Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label ekonomi

Sah! KDM Tetapkan Upah Minimum Kabupaten Kuningan Tahun 2026, Segini Besarannya

 Surat Keputusan UMK kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2026 Kuningan News  -  Gubernur Jawa Barat telah mengeluarkan Surat Keputusan terkait Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) untuk tahun 2026 pada Rabu (24/12/2025). Dalam keputusan tersebut, Kabupaten Kuningan ditetapkan nominal UMK sebesar Rp 2.369.380 rupiah. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kuningan Guruh Zulkarnaen menjelaskan UMK Kuningan lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa daerah lain di Jawa Barat. “Kita saat ini lebih baik dari Pangandaran dan Banjar di posisi ke-27,” ungkapnya. Dua tahun kebelakang tahun 2024 gaji UMR Kuningan tercatat sebesar Rp 2.074.666 rupiah dan saat ini tahun 2025 gaji UMR Kuningan tercatat sebesar Rp 2.209.519 rupiah. Walaupun secara nominal ada penambahan dari tahun-tahun sebelumnya namun kenaikan ini hanya sekitar Rp 150.000 rupiah saja.  Inflasi dan kenaikan cost of living di Kuningan menjadi pertimbangan kenaikan besaran gaji UMK Kuningan dan kabupaten/kota lainnya di Ja...

Pendapatan Rp 66 Milyar, Operasional Rp 20 Milyar Lebih, Untung PAM Cuma Rp 6 Milyar

Kantor PAM Tirta Kamuning. Kuningan News - Kritik Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuningan H Ujang Kosasih soal operasional PAM Tirta Kamuning yang tinggi, diamini beberapa pihak.  Dalam laporan singkat yang dikeluarkan PAM Tirta Kamuning, tercatat pendapatan badan usaha milik daerah itu memang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Jika di tahun 2021 pendapatan perusahaan 58,46 Miliar, di tahun 2024 naik menjadi 66,53 Miliar. Klaim PAM, sudah dilakukan efisiensi operasional. Namun berbarengan dengan besarnya pendapatan, operasional PAM Tirta Kamuning ternyata masih angka Rp 20 Miliar. Dan laba yang diperoleh PAM, tak sampai Rp 7 Miliar. Setor PAD (Pendapatan Asli Daerah) di tahun 2024 lalu, tak sampai Rp 2,5 Miliar. Selisih dari pendapatan ke laba, apalagi ke PAD, terbilang sangat jauh. Nurkholik, mahasiswa Jogjakarta asal Kuningan, menilai catatan-catatan itu memang perlu dibuka ke publik. Selisih besar itu harus ada rasionalisasinya. "Kalo sudah terbuka, bisa dianlisis juga kek...

Mengular! Ribuan Warga Ngantri Daftar Jadi Relawan SPPG Nanggerang, Padahal Kebutuhannya Hanya 47 Orang

Antrian daftar seleksi relawan SPPG Nanggerang, Selasa (23/12/2025) Kuningan News – Pendaftaran peserta seleksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nanggerang yang berada di bawah naungan Yayasan Ruang Harapan Generasi (RHG) Foundation, diikuti antusias luar biasa oleh para pencari kerja. Ribuan peserta memadati lokasi seleksi untuk mendapatkan posisi relawan yang diinginkan pada Selasa (23/12/2025). Namun hanya 47 dari mereka yang akan terpilih menjadi pegawai di SPPG Nanggerang ini. Ketua Yayasan RHG Foundation Linda Fitriani mengungkapkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap seleksi ini. “Kami memang membutuhkan 47 relawan untuk berbagai posisi yang ada di dapur SPPG Nanggerang namun diluar prediksi ini sampai ribuan dari berbagai daerah datang kesini,” ujar Linda. Dalam seleksi ini semua posisi yang dibutuhkan sangat beragam dan terbuka untuk siapapun dimulai dari pengawasan hingga pengolahan bahan makanan. Beberapa posisi yang tersedia antara lain adalah Ahli Gizi,...

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Stok Durian Premium Melimpah, Serbu Nih di Kedai Durian!

Kedai Durian Desa Babakanreuma Kecamatan Sindangagung. Kuningan News - Menjelang momen libur natal dan tahun baru 2026 ini, bisa dimanfaatkan untuk berburu durian bersama keluarga, teman atau kolega. Salah satu tempat paling reccomended Kedar Durian yang ada di Desa Babakanreuma Kecamatan Sindangagung, tepatnya di persimpangan tak jauh dari Puskesmas Sindangagung. Bagi kalian para pecinta durian, Kedai Durian saat ini menyediakan stok durian premium yang melimpah. Hal itulah yang dijamin Owner Kedai, Mari. "Jelang momen libur natal dan tahun baru ini, stok kita penuh," kata Mari, Selasa (23/12/2025). Ia juga menjamin, pecinta durian tak akan kecewa. Moment libur natal dan tahun baru ini, mereka bisa merasakan sensasi durian-durian premium. Ada berbagai jenis dan harga yang disediakan. Pecinta durian, bisa langsung datang ke lokasi Kedai Durian setiap hari, mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. (KN-7)

