Kuningan News

Jumat, 04 Desember 2020

David Nainggolan, Dandim yang Baru

 


Kuningan News – Letkol Czi Karter Joyi Lumi selaku Dandim 0615/Kuningan mendapatkan tugas yang baru di ibu kota. Ia pamit kepada para jurnalis yang selama ini meliput seputar kegiatan kodim, Jumat (4/12/2020).

Karter Joyi menyebutkan, tugasnya akan berpindah ke Pabandya-3/Dokturjuk dan Arsip Intel Spaban II/Minintel Sintelad di Jakarta. Posisinya itu akan ditempati Letkol Czi David Nainggolan ST yang sebelumnya bertugas di Dandenzibang I/III Bandung Zidam III/Siliwangi.

“Terima kasih banyak kepada teman-teman dari media. Selama ini telah membantu ekspos kegiatan-kegiatan di Kodim 0615/Kuningan selama kepemimpinan saya. Pergantian Komandan ini dalam rangka penyegaran organisasi di level pimpinan," ucapnya.

Letkol Joy berharap silaturahmi tetap terjalin meski terhalang waktu dan tempat. Ia juga meminta kepada wartawan untuk terus menjalin koordinasi yang baik saat kepemimpinan Komandan Kodim 0615/Kuningan yang baru.

Letkol Czi Karter Joyi Lumi (kiri) dan Letkol Czi David Nainggolan (kanan)

Dirinya berkeyakinan penggantinya akan mampu membawa Kodim Kuningan lebih baik. Ia mengenal betul siapa David yang pernah satu kesatuan, kinerjanya dinilai luar biasa.

Lantaran nanti bertugas di Jakarta, Karter Joyi meminta para jurnalis untuk tidak sungkan-sungkan main ke rumahnya jika kebetulan sedang berada di ibu kota. “Kalau kebetulan lagi di Jakarta, jangan sungkan untuk mampir, tinggal telepon saja,” serunya. (derium)


Pasien Covid-19 Alami Lonjakan, Giat Pendisiplinan Ditingkatkan


Kuningan News - Polres Kuningan, Kodim 0615 Kuningan, Sat Pol PP dan Dishub Kuningan meningkatkan giat pendisiplinan mengingat kota kuda ini mengalami lonjakan pasien Covid-19. Peningakatan pendisiplinan dilakukan dengan Giat OPS yustisi Pencegahan penyebaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) setiap hari. 

"Sudah dilaksanakan dari Maret 2020, untuk bulan sekarang tiap hari. Mengingat adanya lonjakan pasien covid, jadi giat pendisiplinan ditingkatkan," ujar Ipda Arif Rahmansyah selaku Perwira Pengendali kepada kuningannews.com Jumat (4/12/2020).

Giat OPS Yustisi itu dilaksanakan di depan Terminal Kadugede dimulai pukul 09.00 sampai dengan 11.00 WIB. Operasi dilakukan dengan mendisiplinkan pengendara yang tidak menggunakan masker serta himbauan di tempat keramaian untuk menggunakan masker, menjaga jarak serta mencuci tangan. Sanksi pun diberlakukan bagi pelanggar protokol kesehatan berupa teguran dan sanksi sosial. 

Ipda Arif menjelaskan operasi dilakukan dengan tindakan tegas namun humanis serta mengedepankan edukasi kepada masyarakat. 

"Tindakan tegas namun humanis. Ya, tidak boleh arogan, mengedepankan edukasi kepada masyarakat bahwa covid-19 nyata adanya dan berbahaya," tambahnya.

Ia berpesan kepada masyarakat untuk menyayangi diri sendiri dan kesadaran untuk menerapkan 3M.

"Sayangi diri sendiri, keluarga dan orang - orang di sekitar kita. Dengan selalu memakai masker apabila keluar rumah, karena kita tidak tahu siapa yang membawa virus covid. Cara terbaik adalah dengan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan 3M, memakai masker, mencuci tangan atau hand sanitizer, menjaga jarak atau menghindari kerumunan," serunya. (rendi/mg)

Rabu, 02 Desember 2020

Mau Buang Air Kecil, Ular Keluar dari Lubang WC

 


Kuningan News – Peristiwa menegangkan dialami Imam, warga Perumahan Pesona Alam Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur. Pada saat mau buang air kecil, seekor ular keluar dari lubang WC yang membuatnya panik.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 20.40 WIB Rabu (2/12/2020). Malam itu pemilik rumah masuk toilet untuk buang air kecil. Namun pada saat sudah di dalam, ia melihat kepala ular yang keluar dari lubang WC.

Sontak dirinya kaget dan dengan cepat keluar dari toilet. Ia pun langsung mengunci pintu toilet khawatir ular tersebut masuk ke dalam rumah. Tanpa pikir panjang, Imam melaporkan kejadian itu ke kantor UPT Damkar Satpol PP Kuningan.   

