Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label insiden

Hampir Roboh, Pemdes dan Warga Padarama Kompak Perbaiki Rumah Reyot yang Ditinggali Dua Lansia

Gotong royong warga memperbaiki rumah Ruswadi (72). (Foto; Padarama) Kuningan News - Kondisi rumah Ruswadi (72), salah satu warga di RT 002 RW 001 Dusun Keramat Kesambi, Desa Padarama, semakin membaik setelah mendapat perhatian dari Pemerintah Desa Padarama dan masyarakat setempat. Rumah yang sudah rapuh dan tidak layak huni itu kini mulai diperbaiki berkat semangat gotong royong yang masih terjaga di Desa Padarama. Ruswadi dan istrinya mengalami kesulitan saat rumah mereka hampir roboh akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Kini, rumah kedua lansia sudah dalam fase pembongkaran untuk memulai proses renovasi. Masyarakat dan pemerintah desa bahu-membahu membantu agar Ruswadi dapat memiliki tempat tinggal yang layak. Kepala Desa Padarama Suhaman melalui Kepala Dusun Keramat Rizky menjelaskan pemilik rumah sudah menjual tanahnya untuk membantu membiayai perbaikan tersebut. Selain itu, mereka mendapatkan bantuan melalui program gotong royong dari pemerintah desa dan warga setempa...

Gelar Bazar dan Seminar, Cara Fatayat NU Kuningan Peringati Hari Ibu sekaligus Sambut Harlah NU ke-103

Peringatan Hari Ibu oleh PC Fatayat NU Kuningan, Minggu (21/12/2025). (Foto: raqib) Kuningan News - Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Kuningan mengadakan acara seminar dan bazar pada Minggu (21/12/2025), untuk memperingati Hari Ibu dan menyambut harlah NU ke-103. Acara ini berlangsung di Gedung PCNU Kabupaten Kuningan dan dihadiri oleh utusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Kabupaten Kuningan. Ketua PC Fatayat NU, Dadah Samrotil Puadah, M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan Hari Ibu adalah momentum penting untuk merefleksikan peran sentral ibu dalam keluarga dan masyarakat.  “Peranan seorang ibu sangat besar dalam membentuk karakter generasi penerus,” ungkapnya. Seminar kali ini mengusung tema “Perempuan Berdaya, Ibu Pertiwi Lestari”. Beberapa narasumber terkemuka hadir untuk memberikan pemaparan, antara lain Hj. Yati U. Kusmana, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kuningan, kemudian KH. Aman Syamsul Falah, M.Pd., Katib Syuri...

Siang Ini Ada Pemadaman Listrik Di Kuningan, Cek Lokasinya Disini!

  Kuningan News - Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa wilayah di Kabupaten Kuningan. Tertulis dalam pengumuman resmi yang menyatakan kegiatan pemadaman akan berlangsung pada hari Rabu (22/10/2025), dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Wilayah yang terkena dampak pemadaman ini antara lain sebagian wilayah Desa Linggajaya, Margacina, Segong, Karangkancana, Kaduagung, Jabranti, dan sekitarnya. Tertulis pula penjelasan kaitan dengan pemadaman ini diperlukan untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan jaringan listrik yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. “Dalam rangka meningkatkan kehadiran sistem kelistrikan dan pelayanan masyarakat akan terjadi pemuai dengan listrik di beberapa wilayah,” tertulis dalam pengumuman. Dalam keterangannya, PLN juga mengingatkan kepada pelanggan yang menggunakan genset agar memisahkan instalasi gen...

Ngeri! Ibu 3 Anak Dibac*k Mantan Suami di Desa Puncak, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

IGD RS Sekar Kamulyan Cigugur. Kuningan News -  Kejadian menggegerkan terjadi di Dusun Mulya Asih 2 RT 25 RW 11 Desa Puncak Kecamatan Cigugur, Jumat (10/10/2025) pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.  Seorang perempuan, N (44), yang juga ibu dari 3 anak, jadi korban pembac*kan mantan suaminya sendiri, S (54). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di kepala, jari tangan hampir putus.  Informasinya, korban dan mantan suami sudah bercerai sekitar setahun belakangan. Saat kejadian tadi pagi, mantan suami yang kini tinggal di Kelurahan Purwawinangun itu, datang ke Desa Puncak mendatangi korban yang tengah istirahat di dalam rumah. Saat insiden pembac*kan terjadi, korban menjerit.  Ia dilukai di bagian kepala. Dikatakan, korban sempat menangkis serangan mantan suaminya itu dengan tangan. Mendengar jeritan, tetangga datang mengerumuni rumah korban  Melihat tetangga berkumpul, mantan suami kabur. Warga yang kebanyakan perempuan itu (laki-laki sudah berangkat bekerja/b...

