Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kesehatan

23 Warga Pakembangan Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Ini

  Wabup Tuti Andriani tengok korban dugaan keracunan di RSUD 45 Kamis malam (25/12/2025). (foto : didin sanudin)  Kuningan News - Sebanyak 23 warga Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan tahlilan 40 hari di Desa Pakembangan, Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 19.45 WIB. Puluhan warga tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas setempat dan RSUD 45 Kuningan untuk mendapatkan penanganan medis. Para korban terdiri dari laki-laki dan perempuan yang sebelumnya mengonsumsi makanan dalam berkat (bingkisan) tahlilan. Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani SH MKn, turun langsung meninjau kondisi para pasien di RSUD 45 Kuningan. Ia menjelaskan rata-rata pasien mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dari acara tahlilan tersebut. “Tadi ada acara tahlilan ke-40 hari di Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi dan rata-rata pasien ini habis makan makanan dalam box berkat tahlilan. Isi berkat diantaranya ada mi...

Waduh, Sejumlah Dapur MBG di Kuningan Pilih Berhenti Operasional, Ternyata Karena....

Dapur Program MBG. Kuningan News - Meski dikatakan MBG akan terus berjalan saat libur sekolah, beberapa SPPG alias dapur MBG, mengumumkan henti operasional sementara jelang akhir tahun 2025.  Hal ini ternyata terjadi serentak nasional, termasuk di Kabupaten Kuningan. Alasannya, karena tersendat pencairan dari pusat. Itulah penjelasan yang disampaikan Korwil MBG Kabupaten Kuningan Nissa Rahmi, Rabu (24/12/2025) kemarin. Ia megaku, fenomena ini terus dilakukan follow up karena pencairan itu persoalannya dari Pusat. "Terkait SPPG yang henti operasional memang sedang banyak terjadi, tidak di Kuningan saja. Hal ini sudah sedang follow up dari beberapa hari yang lalu karena pencairan ini memang dari pusat, setiap hari dilakukan update SPPG mana saja yang dananya belum cair Dikatakan Nissa Rahmi, ada setidaknya 7 dapur MBG yang masih menunggu pencairan. Berikut daftarnya: 1. SPPG Kuningan Pancalang Kahiyangan 2. SPPG Kuningan Darma Jagara 3. SPPG Kuningan Kadugede Tinggar 4. SPPG Kuninga...

Satgas P3MBG Tekankan Kelengkapan Dokumen SPPG Maksimal 30 Desember 2025

Ketua Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan  U Kusmana S Sos M Si. Kuningan News - Ketua Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan, U Kusmana MSi, menekankan pentingnya kelengkapan dan ketepatan data administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung kelancaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (P3MBG) di Kabupaten Kuningan. Penegasan tersebut disampaikan U Kusmana melalui surat resmi nomor 000.7/4827/Bappeda yang bersifat penting terkait permintaan data kelengkapan dokumen SPPG, ditujukan kepada Koordinator SPPG Wilayah Kabupaten Kuningan serta seluruh Kepala SPPG se-Kabupaten Kuningan. U Kusmana menjelaskan pengumpulan data tersebut sangat dibutuhkan sebagai bagian dari proses verifikasi dan validasi data administrasi, sekaligus untuk mempercepat dan memastikan penyelenggaraan P3MBG berjalan optimal di Kabupaten Kuningan. “Dalam rangka percepatan dan memastikan kelancaran penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya terkait verifikasi dan validasi data administ...

GERCEP! Muspika Sindangagung Evaluasi MBG di Dapur SPPG Desa Balong Kecamatan Sindangagung

Kuningan News - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sindangagung yang terdiri atas Camat Sindangagung Devi Ardeni SSTP MSi, Kapolsek Garawangi yang diwakili oleh Kanit Intel Kecamatan Garawangi Bripka M Lili Ramli), Danramil Garawangi Kapten Julianto dan Kepala UPTD Puskesmas Sindangagung dr. Sri Widawati melaksanakan evaluasi Program MBG di dapur SPPG Desa Balong Kecamatan Sindangagung. Forkopimcam Sindangagung melakukan evaluasi dan pembinaan menyusul adanya pemberitaan yang beredar bahwa terdapat salah satu menu makanan berupa kacang yang diduga didalamnya terdapat busa rokok pada salah satu menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Camat Sindangagung Devi Ardeni SSTP MSi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi dan evaluasi lapangan,  bahwa busa rokok tersebut bersumber dari bahan makanan yang diterima dari pihak supplier, bukan berasal dari proses pengolahan di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Balong.  Sebelumnya, Kepala SPPG Balong, ...

