Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label sosial

Tak Hanya Cirebon, Hujan Deras Minim Resapan Air Sebabkan Banjir Di Beberapa Wilayah, Mahasiswa Ini Pertanyakan Peran Pemerintah

Hujan deras sebabkan bankir di beberapa wilayah Kuningan-Cirebon Kuningan News - Beberapa hari yang lalu Kabupaten Cirebon mengalami banjir yang berdampak terhadap salah satu toserba dan banyak rumah terdampak. Terkait peristiwa ini Haerul Tamami Pengurus Bidang Keilmuan Ikatan Mahasiswa Kuningan Wilayah Cirebon (IMK Wil. Cirebon) memberikan tanggapan serius terkait dampak bencana tersebut. Arif menyebutkan banjir di akhir tahun 2025 ini sangat mengkhawatirkan dan perlu menjadi renungan bersama. Ini menjadi PR yang harus diselesaikan segera mengingat pentingnya kebijakan yang berpihak terhadap lingkungan. “Bencana ini harus direnungkan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya para pemangku kewenangan, ini jadi PR dalam mimpi buruk malam tahun baru,” tuturnya Rabu (31/12/2025).  Banjir yang melanda Cirebon menjadi pertanyaan besar terkait limpahan air yang berasal dari Kuningan yang secara geografis berada diatas Cirebon. Namun tak hanhya itu beberapa hari berselang pada S...

Cukup Bayar 3 Ribu Sudah Bisa Nikmati Keindahan Waduk Darma Dari Jagara

  Pemandangan eksotis Waduk Darma dari Taman Jagara (foto: raqib) Kuningan News – Cukup dengan bayar 3 ribu rupiah pemandangan eksotis waduk darma bisa dinikmati dari Taman Desa Jagara Kecamatan Darma. Kawasan wisata Waduk Darma kini menjadi salah satu sorotan menjelang libur nataru karena ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal bahkan dari luar daerah.  Menurut informasi yang dihimpun dari lokasi Gilang selaku penjaga loket parkir masuk ke taman Desa Jagara itu menyebutukan sejak pagi hingga siang masih belum terlalu ramai, biasanya sore menuju senja pengunjung mulai banyak berdatangan. “Sekarang Alhamdulillah si sudah mulaii di kelola taman parkirnya, biasanya rame itu di sore hari, apalagi pas weekend itu suka sampe penuh,” tuturnya Kamis (25/12/2025). Berdasarkan pantauan di lokasi suasana di Taman Desa Jagara Waduk Darma terlihat ramai. Banyak wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan pemandangan waduk yang dikelilingi oleh perbukitan hijau.  Tempat unggulan di J...

Viral Banyak Pelamar SPPG Nanggerang, Aktivis Ini Soroti Ketimpangan Pencari Kerja dan Lapangan Kerja

  Situasi rekrutmen SPPG Nanggerang, Kecamatan Jalaksana. (foto: raqib) Kuningan News   - Aas Siti Nurasyah salah satu kader KAMMI Kuningan mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mencari pekerjaan. Namun, kondisi ini juga memperlihatkan ketimpangan yang signifikan antara jumlah pencari kerja dan lapangan kerja yang tersedia, terutama pada rekrutmen SPPG yang diadakan beberapa hari yang lalu. Aas menyatakan dari pendaftar yang setelah dikonfirmasi berkisar antara 700-800 orang itu hanya 47 orang yang akan terpilih bekerja disana.  “Ini bukan prestasi melainkan ironi. Antrean panjang menunjukkan bahwa kesempatan kerja di Kabupaten Kuningan masih sangat terbatas dan harus diperebutkan oleh banyak orang,” tuturnya Rabu (24/12/2025). Situasi ini perlu disikapi dengan serius oleh semua pihak. KAMMI Kuningan mendorong dua langkah penting agar pencarian kerja bisa lebih efektif. Pertama, mereka berharap proses rekrutmen dikelola dengan sistem yang lebih teratur dan t...

Kolaborasi Lazismu Kuningan dan Baznas Kuningan Tingkatkan Penghimpunan dan Penyaluran ZIS

  Lazismu Kuningan kolaborasi dengan Baznas (foto: dok. Lazismu) Kuningan News  -  Lazismu Kuningan semakin memperkuat kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan. Kerja sama ini bertujuan untuk memaksimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini menjadi penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan ZIS demi kesejahteraan umat. Komisioner Baznas Kabupaten Kuningan DR H Uci Sanusi M M Pd, menekankan hubungan antara Baznas dan Lazismu bertumpu pada kolaborasi, bukan persaingan.  "Kami membangun kolaborasi untuk kemaslahatan umat. Dengan bersinergi, potensi ZIS akan dikelola lebih optimal sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas," ujarnya Rabu (24/12/2025). Menurutnya, kolaborasi antar lembaga pengelola zakat sangat penting, terutama di tengah tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. Baznas dan Lazismu berkomitmen pada prinsip kebersamaan, transparansi,...

