Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Headline

Katanya Kuningan Caang, Ko Kondisi PJU Paroek ?

Kuningan News - Situasi dan kondisi penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan, atau yang dikenal sebagai Jalan Eyang Hasan Molani, menjadi sorotan masyarakat. Meskipun jalan ini baru dan banyak dilintasi oleh warga, penerangan yang ada tidak berfungsi dengan maksimal. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan, terutama saat malam hari. Jalan Baru Lingkar Timur seharusnya menjadi contoh infrastruktur modern yang mendukung visi Kuningan Caang, yang mengedepankan penerangan dan keamanan bagi masyarakat. Namun, kondisi saat ini menunjukkan adanya ketidakberesan dalam pengelolaan PJU. Banyak lampu jalan yang tidak menyala, sehingga membuat suasana jalan menjadi gelap dan kurang aman. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat jalan tersebut sering dilalui oleh kendaraan. Banyak warga yang merasa tidak nyaman dan khawatir saat melintasi jalan ini di malam hari. “Sangat gelap, dan saya merasa tidak aman. Banyak kendaraan yang melintas dengan kecepatan tin...

Fadlla Yahlil Jaziroh Duta Baca Jawa Barat Asli Kuningan, Berdedikasi Tinggi di Dunia Literasi

  Kuningan News - Di tengah upaya meningkatkan minat baca di kalangan generasi muda, Kabupaten Kuningan memiliki sosok inspiratif yang patut dicontoh, yaitu Fadlla Yahlil Jaziroh. Di usia yang masih muda, 21 tahun, Fadlla telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia literasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan latar belakang pendidikan di S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Bhakti Husada Indonesia, ia tidak hanya berfokus pada akademis, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Fadlla merupakan anggota Karang Taruna Desa Jalaksana dan aktif di Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat. Komitmennya terhadap pengembangan masyarakat terlihat jelas ketika ia terpilih sebagai Duta Baca Kampus Bhakti Husada Indonesia. Dalam perannya ini, Fadlla berusaha untuk mempromosikan budaya membaca, terutama di kalangan pemuda, dengan harapan dapat menciptakan generasi yang lebih cerdas dan berpengetahuan. Dengan hobi membaca, melukis, dan bernyanyi, Fadlla tidak hanya me...

Listrik Dipadamkan PLN Untuk Peningkatan Sistem, Ini Dia Waktu dan Wilayah Terdampaknya!

Kuningan News - Dalam upaya meningkatkan kehandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, pihak PLN akan melaksanakan pemadaman listrik terencana di sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (12/6/2025), dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Pemadaman ini bertujuan untuk melakukan perbaikan dan pemeliharaan pada sistem kelistrikan yang ada. Wilayah yang akan terdampak pemadaman meliputi Cigedang, Andamui, Garajati, Baok, Pasar Ciwaru, Lebakherang, Cilayung, Patala, Citundun, Karangkancana, Margacina, Jabaranti, dan sekitarnya. Dengan dilakukan pemadaman ini, diharapkan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut dapat ditingkatkan, serta pelayanan kepada pelanggan semakin optimal. Pihak PLN mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebelum pemadaman berlangsung. Bagi pelanggan yang menggunakan genset, sangat disarankan untuk memisahkan instalasi genset dari instalasi PLN. Hal ini bertujuan untuk ...

KPU Kabupaten Kuningan Sambut Enam Calon Pegawai Negeri Sipil Baru

Kuningan News - Selasa (10/6/2025), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan mengadakan acara sambutan dan pengenalan bagi enam Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan bertugas di Sekretariat KPU Kabupaten Kuningan.  Acara yang berlangsung di aula KPU dan dihadiri oleh Ketua serta jajaran Komisioner KPU, Sekretaris KPU, dan seluruh jajaran sekretariat. Enam CPNS yang terpilih tersebut terdiri dari tiga wanita dan tiga pria, yaitu Lia Herliani, Alvian Damayanti, Ade Ayu Puspitasari, Sahrul Gunawan, Imam Luthfi Perdana, dan Ahmad Naufal Nabawi.  Kehadiran mereka diharapkan dapat membawa semangat baru dan kontribusi positif bagi KPU dalam menjalankan tugasnya. Sesi pengenalan dilanjutkan dengan perkenalan masing-masing CPNS. Mereka berkomitmen untuk belajar serta berkontribusi dalam setiap kegiatan pemilihan umum.  Setelah itu dijelaskan juga tentang tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh para CPNS. Kerja sama dan sinergi antara pegawai baru dan lama...

