Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label News

Kolaborasi bank bjb dan Bank Kuningan Perkuat Perencanaan Dana Pensiun Pegawai

  bank bjb berkolaborasi dengan Bank Kuningan dalam upaya memperkuat perencanaan dana pensiun pegawai. (dok bank bjb) K uningan News -   Pensiun nyaman merupakan impian hampir setiap orang yang bekerja. Masa pensiun sering dipandang sebagai fase kehidupan yang ideal untuk menikmati hasil kerja keras selama puluhan tahun. Namun, kenyamanan tersebut tidak datang dengan sendirinya, melainkan memerlukan persiapan keuangan yang matang sejak dini. Tanpa perencanaan yang baik, banyak pekerja berpotensi mengalami penurunan kesejahteraan setelah berhenti bekerja. Oleh karena itu, keberadaan program dana pensiun menjadi solusi yang semakin relevan bagi para pekerja di berbagai sektor. Sebagai bank pembangunan daerah yang memberikan solusi keuangan bagi masyarakat, bank bjb terus memperluas akses layanan produk dana pensiun melalui berbagai kerja sama strategis dengan berbagai institusi. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pemanfaatan program ...

Maung Bandung Hadapi Ratchaburi FC di Babak 16 Besar AFC Champions League, Ini Jadwalnya!

Jadwal AFC Champions League Two Kuningan News - Persib Bandung satu-satunya wakil Indonesia di babak 16 besar AFC Champions League Two, telah dipastikan akan bertemu Ratchaburi FC dari Thailand. Drawing yang berlangsung baru-baru ini membawa kabar gembira bagi bobotoh Persib Bandung yang merasa optimis akan menang dan melaju ke 8 Besar. AFC merilis jadwal pertandingan pertama antara Persib Bandung dan Ratchaburi FC dijadwalkan akan berlangsung pada 11 Februari 2026 di Dragon Solar Park Thailand. Kemudian, leg kedua akan diselenggarakan pada 18 Februari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, markas Persib di Bandung. Salah satu Bobotoh Persib asal Kuningan Aris Doray mengungkapkan rasa optimisnya menjelang pertandingan ini. Dengan kemampuan dan komposisi tim yang mumpuni dirinya yakin Persib bisa taklukan Rajatchaburi FC. "Insyaallah saya yakin Persib bisa menang melawan Ratchaburi FC, kualitas Persib saat ini luar biasa," tutur Aris Rabu (31/12/2025). Jadwal AFC Champion...

Resmi Dikukuhkan Laskar Benteng Indonesia Hadir Di Kuningan

Resmi Dikukuhkan Laskar Benteng Indonesia Hadir Di Kuningan Kuningan News - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Benteng Indonesia (LBI) Kabupaten Kuningan resmi dikukuhkan, Minggu (28/12/2025) di RM Saung Mewah, Jl Bojong - Cilimus, Kuningan. Acara pengukuhan dan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) serta Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Laskar Benteng Indonesia se-Kabupaten Kuningan berlangsung khidmat. Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Kuningan dan Ketua Umum Laskar Benteng Indonesia. Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani SH MKn, menyampaikan apresiasinya atas terbentuk dan dikukuhkannya kepengurusan LBI di Kabupaten Kuningan. Ia menuturkan bahwa tidak ada kata terlambat dalam membangun organisasi yang bertujuan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Alhamdulillah, tadi Kabupaten Kuningan telah ada pengukuhan dan pelantikan pengurus Laskar Benteng Indonesia. Kuningan menjadi kabupaten ke-16 di Jawa Barat. Kami berharap organisasi ini dapat berkolaborasi dengan pemerintah d...

Libur Nataru, Arunika Mulai Dipenuhi Wisatawan Luar Daerah

Arunika Mulai Dipenuhi Wisatawan Luar Daerah Kuningan News - Memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi di Kabupaten Kuningan mulai meningkat. Salah satunya terjadi di kawasan wisata sekaligus tempat nongkrong Arunika Eatery yang berlokasi di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur. Pantauan di lokasi menunjukkan, Arunika mulai dipadati pengunjung baik dari dalam daerah maupun luar Kuningan. Kawasan wisata yang berada di jalur Cigugur-Palutungan itu menyuguhkan panorama alam dengan latar Gunung Ciremai yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana liburan. Arunika Eatery dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bernuansa Jepang di Kuningan. Konsep tersebut terlihat dari desain bangunan, ornamen, interior, hingga pelayanan dan kostum pramusaji yang mengusung budaya Jepang. Tak heran jika kawasan ini kerap dijuluki sebagai “Jepangnya Kuningan”. Pada momen libur Natal dan Tahun Baru, pihak pengelola juga memberika...