Penjelasan Kepala Dapur MBG Balong Soal Nyempil Busa di Satu Bungkus Kacang Mercy

Kepala SPPG Sindangagung, Tedi Setiadi. Kuningan News - Kepala Dapur MBG Balong alias SPPG Sindangagung, Tedi Setiadi, menjelaskan secara rinci soal rame-rame dugaan busa nyempil di menu MBG, tepatnya di satu bungkus kacang mercy yang dibungkus. Pada awak media, Selasa (23/12/2025) malam, ia menerangkan bahwa laporan itu sudah masuk sejak awal. Karenanya, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua penerima. Saat koordinasi itulah, pihaknya segera mengambil jalan tengah, meminta maaf sekaligus bertanggung jawab mengganti dengan menu yang baru. Bahkan, kata Tedi, orang tua yang bersangkutan, juga mengaku tidak ada niatan menjelekkan MBG. Ia hanya niat sharing di grup. "Saya (segera) cek CCTV juga, (karena saat packing) malam itu saya ada di dapur," akunya. Yang ia pastikan, pertama memang tidak aktivitas merokok. Kedua yang bekerja adalah ibu-ibu. Sangat tidak mungkin busa itu bekas rokok relawan dapur MBG. Termasuk di CCTV pun aktivitas normal saja. Han...

Anggaran MBG Capai Rp Rp355 Miliar, Bupati Dian Ancam Tutup Dapur yang Tak Sesuai Aturan

Rapat Koordinasi Lintas Sektor P3MBG Kabupaten Kuningan. Kuningan News - Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, menyampaikan dengan adanya Perpres 115 tahun 2025, membuat Pemda lebih terlibat dalam pengawasan MBG . Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pendukung Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (P3MBG) di Aula Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan pada Senin (22/12/2025).  Bupati Dian tekankan pentingnya mematuhi aturan yang tertuang dalam Perpres Nomor 115 tahun 2025. Bupati Dian mengingatkan aturan ini adalah pedoman bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program makan bergizi.  “Saya ingin semua pihak membaca, memahami, dan melaksanakan aturan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya, di hadapan 127 pengelola dapur yang hadir sebagai peserta. Dian juga menjelaskan sebelumnya Pemda tidak bisa berperan banyak dalam pelaksanaan program ini. Namun, dengan adanya Perpres terbaru kini memiliki wewenang lebih dalam mengawas...

Minta Dapur MBG Segera Rampungkan PBG, SLHS dan IPAL, Bupati Dian "Pelototi" Anak Buah; Jangan Ada Meja-meja Lain!

Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si. Kuningan News – Bupati Dian sampaikan wanti-wanti jangan sampai ada meja-meja lain dalam proses mengeluarkan perizinan yang berkaitan dengan MBG. Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pendukung Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (P3MBG) di Aula Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan pada Senin (22/12/2025).  Dalam kesempatan itu, Bupati Dian menekankan pentingnya percepatan dalam penyelesaian beberapa program, termasuk PBG, SLHS, dan IPAL. Bupati Dian menargetkan agar semua hal terkait PBG rampung pada awal Januari 2026. Ia mengingatkan bahwa setiap SPPG yang belum mempunyai PBG harus segera dipercepat. “Kita target Januari harus sudah memiliki PBG, dan SLHS serta IPAL juga harus selesai,” tuturnya. Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala dinas dan perwakilan dari berbagai sektor yang terlibat dalam program tersebut. Bupati berharap kolaborasi yang baik antara semua pihak memudahkan pencapaian target yang ...

Mengular! Ribuan Warga Ngantri Daftar Jadi Relawan SPPG Nanggerang, Padahal Kebutuhannya Hanya 47 Orang

Antrian daftar seleksi relawan SPPG Nanggerang, Selasa (23/12/2025) Kuningan News – Pendaftaran peserta seleksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nanggerang yang berada di bawah naungan Yayasan Ruang Harapan Generasi (RHG) Foundation, diikuti antusias luar biasa oleh para pencari kerja. Ribuan peserta memadati lokasi seleksi untuk mendapatkan posisi relawan yang diinginkan pada Selasa (23/12/2025). Namun hanya 47 dari mereka yang akan terpilih menjadi pegawai di SPPG Nanggerang ini. Ketua Yayasan RHG Foundation Linda Fitriani mengungkapkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap seleksi ini. “Kami memang membutuhkan 47 relawan untuk berbagai posisi yang ada di dapur SPPG Nanggerang namun diluar prediksi ini sampai ribuan dari berbagai daerah datang kesini,” ujar Linda. Dalam seleksi ini semua posisi yang dibutuhkan sangat beragam dan terbuka untuk siapapun dimulai dari pengawasan hingga pengolahan bahan makanan. Beberapa posisi yang tersedia antara lain adalah Ahli Gizi,...