Kalah Segalanya! Ini Statistik dan Komentar Erick Thohir Atas Kalahnya Garuda Indonesia

Kuningan News - Timnas Indonesia mengalami kekalahan telak 6-0 saat bertanding melawan Jepang dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Osaka tersebut menunjukkan dominasi Jepang yang sangat jelas, dengan statistik yang mencolok. Skor akhir 6-0 menjadi cerminan betapa sulitnya pertandingan bagi skuad Garuda. Dari segi penguasaan bola, Jepang mendominasi dengan persentase 71% berbanding 29% untuk Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa tim tuan rumah mampu mengendalikan permainan dengan baik, menciptakan peluang demi peluang untuk mencetak gol. Timnas Indonesia, di sisi lain, tidak mampu menunjukkan perlawanan yang berarti. Jepang mencatatkan 21 tembakan ke arah gawang, sementara Indonesia tidak berhasil mencatatkan satu pun tembakan. Ini menjadi salah satu sorotan utama dalam pertandingan, di mana Indonesia sama sekali tidak mampu memberikan ancaman kepada pertahanan Jepang.  Dalam hal penguasaan bola, Jepang juga unggul jauh dengan mencatatkan 644 ...

KDM Hapus PR Untuk Siswa, Ini Dia Penjelasan Teknisnya !

Kuningan News - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, baru-baru ini menjelaskan terkait dihapuskannya pekerjaan rumah (PR) bagi seluruh siswa di jenjang SMA, SMK, dan SLB. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk mengoptimalisasi pembelajaran di lingkungan satuan pendidikan. Edaran ini akan mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2025/2026, dan diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam proses belajar mengajar. Dalam surat edaran tentang penjelasan teknis tersebut, disebutkan terkait pentingnya sosialisasi dan pendampingan pelaksanaan edaran ini oleh kepala cabang dinas pendidikan di masing-masing wilayah. Salah satu poin penting dari edaran adalah penekanan pada pemberian tugas yang dilakukan selama jam efektif pembelajaran. Tugas-tugas tersebut tidak lagi berbentuk pekerjaan rumah yang membebani siswa, tetapi diarahkan pada kegiatan reflektif dan eksploratif.  Setelah jam pembelajaran efektif, siswa diharapkan dapat terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat, baik...

Lawan King Asia, King Indonesia Ambisi Raih Tiga Point! Bisa Nggak ya ?

  Kuningan News - Sore ini, tim nasional sepak bola Indonesia akan berlaga melawan Jepang dalam pertandingan terakhir lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 3 zona Asia. Meski hasil pertandingan ini tidak akan berpengaruh langsung terhadap kelolosan Jepang, yang sudah dipastikan akan melaju ke Piala Dunia, dan Indonesia yang sudah pasti akan berjuang di Round 4 untuk mendapatkan tiket ke ajang Piala Dunia. Pertandingan melawan Jepang menjadi momen penting bagi Indonesia, terutama dalam hal peringkat FIFA. Saat ini, timnas Indonesia berada di posisi 116 dalam ranking FIFA. Kemenangan dalam pertandingan ini akan memberikan tambahan poin yang signifikan dan berpotensi mengubah posisi Indonesia di kancah internasional. Jika timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan, mereka akan mendapatkan tambahan 21,57 poin, yang akan mengangkat peringkat mereka ke posisi 110. Ini akan menjadi pencapaian yang membanggakan bagi timnas dan pendukung setia mereka. “Kami datang kesini tidak untuk...