Sah! Pasca Konferancab PAC IPNU Cidahu Punya Nahkoda Anyar

Konferancab PAC IPNU Cidahu Kuningan News - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Cidahu resmi memasuki babak baru. Pergantian kepemimpinan ini ditandai dengan berakhirnya masa jabatan ketua sebelumnya Rekan Roby Zulfa dan terpilihnya Rekan Dimas Rio sebagai ketua baru melalui forum Konferensi Anak Cabang IV. Masa kepemimpinan Roby Zulfa di PAC IPNU Cidahu mencatatkan berbagai inovasi. Selama kepemimpinannya berbagai program kerja telah sukses dilaksanakan, yang semuanya berfokus pada peningkatan kapasitas pelajar, pembentukan karakter, dan pengembangan soft skill. “Dalam kepengurusan saya alhamdulilah beberapa inovasi diciptakan semoga ini bisa dilanjutkan di kepengurusan selanjutnya,” tuturnya Sabtu (27/12/2025) Di antara program unggulan yang diinisiasi oleh kepemimpinan sebelumnya adalah Diskusi Pelajar Interaktif (DISPERAKTIF).  “Program Disperaktif ini memberikan ruang bagi para pelajar untuk berdiskusi dan mengembangkan intelektual merek...

Libur Nataru, Ipukan Highland Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan

Resto Ipukan Highlan d Kuningan News - Resto Ipukan Highland yang berlokasi di wilayah Cisantana, Kabupaten Kuningan, mulai didatangi wisatawan di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini. Tempat nongkrong dengan panorama alam Gunung Ciremai tersebut menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga maupun sahabat. Penanggung jawab Ipukan Highland, Sartika Sari, mengatakan pihak pengelola telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan pengunjung menjelang pergantian tahun. “Yang pasti karyawan kita tambah, karena tahun baru itu biasanya ramai. Untuk yang lain-lain, kami sudah berdiskusi menjelang tahun baru,” ujar Sartika, Jumat (26/12/2025). Ipukan Highland juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung, termasuk area khusus untuk kegiatan keluarga maupun organisasi seperti gathering, arisan, hingga pertemuan komunitas. Area tersebut tersedia dalam konsep outdoor dan indoor, sehingga pengunjung tetap dapat menikmati keindahan alam seki...

Getir.. Pemilik Rumah Ceritakan Kronologi Kediamannya Hangus Dilahap si Jago Merah; Kebakaran di Desa Mekarsari

Pemilik rumah terbakar di Desa Mekarsari Kecamatan Cipicung. Kuningan News - Dengan ekspresi yang biasa, tak meneteskan air mata, mungkin sebenarnya tengah menguatkan diri, Wasriti, pemilik rumah di Desa Mekarsari Kecamatan Cipicung, bercerita awal mula ia tahu rumahnya mengalami kebakaran hebat, hingga barang di dalamnya ludes, Sabtu (27/12/2025) siang tadi. Saat evakuasi pasca pemadaman, ia bahkan sesekali membantu melakukan pemindahan material dari dalam rumah. Tidak menjerit, tidak juga terlihat lemah lunglai, nampaknya ia sudah memasrahkan diri pada yang kuasa, sembari yakin ada gantinya. Tidak kecil, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 146 jutaan lebih. " Ke ge kagentosan (Nanti juga keganti harta terbakar)," kata Wasriti, saat diwawancara sekilas di rumah tetangganya, pasca pemadaman. Dikatakannya, saat kejadian itu rumahnya tengah kosong. Hal yang nampaknya masih bisa ia syukuri dari kejadian tersebut. Warsiti sendiri tengah membantu memasak di rumah tetan...

Ancaman Bencana Ciremai, Yoga Minta TNGC dan Pemdes di Sekitar Lereng Gunung Turun ke Titik Rawan!

Yoga Sunandar. Kuningan News - Mahasiswa asal Cisantana, yang juga pemerhati kebijakan publik, Yoga Sunandar, melontarkan kritik pedas terhadap pengelolaan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan lambannya respons Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menghadapi ancaman bencana.  Ia menilai, Kuningan sudah terlalu lama berada di zona nyaman sehingga kehilangan sensitivitas terhadap krisis lingkungan. “Kuningan ini sudah lama merasa aman. Padahal TNGC seharusnya jadi benteng lingkungan. Kalau pengelolaannya lemah, dampaknya ke mana-mana,” ujar Yoga, Sabtu (27/12/2025). Secara khusus, Yoga menyoroti fenomena diamnya lembaga-lembaga daerah, sampai ke tingkat desa, yang dianggapnya tidak peka saat intensitas hujan meningkat. Ia menuding aparat yang seharusnya melakukan pengawasan lapangan, namun ada yang justru terkesan pasif. “Kita pertanyakan kerja lembaga daerah desa ini. Di saat musim hujan begini, apakah kerja mereka hanya duduk diam di kantor sambil scroll TikTok saja? Jangan samp...