Sasar 385.383 Penerima Manfaat, Kecamatan Hantara dan Cilebak Belum Ada Dapur MBG

    Rakor P3MBG Kabupaten Kuningan Senin(22/12/2025), (foto: raqib) Kuningan News – Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pendukung Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (P3MBG) dilaksanakan di Aula Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan pada Senin (22/12/225).  Rakor yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, Sekda sekaligus Ketua Satgas MBG U. Kusmana, serta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Satuan Penyelenggara Pemenuhan Gizi (SPPG), pemilik dapur, dan rekan media. Rakor yang membahas progres dan evaluasi pelaksanaan program MBG mulai dari penjelasan persentase program yang sudah 80% dari target sekitar 400.000 sudah terpenuhi sekitar 385.383. Dengan catatan masih ada dua Kecamatan yang belum ada SPPG namun sementara sudah di pasok dari SPPG terdekat.  “Target awal sekitar 400.000 penerima manfaat sudah terpenuhi 385.383 orang dan ada dua Kecamatan yang belum ada...

Gelar Program Literasi untuk Anak Pesisir, DDV Cirebon "Ruang Karya Anak Ceria"

  Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Chapter Cirebon (foto: Haerul) Kuningan News - Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Chapter Cirebon baru-baru ini menggelar program literasi dengan tema "Ruang Karya Anak Ceria" (RKAC) di wilayah pesisir Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dimulai pada 15 November 2025 dan dilaksanakan setiap minggu, meskipun akan dihentikan sementara menjelang tahun baru 2026 pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan literasi ini berlokasi di Pojok Baca Altisamulya yang terletak di Jl. TPI Bondet, Blok Jenawi RT 03 RW 05. Pojok baca ini dimiliki dan dikelola oleh pasangan suami-istri setempat, di mana istri, yang akrab disapa Umi (Tasini), menjadi penggerak utama.  Umi tidak hanya memproduksi rajungan yang diolah menjadi cemilan enak, tetapi juga mendampingi anak-anak untuk belajar membaca, menulis, dan bermain edukatif. “Iya selain saya emang memproduksi rajungan, disini memang sudah biasa mendampingi anak-anak untuk belajar membaca dan m...

Widiih…. Mahasiswa Baru dari Keluarga Petani Bisa Dapat Beasiswa di Universitas Muhammadiyah Kuningan Lho!

Peluncuran Beasiswa Petani Universitas Muhammadiyah Kuningan, Minggu (22/12/2025). Kuningan News – Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat melalui peluncuran Program Beasiswa Petani, yang secara resmi menjadi rangkaian Launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Program beasiswa ini terwujud berkat kerja sama dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Kuningan yang diperuntukkan bagi anak-anak petani dan keluarga petani yang memiliki potensi akademik namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Melalui kebijakan ini, UM Kuningan ingin menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat akar rumput. Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., dalam sambutannya saat meluncurkan Beasiswa Petani, Minggu (20/12/2025) kemarin, menyampaikan bahwa beasiswa petani merupakan wujud nyata...

Hampir Roboh, Pemdes dan Warga Padarama Kompak Perbaiki Rumah Reyot yang Ditinggali Dua Lansia

Gotong royong warga memperbaiki rumah Ruswadi (72). (Foto; Padarama) Kuningan News - Kondisi rumah Ruswadi (72), salah satu warga di RT 002 RW 001 Dusun Keramat Kesambi, Desa Padarama, semakin membaik setelah mendapat perhatian dari Pemerintah Desa Padarama dan masyarakat setempat. Rumah yang sudah rapuh dan tidak layak huni itu kini mulai diperbaiki berkat semangat gotong royong yang masih terjaga di Desa Padarama. Ruswadi dan istrinya mengalami kesulitan saat rumah mereka hampir roboh akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Kini, rumah kedua lansia sudah dalam fase pembongkaran untuk memulai proses renovasi. Masyarakat dan pemerintah desa bahu-membahu membantu agar Ruswadi dapat memiliki tempat tinggal yang layak. Kepala Desa Padarama Suhaman melalui Kepala Dusun Keramat Rizky menjelaskan pemilik rumah sudah menjual tanahnya untuk membantu membiayai perbaikan tersebut. Selain itu, mereka mendapatkan bantuan melalui program gotong royong dari pemerintah desa dan warga setempa...