Dibawah komando Mh Khadafi Mufti SPd MSi, petugas Damkar langsung diterjunkan. Dalam waktu 15 menit, 3 anggota sudah berada di TKP. Mereka langsung melakukan evakuasi ular dalam waktu sekitar 20 menit.

“Ularnya jenis Ptyas Korros atau King Coros, salah satu jenis ular sawah yang biasa memangsa tikus. Lebih banyak berkembang di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Bali. Panjangnya sekitar 1 setengah meter,” terang Khadafi.

Pihaknya bersyukur tidak ada korban gigitan ular dalam peristiwa tersebut. Jika dibiarkan, Khadafi khawatir bisa membahayakan pemilik rumah dan tetangganya. (derium)

Kantor Satgas Covid Pindah dari Pendopo

 



Kuningan News – Terhitung Rabu (2/12/2020), personil Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan hengkang dari Pendopo. Tadi malam semua perlengkapan kantor Crisis Center tersebut diangkut ke lokasi yang baru, Kantor BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kuningan, Jl Jendral Sudirman No 80.

Informasi ini disampaikan secara resmi oleh Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu. Kepada para awak media dirinya menjelaskan alasan kepindahan kantor tim yang kini tugasnya semakin berat atas penambahan data yang terpapar tersebut.

“Pemberitahuan, memperhatikan situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 Kuningan dan Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi, maka secretariat Cirisis Center Covid-19 Kuningan pindah alamat,” tandas Indra, tadi malam.  

Lebih detil, pejabat yang suka disapa IB ini pun mengungkapkan personil BPBD terbatas. Sementara kasus covid di Kuningan semakin meningkat. Operator Crisis Center, diakuinya berasal dari BPBD semua. Sedangkan memasuki Desember pihaknya dihadapkan pada situasi siaga darurat bencana.

“Bencana longsor dan bencana lainnya. Nah, kalau terpusat di BPBD, minimal secretariat Crisis Center bisa saling backup antara Pusdalops Penanganan Bencana sama Crisis Center. Jadi itu pertimbangannya,” papar IB.

Ia melanjutkan, kepindahannya mulai pukul 19.00 WIB ke kantor BPBD Kuningan, samping Bank Kuningan. Untuk itu, segala hal yang terkait informasi, surat menyurat dan administrasi Covid-19 lainnya, Indra meminta untuk ditujukan atau menghubungi alamat tersebut. (derium)

Setelah Dirumahkan, Pria Ini Budidaya Lobster

 


Kuningan News - Dimasa pandemi saat ini mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.  Pipin Saepullah (26) warga Dusun Ciook Desa Darma Kecamatan Darma mengaku dirinya harus tetap produktif meskipun dimasa pandemi dengan melakukan budidaya lobster air tawar.

Sebelumnya Pipin bekerja di salah satu perusahaan di Cikarang. Namun karena pandemik, dirinya terdampak dan dirumahkan. Di tanah kelahirannya, Pipin mencoba satu usaha yang dapat menghasilkan rupiah yaitu budidaya lobster air tawar.

Kepada kuningannews.com, Pipin membeberkan alasan menekuni bisnis tersebut. Dijelaskan, budidaya lobster air tawar dinilainya mudah didapatkan dan tidak perlu modal yang besar. Dengan bermodalkan Rp800.000 untuk pembangunan kolam dan pembelian indukan lobster, ia bisa berwirausaha.

"Alasan saya budidaya lobster air tawar karena lobster di sini mudah didapatkan dan tidak memerlukan modal yang besar. Saya mengeluarkan uang 800 ribu untuk pembangunan kolam dan pembelian indukan lobster 10 ekor," ujarnya, Rabu (2/12/2020).

Dengan ukuran kolam lebar satu meter panjang dua meter dan tinggi 40 cm, bisa memuat bibit lobster 500 ekor. Untuk harga bibit, Pipin menjual dengan harga Rp. 120.000 perKg dan untuk konsumsi Pipin menjual dengan harga Rp. 150.000 perKg tergantung ukuran.

“Dengan besaran kolam itu alhamdulillah saya sebulan bisa untung satu juta setengah sampai tiga jutaan," tambahnya.

Untuk pemasaran dirinya biasa menjual secara online melalui sosial media facebook. Pembeli juga didominasi dari luar kota. Pipin biasa mengirim ke Bekasi, Cikarang, Jakarta, Bandung dan Cirebon.

"Biasanya sih menjual secara online di Facebook, yang beli kebanyakan dari luar kota seperti Bekasi, Cikarang, Jakarta, Bandung dan Cirebon," sebut Pipin. (rendi/mg)

Senin, 16 November 2020

Kabar Gembong Narkoba Diringkus di Depan SMK Karnas Itu Hoax

 


Kuningan News - Viralnya video penangkapan terduga pelaku kejahatan di depan SMK Karnas diluruskan oleh Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Danu Radytia Atmaja. 

Menurutnya, video penangkapannya betul. Namun keterangan yang menyebutkan bahwa itu gembong narkoba tidaklah benar. 