Kopi Naga Banjaran Asli Dari Penjuru Kuningan Cita Rasa Unik dan Aroma Khas

  Kuningan News - Dusun Banjaran, yang terletak di Desa Jabranti, Kecamatan Karangkancana, menarik perhatian para pecinta kopi berkat produksi kopi asli yang dikenal dengan nama Kopi Naga Banjaran. Kopi ini menawarkan cita rasa yang berbeda dan unik, hasil dari proses pengolahan yang masih mengedepankan metode tradisional. Keberadaan kopi ini tidak hanya menyajikan kenikmatan bagi para penikmatnya, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Proses pembuatan Kopi Naga Banjaran dilakukan dengan dimulai dari pemilihan biji kopi yang berkualitas. Para petani di Dusun Banjaran masih mempertahankan cara tradisional dalam menanam dan merawat kopinya. “Kami percaya bahwa cara tradisional ini memberikan sentuhan unik dan rasa yang enak pada kopinya,” ungkap Kukun, salah satu tokoh masyarakat di dusun tersebut. Setelah biji kopi dipanen, proses pengolahan dilakukan dengan cara yang sederhana namun efektif. Biji kopi dijemur di bawah sinar matahari dan kemudian disangray dengan tekn...

Jamparing Research Adakan Program DISADA, Ini Bahasannya !

  Kuningan News - Kali perdana ini program DISADA dilaksanakan di sekretariat Jamparing Desa Kasturi. Tema yang dibangun pada diskusi ini yaitu Demokrasi dalam tinjauan akademisi dan kaum muda. Hadir sebagai narasumber yaitu Sekjen KIPP Indonesia Kaka Suminta, lalu Rektor Unisa Nurul Iman, dan Direktur RURASA Edukasi Endun Abdul Haq. Audience dipenuhi dari generasi muda yang mewakili KIPP, HMI, PMII, GMNI, IMK, unsur kepemudaan dll. Kaka Suminta menyampaikan bahwa dewasa ini peran gen-Z harus dimaksimalkan, anak muda harus menguasai teknologi dan inovatif dalam menatap masa depan. Sementara Rektor Unisa mengatakan bahwa demokrasi saat ini sedang tidak baik-baik saja, anak muda harus bisa mengkapitalisasi diri sebagai kekuatan yang luar biasa. Gen Z akan berada pada grafik puncak sebagai usia terbanyak di negeri ini, sehingga kekuatannya akan sangat diperhitungkan. Mendukung hal serupa, Direktur RURASA Edukasi menyarankan kepada anak-anak muda untuk lebih intensif dalam menyelenggar...

Pesona Motif Dan Makna Batik Sidomukti Khas Kuningan Dalam Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat

  Kuningan News - Dwi Nofa Agustin dan Kelvin Vanesa Azhari, delegasi Kabupaten Kuningan dalam ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat, memukau penonton dengan busana batik bermotif Sidomukti yang mereka kenakan. Kain batik ini bukan sekadar lukisan di atas kain, melainkan untaian makna yang dituturkan lewat warna dan garis, menggambarkan kekayaan budaya Kuningan yang sarat akan nilai-nilai luhur. Dalam keterangan yang disebutkan dalam postingan Mojang Jajaka Kuningan bahwa Motif Sidomukti melambangkan kesempurnaan, kemakmuran, dan kebahagiaan dalam hidup, mencerminkan aspirasi masyarakat Kuningan. Keduanya berpadu dalam harmoni simbolik yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang dalam.  Dalam corak kain batik yang dikenakannya terdapat elemen motif bokor yang melambangkan kekuatan dan kesucian, serta motif kuda yang mengandung makna keberanian, kebebasan, dan semangat pantang menyerah. Perpaduan kedua elemen ini menciptakan simbol tentang h...