Jelang Natal, Harga Telur dan Daging Masih Tinggi, Tapi Cabai Turun

  Pendataan Harga di Pasar Kepuh (foto: dok. pasar kepuh) Kuningan News - Menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru), harga komoditas bahan pokok di pasaran terpantau fluktuatif hari ini, Senin (22/12/2025). Untuk harga telur dan daging ayam misalnya, terpantau belum mengalami penurunan. Bahkan, kacang-kacangan harganya naik. Namun sebaliknya, harga berbagai komoditas cabai justru kompak mengalami penurunan harga hari ini.  "Pantauan hari ini, Jelang Nataru harga cabai mulai berangsur turun. namun harga kacang hijau dan kacang tanah malah naik. Sedangkan untuk harga Telur dan daging ayam sampai saat masih tinggi," kata Arisman, petugas pendata harga di Pasar Kepuh Kuningan.  Berikut informasi perkembangan harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Kepuh Kuningan:    *1. BERAS dan KETAN* a.Premium Rp 14.000/kg b.Medium Rp 13.000/Kg c.Termurah Rp 12.000-12.800/kg d.SPHP Rp.12.000/kg e.Ketan Putih Rp 17.000 - 19.000 kg f.Ketan Hitam Rp 28.000/kg   *2. GULA* a.Gu...

Saung Rahayat Jadi Puncak KKN Prasetiya Mulya, 75 UMKM Ramaikan Taman Pandapa Kuningan

Saung Rahayat 2025 resmi dibuka di Taman Pandapa (foto: didin) Kuningan News - Saung Rahayat 2025 resmi dibuka di Taman Pandapa, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/12/2025). Pameran ini digelar oleh Universitas Prasetiya Mulya sebagai puncak kegiatan KKN. Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Prasetiya Mulya beserta jajaran, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Ketua DPRD Kuningan, Dandim Kuningan, Kapolres Kuningan, serta masyarakat yang antusias mengunjungi pameran UMKM. Kegiatan Saung Rahayat menghadirkan sebanyak 75 pelaku UMKM yang berasal dari 10 desa dan satu kampus UMKM. Pameran itu menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memamerkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas. Panitia kegiatan dari divisi External Relations, Rifa Zahy, menjelaskan Saung Rahayat merupakan puncak dari rangkaian kegiatan KKN Universitas Prasetiya Mulya. Selama 21 hari pelaksanaan KKN, setiap kelompok mahasiswa membawa satu UMKM. “Selama 21 hari, masing-masing kelompok KKN memba...

Target Retribusi Naik 10 Kali Lipat, Gerindra Warning Keras Bupati, Jangan Sampai Gagal Bayar Lagi!

Ilustrasi APBD. Kuningan News – Meski jadi salah satu pengusung utama Bupati dan Wakil Bupati Kuningan saat ini, Fraksi Gerindra DPRD Kuningan tak segan mewarning Pemerintah Kabupaten Kuningan yang dipimpin Dr Dian Rachmat Yanuar M Si – Hj Tuti Andriani SH MKn, soal rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2026. Warning itu dituangkan Fraksi Gerindra, dalam Pandangan Umum Fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2026, yang diserahkan ke Bupati dalam Rapat Paripurna, Selasa (7/10/2025) kemarin. “Sebagaimana disampaikan dalam dokumen rancangan APBD tahun anggaran 2026, bahwasanya Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 2,796 Trilyun atau lebih tinggi dibanding target dalam APBD Induk di tahun 2025 sebesar Rp 2,77 Trilyun, namun lebih rendah dibanding tahun 2024 sebesar Rp 2,89 Trilyun,” tertulis dalam PU yang ditandatangani Ketua Fraksi Toto Tohari dan Seke...

Tak Ingin Terus Jadi Masalah, Desa Taraju Pilih Kelola Sampah Sendiri, Ajak Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah

Kepala Desa Taraju Waslani, didampingi Kasipel Ahmadi dan Direktur BUMDes Sakum, menjelaskan soal pengelolaan sampah. Kuningan News - Permasalahan sampah memang tidak sederhana. Produksi sampah, entah itu dari industri sederhana sampai limbah rumah tangga, terus meningkat dari hari ke hari.  Permasalahan itu juga dirasakan di Kabupaten Kuningan. Antara produksi sampah yang terus bertambah, namun pengelolaan sampah yang terbatas, bisa jadi beban berat di kemudian hari.  Kondisi itulah yang juga membuat Desa Taraju Kecamatan Sindangagung memilih untuk mengelola sampahnha sendiri melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).  Kepala Desa Taraju Waslani, didampingi Kasipel Ahmadi dan Direktur BUMDes Sakum, mengutarakan permasalahan sampah yang dialami pihaknya. Jika ditangani pihak luar, pengelolaan sampah ini cukup membebani desa, bahkan ongkosnya sampai jutaan perbulan. Karenanya, dengan adanya program pengelolaan sampah ini, ia berharap bisa berjalan dengan baik kedepan. Dan k...