Banyak Ternak Jadi Korban Hewan Buas, Bantuan 95 Ekor Kambing Ini Bikin Warga Hantara Bisa Senyum Lagi

Potret bantuan ternak di Kecamatan Hantara. Kuningan News - Warga Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, menyambut gembira bantuan 95 ekor kambing yang disalurkan untuk mengganti kerugian akibat serangan hewan buas yang marak terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Camat Hantara, Rio Cahyadi MPd, didampingi Kasi PPM Hantara, Iman Akomayudin mengungkapkan, seluruh bantuan tersebut disebar ke empat desa terdampak, yakni Desa Tundagan 39 ekor, Desa Cikondang 25 ekor, Desa Hantara 22 ekor dan Desa Kapasan Girang 9 ekor. “Pembagiannya disesuaikan dengan jumlah kerugian masing-masing korban. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan terbaik ini. Semoga bisa sedikit mengganti kerugian warga dan memulihkan perekonomian masyarakat,” ujarnya, Rabu (8/9/2025). Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kuningan atas perhatian dan respon cepat terhadap kondisi warga Hantara. Sementara itu, Raksabumi Tundagan Lukas Andriana, menyebut bantuan ini menjad...

Warga Panik! Lahan Tebu di Sangkanmulya Alami Kebakaran Hebat, Damkar Butuh Waktu 1 Jam Untuk Pemadaman

  Kebakaran kebun tebu di Desa Sangkanmulya Kecamatan Cigandamekar, Rabu (8/10/2025) Kuningan News – Insiden kebakaran lahan tebu bengkok seluas 7,8 hektar   yang disewakan ke warga di Desa Sangkanmulya Kecamatan Cigandamekar, terjadi pada Rabu (8/10/2025) malam tadi sekitar pukul 18.00 WIB. Kebakaran mulanya diketahui pekerja lahan, Andri yang menerima laporan dari warga. Saat dicek langsung, api sudah membesar dan membakar hampir separuh area kebun tebu. Pekerja dan warga setempat segera bergegas menuju lokasi untuk memadamkan api, namun upaya pemadaman awal ini gagal karena angin yang besar dengan cepat membuat api semakin membesar dan meluas. Tak lama kemudian, Iptu Sri Martini dan anggota Polres Kuningan yang sedang berpatroli melihat kobaran api dan langsung menghubungi UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kaupaten  Kuningan. Sekitar 10 menit kemudian, tim Damkar menuju lokasi, melakukan pemadaman. “Hingga saat ini, penyebab utama kebakaran belum diketahui pasti dan mas...

Heran Anggaran Kebakaran Cuma Rp 105 Juta Untuk Tahun 2026, Golkar Minta Bupati Kaji Ulang

  Salah satu kejadian kebakaran di Kabupaten Kuningan. Kuningan News - Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kuningan meminta Pemeritan Daerah mempertimbangkan kembali besaran anggaran pencegahan, pengendalian, pemadaman, penyelamatan dan penanganan bahan berbahaya dan beracun kebakaran   untuk APBD Tahun Anggaran 2026. Hal itu dituangkan dalam PU Fraksi Golkar, yang ditandatangani Ketua Fraksi Harnida Darius, dan disampaikan ke Bupati dalam Rapat Paripurna DPRD Kuningan, Selasa (7/10/2025) kemarin. Fraksi Golkar, menunjukkan keheranannya lantaran anggaran itu terbilang minim jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Belum lagi, anggaran yang hanya Rp 105 juta itu, dibagi untuk kegiatan pencegahan kebakaran, pemadaman dan pengendalian kebakaran dan penyelamatan dan evakuasi korban kebakaran. “Fraksi Partai Golkar memandang, jika merujuk pada kejadian yang terjadi di tahun tahun sebelumnya anggaran tersebut sangat minim, oleh karena itu pemerintah daerah harus mempertimban...

ODGJ Ngamuk, Barang Rumah Hancur, Penangkapan Dramatis Sampai Pakai Tameng dan Helm

Pengamanan ODGJ mengamuk di Cijoho.   Kuningan News - Seorang lelaki yang ditenggarai mengalami gangguan jiwa, Yayat (40) mengamuk dan membuat resah warga sekitar Cijoho, tepatnya di perbatasan dengan Cigintung. Yayat diketahui kambuh pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Dramatisnya pengamanan ODGJ, langsung jadi tontonan warga. Yusuf Dandi Asih misalnya, salah satu warga yang berada di lokasi, membenarkan dramatisnya penangkapan ODGJ tersebut. Sementara, salah satu petugas Satpol PP Kuningan Yoyon Suryono, menjelaskan tentang situasi penangkapan. Kondisi rumah yang berantakan menunjukkan betapa kerasnya perjuangan untuk mengamankan Yayat. "Rumah Yayat sampai hancur, lemari rusak, kaca-kaca pecah, dan piring-piring berterbangan di dalam rumah," ungkapnya kala diwawancara kuninganmass.com pada Rabu (8/10/2025). Setelah penangkapan, Yayat segera dibawa ke Rumah Sakit Mitra Plumbon untuk mendapatkan perawatan. Saat proses penangkapan, Yayat sempat bersembunyi di gang k...