"Yang benar itu pelaku curas (pencurian dengan kekerasan, red) bukan kasus narkoba. Kalo penangkapannya sih betul," tegas Danu kepada awak media.

Peristiwa ini terjadi Senin (16/11/2020) siang. Pengendara yang melintasi Jalan Cirendang-Cigugur tepatnya di depan SMK Karnas dibuat kaget. Pasalnya sekelompok orang tiba-tiba diringkus aparat di tengah jalan tersebut. 

Kelompok yang diduga pelaku curas tersebut tengah menumpangi mobil putih. Mereka dicegat dan langsung dilumpuhkan oleh aparat yang jumlahnya cukup banyak. Bahkan ada aparat berpakaian preman menenteng pistol. 

Ternyata aparat tersebut berasal dari Polda Jateng dan Polres Blora. Para terduga pelaku pun orang sana yang kebetulan melintas ke Kuningan. Mereka melancarkan aksinya di Jateng.

“Pelaku yang ditangkap terlibat kasus  pencurian dengan kekerasan. Yang menangkapnya adalah tim dari Polda Jateng dan Polres Blora,” sebut Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya Atmaja kepada para awak media. (derium)

Sabtu, 14 November 2020

Kana Kurniawan Terpilih di Muktamar Pemuda 2020



Kuningan News - Perhelatan Muktamar ke-4 Pemuda PUI tahun 2020 menghasilkan regenerasi kepemimpinan, yakni terpilihnya Kana Kurniawan sebagai Ketua Umum PP Pemuda PUI 2020-2023. 

Dini hari (10 November 2020), Kana Kurniawan secara kuat memperoleh 60 suara. Kandidat lainnya, Aminullah yang didukung PD-PD Pemuda PUI Jawa Barat memperoleh 5 suara. 

Kana Kurniawan sebelumnya adalah PJs Ketua Umum Pemuda PUI sejak 10 Januari 2020 setelah Ketua Umum Raizal Arifin terpilih sebagai Sekjen DPP PUI. Kana juga tercatat sebagai Sekjen PP Pemuda PUI periode 2015-2020 mendampingi Raizal Arifin. 

Kana Kurniawan adalah alumni MTs PUI Ciawigebang-Kuningan. Ia meniti karir sebagai aktivis sejak menjadi mahasiswa di IAIN Syekh Nurjati Cirebon (dulunya STAIN). Ia pernah ikut Orientasi Anggota Baru (OAB) GMNI Cabang Cirebon, aktif di Ikatan Mahasiswa Kuningan (IMK) dan kemudian berlabuh di KAMMI Cirebon hingga terpilih sebagai Ketua Umum KAMMI Cirebon 2007-2009. 

Saat merantau ke Jakarta, Kana ikut dalam kepengurusan PP KAMMI 2009-2010. Selanjutnya ikut di kepengurusan PP Pemuda PUI 2010-2015 yang menahkodai Departemen Kajian Strategis.

Kandidat Doktor SPs UIN Jakarta ini merasa penting, Pemuda PUI yang sudah berdiri sejak 21 Desember 1917 ini harus banyak berkontribusi penuh bagi kemajuan umat, bangsa dan negara. 

“Kekuatan kita sebagai bangsa adalah bersatunya pemuda. Tidak ada kata yang mampu menciptakan energi baru dalam perubahan selalu persatuan. Pemuda PUI harus bisa bekerjasama dengan berbagai elemen umat dan bangsa,” tegasnya.

Dikatakan, Pemuda PUI melalui jejaring organisasi kepemudaan Islam, tokoh-tokoh agama dan bangsa harus terus mengawal masa depan bangsa ini. 

"Kita punya saham besar atas berlangsungnya negara yang kita cintai. Tidak mungkin beban tanggung jawab ini diemban sendirian, kita butuh kekuatan persatuan,” tandasnya.

Selain itu, Kana Kurniawan juga berharap jejaring global Pemuda PUI bisa memberikan nuansa baru bagi eksistensi Pemuda PUI di kancah global. 

“Duta-duta atau perwakilan Pemuda PUI di berbagai kampus Eropa dan Asia harus jadi energi gerak elemen muda bangsa. Kita cerahkan dunia dengan ide-ide dan gagasan yang relevan bagi kemajuan dunia. Spektrum ijtihad dalam Islam sangat memungkinkan kita menggali pikiran-pikiran yang relevan atas dunia ini," ajaknya. 

Kana Kurniawan juga mengajak seluruh elemen bangsa dan umat untuk terus kokoh dalam persatuan. 

“Tokoh-tokoh umat Islam harus kompak dan bersinergi. Tidak jalan sendiri apalagi saling bertolak belakang. Sejak sebelum Indonesia merdeka, umat Islam ini kompak mengusir penjajah. Tidak ada perpecahan yang disebabkan khilafiyah fikih,” seru Kana. (derium)