Sapi dan Tiga Kambing disembelih DT Peduli Kuningan di Jabranti

  Kuningan News - Pada hari Minggu (8/6/2025), DT Peduli Kuningan menggelar kegiatan Festival Kurban yang berlangsung di Desa Jabranti, Kecamatan Karangkancana. Acara ini bertujuan untuk menunaikan ibadah pasca hari raya Idul Adha tahun 2026. Festival ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pemuda desa. Dalam kegiatan tersebut, DT Peduli Kuningan menyembelih satu ekor sapi dan tiga ekor kambing. Hewan kurban tersebut diperoleh dari sumbangan warga dan para donatur yang peduli dengan pelaksanaan ibadah kurban. Proses penyembelihan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan sesuai dengan syariat Islam, di bawah pengawasan panitia yang berpengalaman. Perwakilan dari DT Peduli Kuningan dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan kegiatan yang berjalan lancar. Ia menekankan pentingnya berbagi, terutama di momen Idul Adha, yang menjadi simbol pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama. “Melalui Festival Kurban ini, kami berharap dapat menye...

Kelvin dan Nova Wakili Kuningan di Mojang Jajaka Jawa Barat, Bawa Program apa ya ?

Kuningan News - Kabupaten Kuningan kembali berpartisipasi dalam ajang bergengsi Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat tahun 2025. Tahun ini Kuningan mengirimkan dua delegasi terbaiknya, yaitu Dwi Nofa Agustin dan Kelvin Vanesa Azhari, yang dua tahun kebelakang telah terpilih sebagai Mojang dan Jajaka pinilih Kabupaten Kuningan. Keikutsertaan ini menjadi momen penting bagi daerah untuk menunjukkan potensi budaya dan pariwisata yang dimiliki. Dwi Nofa Agustin, yang merupakan mahasiswi aktif dan berprestasi, menyatakan kebanggaannya bisa mewakili Kuningan. Ia juga berharap dapat menjalin koneksi dengan peserta lain dari berbagai kabupaten/kota se jawa barat dan belajar lebih banyak tentang budaya daerah lainnya di Jawa Barat. “Ini adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan budaya Kuningan yang kaya dan beragam,” ungkapnya.  Kelvin Vanesa Azhari, yang juga merupakan mahasiswa berprestasi, menambahkan bahwa ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sebagai ajang untuk saling ...

Penurunan Umat Muslim Yang Berkurban di Desa Cijagamulya, Kenapa ?

Kuningan News – Sudah menjadi sebuah tradisi dimana dalam memperingati hari raya Idul Adha setiap umat muslim dianjurkan untuk beribadah dengan menyembelih hewan qurban. Termasuk di Desa Cijagamulya yang kini mengalami penurunan dalam jumlah umat Muslim yang melaksanakan ibadah kurban. Hal ini diduga kuat disebabkan oleh lemahnya perekonomian yang dialami oleh masyarakat, baik di tingkat desa maupun secara umum di Indonesia.  Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih di Desa Cijagamulya sangat menurun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Di setiap RT, hanya sedikit hewan kurban yang berhasil dikumpulkan. Misalnya, di RT Tumaritis tercatat hanya dua kambing, sedangkan di RT Sinarjaya hanya satu kambing dan satu sapi. RT Fortuna tiga kambing dan Langgoko satu sapi, sementara di Balai Desa hanya ada satu sapi yang merupakan sumbangan dari masyarakat luar desa. Kondisi ini mencerminkan tantangan ekonomi yang dihadapi oleh warga Cijagamulya. Banyak yang menyatakan bahwa...

