sejarah penting dalam karier bermusiknya. “Iya alhamdulillah aktu tannggal 28 maret kemarin, ikut dmd ya walaupun tidak sampai jadi juara cuman aku ingin terus mendalami dan berkiprah lewat karya Aku di dunia seni musik ini,” tuturnya kala diwawancara Kamis (9/4/2026). Baginya, kegagalan...