Langsung ke konten utama

Perpustakaan "Insan Cita" Desa Kertayasa Bukan Sekadar Tempat Membaca Buku

Anak-anak sekolah dasar sedang mengoperasikan komputer di Perpustakaan "Insan Cita" Desa Kertayasa, Senin (8/8/2022). (Foto: Tri Asep)


Kuningan News - Perpustakaan "Insan Cita" Desa Kertayasa yang pada tahun 2021 kemarin meraih juara kedua Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat bukan sekadar tempat membaca dan meminjam buku. Perpustakaan ini juga mengadakan kegiatan bimbingan belajar, pelatihan kerajinan dan kewirausahaan, kursus komputer, serta perlombaan.

Hal tersebut dikarenakan Perpustakaan Insan Cita merupakan implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Perpustakaan berbasis inklusi sosial adalah program dari Dinas Perpustakaan Nasional yang bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya.

Salah satu pelatihan yang diadakan Perpustakaan Insan Cita adalah program Petani Milenial, program yang diisi oleh petani-petani muda desa, sekarang sudah bisa membuat pupuk organik secara mandiri. Langkah-langkah pembuatan pupuk organik tersebut petani dapatkan dari literatur yang tersedia di perpustakaan.

"Contohnya program Petani Milenial. Sekarang sudah bisa membuat semua (pupuk)-nya secara organik. Itu semua berdasarkan literatur buku yang ada. Jadi perpustakaan berbasis inklusi sosial tidak hanya sekadar baca dan pinjam buku," jelas Arief Amarudin, Kepala Desa Kertayasa, Senin (8/8/2022).

Perpustakaan tersebut juga mengadakan kursus komputer gratis untuk anak-anak. Pengajarnya adalah pengurus perpustakaan dan staf Desa Kertayasa itu sendiri.

"Kita buka kursus komputer gratis untuk anak-anak sekolah dasar. Waktunya seminggu dua kali. Kita bagi waktu, pagi sampai siang kita kerja di desa, siang sampai sore kita berbagi tugas untuk mengajar les komputer," jelas Siti Rohanah, Kepala Perpustakaan Insan Cita, Senin (8/8/2022).

Selain itu, perpustakaan mengadakan bimbingan belajar untuk anak-anak sekolah dasar. Bimbingan belajar dilakukan ketika jam istirahat atau setelah jam pulang sekolah.

"Kita adakan bimbel, mentornya dari kita-kita juga. Kalau misalkan ada anak yang belum bisa membaca, kita ajarkan di sini," jelas Siti.

Selain program untuk pemuda dan anak-anak, ada juga program yang diperuntukkan untuk ibu-ibu, yaitu pelatihan pembuatan kerajinan.

"Kita adakan kegiatan membuat bunga, kan ibu-ibu pada seneng tuh. Sebelumnya baca dulu, nanti baru praktik," ungkapnya.

Kepala Desa Kertayasa mengungkapkan ke depannya Perpustakaan Insan Cita akan mengadakan saung baca. Setiap saung yang ada di Desa Kertayasa akan disediakan buku-buku agar masyarakat dapat membaca tanpa perlu ke perpustakaan.

"Ke depannya kita akan mengadakan saung baca. Setiap saung akan disediakan buku-buku. Jadi masyarakat tidak sekadar main HP, tapi juga membaca," ungkap Arief. (Tri Asep/bersambung)

HOT NEWS

Potret Kekayaan 7 Pengusaha di Kabupaten Kuningan

Kuningan News - Kabupaten Kuningan, meski dikenal dengan keindahan alam dan wisata pegunungannya, juga merupakan rumah bagi beberapa pengusaha yang sukses di berbagai sektor bisnis. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa Kuningan memiliki potensi ekonomi yang berkembang pesat, dipicu oleh inovasi dan ketekunan para pelaku usaha lokal. Salah satu sektor yang dominan di wilayah ini adalah ritel. Beberapa toserba besar menjadi andalan masyarakat Kuningan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para pengusaha yang sukses di sektor ini berhasil mengelola jaringan ritel yang luas dan berkontribusi signifikan terhadap roda perekonomian daerah. Keberhasilan mereka tak lepas dari strategi bisnis yang tepat dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Selain ritel, sektor properti dan konstruksi juga menjadi pilar penting bagi perekonomian Kuningan. Beberapa perusahaan besar di bidang ini terlibat dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya bermanfaat bagi daerah, tetapi...

Dapat Banpem, TBM Hipapelnis Kuningan Gelar Pelatihan Wicara Publik

Kuningan News – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Hipapelnis Kuningan bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, menggelar Pelatihan Gelar Wicara Publik (Public Speaking) di ruang Perpustakaan Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) pada Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai latar belakang, yang antusias untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum. Dalam acara tersebut, Widia Rindi Antika, seorang alumni UBHI, berhasil meraih penghargaan sebagai Peserta Terbaik. Sementara itu, Carmelita de Fatima Bobo, mahasiswi UBHI asal Timor Leste, meraih Juara ke-3 dan mendapatkan penghargaan khusus sebagai penerima manfaat kategori Penutur Bahasa Asing. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UBHI dan menunjukkan kualitas mahasiswa yang siap bersaing di tingkat internasional. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan hangat dari Jaenal Mutakin, Ketua TBM Hipap...