Tambang Nikel Usik Keindahan Raja Ampat, Ini Tanggapan Kabid LH-HAM HMI Cirebon

Kuningan News - Raja Ampat, surga wisata Indonesia yang terkenal dengan keindahan alamnya, kini menghadapi ancaman serius akibat aktivitas tambang nikel yang merambah wilayahtersebut. Kawasan ikonik seperti Piaynemo dan Wayag yang selama ini menjadi kebanggaan Indonesia, kini terancam oleh kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh eksploitasi tambang. Kabid LH-HAM HMI Cirebon Muhammad Akramul Farhan telah bersuara menanggapi isu ini, menyerukan perlindungan terhadap ekosistem yang ada. Aktivitas tambang nikel yang berlangsung di Pulau Kawe, Pulau Gag, dan Pulau Manuran berpotensi merusak ekosistem darat dan laut di Raja Ampat. Lubang-lubang tambang yang ditinggalkan dapat menimbulkan pencemaran tanah dan air, yang berdampak langsung terhadap keanekaragaman hayati yang menjadi daya tarik utama kawasan ini.  “Kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Raja Ampat adalah rumah bagi banyak spesies langka, dan kita tidak bisa membiarkan kerusakan ini terjadi,” ungkap Farhan. Di balik kein...

Timnas Indonesia Menang 1-0 Atas China, Lolos Nggak Ya ? Ini Dia Perhitungannya

  Kuningan News - Tim nasional Indonesia meraih kemenangan penting dengan mengalahkan China 1-0 dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia Rounde ke tiga, yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Kamis (5/6/2025). Kemenangan ini memastikan Indonesia lolos ke babak keempat kualifikasi, sebuah pencapaian yang menjadi sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. Gol tunggal yang mengantarkan Indonesia meraih tiga poin berharga dicetak oleh Ole Romeny melalui sepakan penalti, ia juga menunjukkan performa gemilang di pertandingan tersebut. Momen krusial ini terjadi pada menit ke-44, ketika Ricky kambuaya dilnggar di kotak pinalty, dan Ole Romeny yang bertugas untuk mengambil tendangan penalty tersebut dapat memanfaatkannya dengan baik dengan mencatatkan namanya di ppan skor.  Kemenangan ini bukan hanya berarti bagi tim, tetapi juga bagi seluruh pendukung dan masyarakat Indonesia yang telah lama menantikan kesuksesan di pentas internasional. Suasana di stadion malam itu ...

Waww, Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 4 Juta Ton, Prestasi Tertinggi Sejak Adanya Bulog

Kuningan News - Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Indonesia saat ini telah menembus angka 4 juta ton, mencatat prestasi tertinggi sejak berdirinya Badan Urusan Logistik (Bulog) pada tahun 1969. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menegaskan bahwa lonjakan stok ini sepenuhnya berasal dari hasil pertanian lokal tanpa adanya tambahan impor sejak awal 2025. Keberhasilan ini menarik perhatian internasional, dengan sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Jepang, yang datang ke Indonesia untuk mempelajari prestasi sektor pertanian yang telah dicapai.  "Indonesia kini tidak hanya menuju swasembada pangan, tetapi juga mulai menapaki kedaulatan pangan dan berperan lebih besar dalam sistem pangan global," ungkap Menteri Pertanian dalam akun twitter Kementrian Pertanian. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan Indonesia semakin kokoh. Kebijakan-kebijakan yang pro-petani yang diterapkan oleh pemerintah telah memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian.  Menteri ...

Setelah Puluhan Taun Akhirnya Jembatan Gantung Simon Diresmikan

Kuningan News - Hari ini menjadi momen bersejarah bagi warga Desa Cipedes dan Cikakem, setelah lama menunggu kehadiran jembatan gantung yang menghubungkan kedua daerah tersebut. Jembatan yang diberi nama Jembatan Gantung Simon ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga simbol harapan yang selama ini tertahan bagi masyarakat. Selama bertahun-tahun, warga setempat terpaksa menyebrangi sungai dengan cara yang seadanya, bahkan harus mempertaruhkan nyawa untuk pergi ke sekolah, bekerja, dan menjalani aktivitas sehari-hari. Kini, dengan berdirinya jembatan yang kokoh, mereka dapat melintasi sungai dengan lebih aman dan nyaman.  "Terimakasih Pak Bupati alhamduillah sekarang jembatan ini bisa dipakai anak-anak untuk pergi ke sekolah," ungkap salah satu warga dalam postingan video Bupati Kuningan. Pembangunan Jembatan Gantung Simon ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas di daerah pelosok. "Kami akan terus berkomitmen untuk membangun konekti...

Baru Dibentuk, Bumdes Jaya Abadi Luncurkan Program Sentra Pembenihan Ikan Lele

Kuningan News - Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Jaya Abadi di Desa Cijagamulya, Kecamatan Ciawigebang, belum lama dibentuk namun baru-baru ini meluncurkan program berupa sentra pembenihan ikan lele. Program ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian lokal dan menyediakan akses yang lebih baik bagi masyarakat dalam budidaya ikan. Lokasi sentra ini terletak di Jalan Pogor, yang diharapkan dapat menjadi pusat pembenihan ikan lele yang berkualitas. Peluncuran program ini merupakan hasil kerja keras Bumdes Jaya Abadi dalam menggali potensi yang ada di desa. Dengan pengembangan budidaya ikan lele, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat serta menciptakan lapangan kerja baru. “Kami ingin menjadikan Desa Cijagamulya sebagai pusat pembenihan ikan lele di daerah ini,” ujar Irfan (4/6/2025). Sentra pembenihan ikan lele ini dilengkapi masih dalam proses pembangunan, nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas modern dan sistem pemeliharaan yang baik, sehingga diharapkan dapat menghas...

Keindahan Ciremai Dibalut Biaya Masuk Mahal, Segini Tarifnya...

  Kuningan News - Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat, mendakinya menjadi daya tarik bagi banyak pecinta alam dan pendaki dari berbagai wilayah. Keindahan alam yang ditawarkan oleh Ciremai memang memukau, namun harga tiket masuk yang dibandrol sekitar 125 ribu rupiah + 10 ribu untuk parkir menimbulkan pertanyaan di kalangan pengunjung. Dalam karcis yang diterima, tertera rincian harga yang cukup kompleks, dengan total 85 ribu rupiah. Rincian tersebut meliputi tiket jasa wisata pendakian sebesar 48.500 rupiah, asuransi 1.500 rupiah, tiket masuk pengunjung umum 15.000 rupiah, pungutan kegiatan wisata alam 20.000 rupiah, dan biaya parkir sebesar 10.000 rupiah untuk satu motor. Meskipun harga tiket tampak tinggi, banyak pendaki yang tetap rela membayar demi menikmati pemandangan dan pengalaman mendaki yang luar biasa. Keindahan Gunung Ciremai memang sebanding dengan biaya yang harus dibayar. Pemandangan alam yang spektakuler, udara segar, dan pengalaman menaklukan ...

Katanya Kabupaten Konservasi Ko Ada Proyek Tambang yang Meresahkan Warga ?

Kuningan News – Warga Desa Gunungkarung, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, melakukan aksi demonstrasi serentak terhadap aktivitas pembuatan jalan menuju lokasi galian C pada Senin (2/6/2025). Aksi ini dipicu oleh pelanggaran perjanjian yang dilakukan oleh pihak pengusaha yang telah merugikan masyarakat setempat. Kepala Desa Gunungkarung, Asep Anugrah, membenarkan bahwa aksi protes tersebut merupakan inisiatif warga. "Aksi ini murni kesadaran warga karena sebelumnya dalam pertemuan kedua ada beberapa perjanjian yang dilanggar oleh pihak perusahaan," ujar Kuwu Gunungkarung. Dalam audiensi, Asep menjelaskan beberapa poin pelanggaran yang dipermasalahkan. Diantaranya adalah lokasi akses jalan di Desa Gunungkarung yang digunakan oleh pengusaha untuk kegiatan galian C. Warga juga mengungkapkan kekhawatiran terkait pengambilan material seperti tanah merah dan pasir, yang dapat memperbesar risiko longsor akibat berkurangnya material alami yang berfungsi sebagai penahan air. Le...