APDESI Kuningan Perkuat Sinergi dengan Bupati, Dukung Program Strategis Pusat hingga Daerah

Pertemuan APDESI Kuningan dengan Bupati Kuningan, Rabu (24/12/2025). Kuningan News - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kuningan menggelar sebuah pertemuan dengan Bupati Kuningan, Rabu (24/12/2025), bertempat di Kantor APDESI Kabupaten Kuningan. Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergitas antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan dari pusat hingga daerah. Ketua APDESI Kabupaten Kuningan, Henny Rosdiana, menekankan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung program-program pemerintah pusat. Dengan sinergitas antara APDESI dan pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi, kami siap mendukung program-program baik dari pusat hingga ke daerah. Penyampaian aspirasi pun telah kami sepakati dilakukan secara elegan dan konstruktif,” ujar Henny. Ia menegaskan komitmen APDESI untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam men...

Kepsek Dipanggil Dewan, Guru-guru Sekolah Boleh Urunan Bayar TGR Temuan BPK, Mau?

Keterangan pers Komisi IV DPRD Kuningan.  Kuningan News -   Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan kembali memanggil sejumlah Kepsek yang lembaganya menjadi temuan BPK, dan dituntut pengembalian, Tuntutan Ganti Rugi (TGR). Pemanggilan Kepsek dilakukan pada Rabu (8/4/2026) kemarin. Nampak hanya beberapa Kepsek saja yang dipanggil oleh dewan, dan dipintai keterangan. Pasca pemanggilan Kepsek, banyak hal diungkap Komisi IV DPRD dalam konferensi pers, seusai-nya pertemuan. Anggota komisi IV nampak lengkap, mulai dari Hj Neneng, Yaya, H Uci, Nurcholis, Satria, Devi, hingga Rudi Permana. Dalam tanya jawab dengan awak media, terungkap juga bahwa Kepsek -meskipun baru-, tetap harus bertanggung jawab pengembalian anggaran sesuai rekomendasi BPK, karena berposisi sebagai pengguna anggaran.  Bahkan yang cukup prihatin, penggantian anggaran itu tidak boleh diambil dari dana operasional sekolah semacam BOS. Justru, tidak dilarang secara formal jika gantj rugi itu bersumber dari uang pribad...

Ritual Cingcowong Tampil Di Panggung Jabar! Ini Sejarah dan Fakta Menarik Salah Satu Kearifan Lokal di Kuningan

Kuningan News – Dalam pertunjukan unjuk kabisa di rangkaian Pasanggiri Mojang Jajaka Jawabarat tahun 2025, yang mana setiap perwakilan dari kabupaten/kota menampilkan tradisi dan kearifan lokal yang ada di daerahnya masing-masing. Kali ini perwakilan dari Kabupatenb Kuningan yaitu Dwinofa Agustin dan Kelvin Vanesa menampilkan Ritual Cingcowong, salah satu kearifan lokal khas Khuningan. Di tengah musim kemarau panjang yang melanda, masyarakat Desa Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, menggelar ritual adat unik yang dikenal dengan nama Cingcowong. Ritual ini memiliki makna mendalam dan menjadi simbol kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Cingcowong diyakini dapat memanggil hujan, memberikan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi kekeringan. Cingcowong melibatkan sebuah boneka perempuan yang terbuat dari batok kelapa dan bambu, dihias layaknya pengantin. Boneka ini menjadi pusat perhatian dalam prosesi ritual yang penuh warna dan keindahan...

Gagal Nyalip di Tikungan, Truk Bawa Ribuan Butir Telur Terbalik dan Hantam Pemotor di Jalur Haurkuning

Situasi pasca evakuasi truk oleng di Jalan Haurkuning, Kecamatan Kadugede, Rabu (8/4/2026), (foto: muhammad ragil arraqiib) Kuningan News – Truk bermuatan telur alami kecelakaan di turunan berkelok Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk dan satu sepeda motor terjadi, mengakibatkan seorang pengendara motor mengalami luka-luka. Peristiwa bermula saat sebuah mobil truk Mitsubishi yang dikemudikan oleh pria berinisial RAP (27) melaju dari arah Darma menuju Kadugede. Setibanya di lokasi kejadian yang kondisinya menurun dan menikung tajam ke arah kiri, pengemudi truk diduga memaksakan diri untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya dengan mengambil jalur kanan. Nahas, karena kurangnya antisipasi terhadap kondisi jalan yang menikung, truk justru kehilangan kendali dan oleng hingga akhirnya terbalik dan jatuh ke badan jalan sebelah kiri. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawana...

Inilah Safa Hafizhah, Miliki Segudang Prestasi Walaupun Masih Dini!

 Inilah Safa Hafizhah, Miliki Segudang Prestasi Walaupun Masih Dini! (foto: dok. safa ) Kuningan News - Miliki segudang prestasi, Safa Hafizhah yang kini masih berusia 14 tahun dan berasal di Jalan Veteran no 75 Kuningan. Ia banyak menunjukkan hobi yang berprestasi yang membawa dirinya menuju kejuaraan yang gemilang. Safa, yang merupakan siswa kelas 9 di SMPN 1 Kuningan, telah meraih berbagai kejuaraan dalam berbagai event perlombaan yang diikutinya. Safa Hafizhah memiliki segudang hobi yang mencerminkan bakat dan minatnya dan tak sedikit yang menjadi Juara. Ia sangat menyukai membaca puisi, teater, mendongeng, serta membaca sajak. Selain itu, Safa juga aktif dalam kegiatan fisik seperti lari, renang, dan mendaki gunung.  “Hobi-hobi ini bukan hanya untuk mengisi waktu, tetapi juga sebagai cara saya untuk mengekspresikan diri,” ungkapnya kala diwawancara kuningannews.com pada Jum’at (10/10/2025). Safa juga memiliki ketertarikan dalam bidang MC, biantara, dan voice over. Dengan...